12 Tips Memulai Langkah Berkarir di Media & Lifestyle.jpg

Banyak orang yang memiliki ketertarikan untuk memulai karir di bidang media dan lifestyle. Mereka memandang bekerja di dunia media dan lifestyle memang mengasyikan dan penuh tantangan. Pasalnya, untuk mulai berkarir di media dan lifestyle tidak hanya untuk kesenangan semata, melainkan semua itu tentang mencari (exploring) dan melaporkan sebuah peristiwa yang terjadi secara detail serta akurat untuk diberikan pada publik dan juga harus niat sesuai passion-mu.

Untuk kamu yang ingin mulai berkarir di dunia media dan lifestyle ada baiknya perhatikan tips berikut.

  1. Memiliki kemampuan jurnalistik
    Tidak diragukan lagi, jika kamu ingin berkarir di media dan lifestyle harus memiliki kemampuan atau skill jurnalistik. Bagaimana tidak, menjadi seseorang yang berkarir di dunia tersebut dituntut untuk pandai menulis, berbicara lugas, meliput, berani, dan tekun. Selain itu, terutama untuk kamu yang memiliki skill menulis tidak hanya sebatas menulis, tapi berusaha memperjuangkan bagaimana sebuah tulisan yang dibuat bisa membuat pembacanya mendapatkan inspirasi.
  1. Mencari info mengenai media dan lifestyle
    Ilmu akan terus berkembang, perubahan pun akan terus terjadi setiap detiknya. Terlebih di dunia media dan lifestyle yang selalu bergerak dinamis dari satu waktu ke waktu lainnya. Untuk itu, bagi kamu yang ingin berkarir di media dan lifestyle harus selalu mencari informasi terkini dan harus siap akan perubahan yang terjadi.
  1. Siap secara mental dan fisik
    Memiliki ketertarikan untuk berkarir di media dan lifestyle? Kamu harus perhatikan dan siapkan dirimu secara mental dan fisik. Sebab, menjadi jurnalis harus siap setiap saat, kapanpun dan siap menghadapi situasi yang tidak terduga. Di dalam keadaan seperti itu, kesiapan fisikmu akan diuji. Belum lagi jika kamu dihadapkan dengan narasumber yang tidak mood untuk diwawancara, disitu mental akan dilatih antara kewajiban untuk menyelesaikan tugas dan tetap menjalin hubungan baik dengan narasumber.
  1. Selalu update mengenai trend/issue terkini
    Seorang yang ingin memulai karirnya di dunia media dan lifestyle diwajibkan untuk selalu update mengenai trend/issue yang sedang terjadi. Caranya, kamu bisa mendapatkan info dari media sosial yang ada, atau kamu bisa mencarinya melalui portal berita online yang selalu update tiap waktu, majalah, tabloid, atau tv dan radio.
  1. Mencari tahu public figure yang menginspirasi
    Buat kamu yang ingin berkarir di media dan lifestyle, ada baiknya untuk kamu mulai mencari tahu public figure yang berpengaruh di dunia, baik berupa kontak yang bisa dihubungi, latar belakang, prestasinya dan lain-lain. Sebab, jika kamu sudah mulai berkarir di media dan lifestyle, kamu akan dimudahkan karena sudah mengetahuinya lebih dulu.
  1. Sering datang ke event yg diadakan
    Datang ke event-event yang diadakan oleh media dan lifestyle sangat menolong kamu yang memiliki ketertarikan untuk mulai berkarir dibidangnya. Sebab, di setiap event yang diadakan selalu ada info yang ter-update, bahkan kamu bisa bertemu dengan public figure yang datang ke acara tersebut. Di situ juga bisa melatih keberanian kamu untuk berbicara dengan banyak orang sebelum terjun langsung ke dunia media dan lifestyle.
  1. Sharing dengan orang terdekat
    Sharing dengan orang terdekat mengenai berita terkini juga membantu kamu untuk memulai berkarir di media dan lifestyle. Di situ kamu bisa mendapatkan info tambahan bahkan mengenai opini masyarakat tentang kasus yang dibahas.
  1. Skill komunikasi
    Memiliki skill dalam berkomunikasi yang baik sangat diperlukan jika kamu ingin berkarir di media dan lifestyle. Skill komunikasi berfungsi ketika kamu bertemu dan mewawancarai narasumber terlebih jika kamu bisa membuat si narasumber merasa nyaman saat berbicara denganmu.
  1. Perhatikan penampilan
    Buat kamu yang ingin berkarir di media dan lifestyle, baiknya untuk mulai memperhatikan penampilanmu. Sebab, first impression seseorang bisa dinilai apakah orang tersebut professional atau tidak-nya melalui sebuah penambilan. Bahkan ketika kamu diwawancarai oleh HR dari media maupun tidak, penampilan pertama itu yang di nilai.
  1. Memiliki kemampuan bahasa inggris dan lainnya
    Ingin berkarir di media dan lifestyle sangat diutamakan dalam keahlian berbahasa asing, minimal bahasa inggris. Sebab, bisa saja narasumber yang kamu temui bukan hanya dari orang lokal, melainkan orang asing yang menginspirasi dan berpengaruh di dunia tertentu. Ditambah dengan dunia lifestyle yang umumnya selalu mendapatkan inspirasi dari sumber media asing.
  1. Sesuai passion, jangan bayaran yang tinggi.
    Ingin berkarir di media dan lifestyle? Untuk pertama, jangan terlalu berharap mendapatkan gaji yang besar. Melainkan kamu bekerja di media dan lifestyle sesuai dengan passion dan menyalurkan keahlian jurnalis kamu. Sebab, jika kamu memulai awal karirmu sesuai dengan passion, tidak akan diragukan lagi jika masa depanmu akan mulai terbuka.
  1. Cari link sebanyak-sebanyaknya
    Mulailah dari sekarang untuk mendapatkan link sebanyak-banyakanya, sebelum kamu berkecimpung di media dan lifestyle. Untuk mendapatkan link sangat mudah, kamu bisa mulai bergabung dengan organisasi-organisasi, training terlebih dahulu untuk memperdalam skill jurnalistikmu serta berhubungan dengan orang-orang penting.
0 CommentsClose Comments

Leave a Reply

IMG_7088
Booth Emtek Group dalam Karir.com Kickoff dan Expo di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Rabu-Kamis (27-28/5/2015).

SIARAN PERS

Untuk Segera Dipublikasikan

Jakarta, 27 Mei 2015

Karir.com, Portal Karir Pertama Indonesia Ingin Menjadi Aset Bangsa
Menandai Kickoff dengan Identitas Baru

Sejak diakuisisi Emtek Group pada Desember 2014, portal karir pertama di Indonesia, Karir.com, mulai membenahi manajemen dan melakukan sejumlah perubahan secara signifikan. Di bawah komando CEO Dino Martin yang memiliki pengalaman di berbagai industri selama lebih dari 18 tahun di bidang business development, finance, sales & marketing, dan recruitment solution, karir.com akan bertransformasi menjadi portal pilihan terbaik yang mampu menghubungkan talenta dengan opportunity sehingga menjadikan para professional lebih efektif dan sukses dalam berkarir. Dengan menjadi portal pilihan ini, Karir.com akan mampu memberikan solusi total untuk keperluan rekrutmen dan sumber daya manusia bagi perusahaan.

Mimpi Karir.com ternyata lebih tinggi. “Visi kami jauh lebih tinggi. Kami ingin menjadi aset bangsa yang mampu membantu Indonesia menjadi kekuatan ekonomi dunia,” jelas Dino Martin, CEO Karir.com. “Pekerjaan rumah bangsa ini dari berbagai studi dan laporan yang ada jelas sekali, yaitu sumber daya manusianya,” tambah Dino lagi. Dengan platform, fitur-fitur, dan database yang terus dikembangkan, ke depannya bukan tidak mungkin karir.com dapat memberikan digital economic mapping bagi Indonesia.

Dalam kesempatan ini, Karir.com juga berbagi hasil survei mereka yang dilakukan selama 5 bulan terakhir. “61% profesional menjadikan internet sebagai sumber utama untuk mendapatkan informasi karir, sementara 29% mendapatkan informasi dari teman, 6% dari info lowongan karir di koran,” tutur Dino.

Hasil temuan Karir.com melalui survei “Potret Perilaku Profesional Berdasarkan Usia dan Level Pekerjaan di Kota-Kota Besar di Indonesia” kepada 6.530 responden inilah yang mendorong Dino ingin mengajak para praktisi dan profesional HR untuk mulai memikirkan upaya-upaya solutif dan kreatif demi mempertahankan kinerja karyawan terbaiknya.

Survei tersebut juga memberikan paparan dan informasi berharga bagi pelaku HR, seperti tingkat kenyamanan bekerja, kepuasan gaji, faktor-faktor yang membuat para profesional terus berkarya di perusahaannya, hingga lama kerja seseorang sebelum akhirnya berpikir untuk berpindah karir.

“Yang menarik, secara umum profesional Indonesia berpikir akan pindah karir setelah 2 tahun ke atas. Namun, jika dianalisa berdasarkan usia, ternyata mereka yang berusia 20 hingga 25 tahun dan di level staf memiliki tingkat persentase untuk pindah dalam jangka waktu 6-12 bulan. Lebih singkat,” jelas Dino lagi, “Ini artinya, perusahaan harus bisa memberikan proper induction, dimana karyawan yang baru bergabung dapat menjadi bagian dari visi besar perusahaan,” papar Dino lagi.

Berdasarkan survei tersebut juga kenyamanan bekerja menjadi faktor dominan bagi para profesional di Indonesia, disusul oleh jenjang karir dan lokasi perusahaan. Namun, ketika dianalisa berdasarkan gender, potret ini berubah. Kaum perempuan lebih mementingkan lokasi perusahaan daripada jenjang karir. Inilah sebagian kecil dari hasil survei Karir.com bagi pelaku HR di Indonesia.

Untuk menjadi portal karir pilihan di Indonesia, kini tampilan situs Karir.com pun dibuat menjadi lebih progresif, modern dan dinamis, dengan fitur-fitur yang memudahkan para pencari karir dan perusahaan. “Dengan situs yang baru, kami ingin mengajak user untuk tidak hanya memikirkan tentang pekerjaannya saat ini namun lebih ke karir mereka,” tutur Rizka Septiadi, Chief Marketing Officer Karir.com. “Ini soal personal branding. Kami ingin mereka mampu menunjukkan potensi dan kualitasnya melalui tampilan baru Karir.com,” tambahnya.

Rizka, atau yang kerap disapa Cika, menambahkan bahwa perusahaan pun kini lebih mudah mencari kandidat yang tepat untuk perusahaannya.

Ratih Pulkeria, Product Manager Karir.com, mengatakan, “Karir.com yang baru akan terus berevolusi untuk memenuhi keinginan pengguna, baik pencari karir maupun perusahaan. Tim engineering kami yang solid dan kuat menciptakan mesin yang mampu merespon cepat dan interface yang lebih interaktif.”

Hingga April 2015, situs Karir.com telah mendapat 2 juta kunjungan per bulan, 1,3 juta qualified resume dan 33.000 perusahaan baik lokal maupun multinasional ada dalam database-nya.

Menandai kickoff desain barunya, di saat bersamaan, Karir.com menyelenggarakan Karir.com Expo 27-28 Mei 2015 di Balai Kartini, dengan lebih dari 1.000 opportunities di 80 perusahaan.

Karir.com merupakan portal asli milik Indonesia dan memiliki visi menjadi aset bangsa. “Karir.com milik Indonesia, dari Indonesia dan bagi Indonesia,” tutup Dino Martin.

***

Tentang Karir.com
Karir.com adalah Portal Karir pertama di Indonesia, berdiri tahun 1999. Sejak Desember 2014 Karir.com menjadi bagian dari Emtek Group, sebuah grup dengan 3 divisi bisnis utama: Media, Telekomunikasi & Solusi IT, dan Konektivitas. Beberapa portofolio Media Online Emtek: Liputan6.com, lakupon.com, vidio.com, dan kini Karir.com – menyediakan layanan bagi perusahaan untuk mendapatkan talenta terbaik melalui media online.

Dino Martin, CEO
Setelah mengambil alih Karir.com pada akhir 2014, Dino merubah perusahaan ini menjadi solusi rekruitmen total untuk pasar Indonesia. Dengan membawa pengalaman yang sudah lebih dari 18 tahun di berbagai industri seperti FMCG, telekomunikasi dan otomotif, dan 5 tahun terakhir di industri perekrutan. Dino memiliki latar belakang yang kuat dalam pengembangan bisnis, keuangan, serta penjualan dan pemasaran. Sebelumnya, Ia pernah menjabat sebagai Vice President, Sales and Marketing BMW, Marketing Manager L’ Oreal serta Brand Manager Ericsson.

 

Keterangan lebih lanjut hubungi:

Rizka Septiadi
Chief Marketing Officer
PT Karir Komunika Pratama
Jl. Bumi No. 10 Kebayoran Baru
Jakarta Selatan 12120
cika@karir.com
0811117627

%d bloggers like this: