BP49ZC36DE kol

Seorang kandidat yang pintar sekalipun, jika tidak well-prepared, wawancara bisa jadi berantakan. Sebagai bocoran, perusahaan akan menilai Anda secara tiga dimensi:

  1. Technical. Perusahaan ingin tahu apakah skill Anda sesuai dengan kebutuhan mereka. Misal jika mereka mencari Sales Manager, tentunya mereka tidak akan melirik skill Mechanical Engineer, namun masih bisa melihat potensi seorang Trade Sales.
  2. Passion. Jika digambarkan dengan kalimat tanya, kira-kira bunyinya, “Berapa lama Anda akan bekerja di perusahaan kami?” Tentu saja perusahaan menghindari kandidat “kutu loncat” yang baru bekerja tiga bulan sudah keluar. Mereka mengharapkan talenta yang tepat dan mau berkarir lama dengan mereka. Dimensi ini berkaitan dengan passion Anda, dan apakah passion Anda cukup kuat untuk posisi yang mereka butuhkan.
  3. Cultural Fit. Kalau digambarkan dengan kalimat tanya, kira-kira bunyinya, “Bisa nggak ya Anda bekerja dengan kultur kita?” Dimensi ini adalah yang paling penting dari ketiganya, karena bisa saja Anda memiliki passion yang kuat dan skill yang relevan, namun kalau secara kultural tidak masuk, bisa dibilang usaha Anda sia-sia.

Mengingat ketiga poin di atas, sebaiknya Anda mempersiapkan personal inventory sebelum wawancara. Sesuai namanya, personal inventory adalah kumpulan catatan tentang diri Anda sendiri (self assessment) yang menjawab ketiga pertanyaan di atas.

Apa saja yang sebaiknya Anda tulis dalam personal inventory? Berikut daftarnya:

  • Apa saja tanggung jawab Anda dalam pekerjaan Anda?
  • Apa saja pencapaian Anda?
  • Bagaimana strategi pencapaiannya?
  • Mengapa pencapaian-pencapaian tersebut penting bagi Anda?
  • Bagaimana gaya kepemimpinan, gaya kerja, gaya komunikasi (dan lain-lain) Anda?
  • Apa saja kekuatan dan kelemahan Anda?
  • Bagaimana Anda akan meningkatkan performa Anda di masa mendatang?

Dengan mempersiapkan hal ini jauh-jauh hari, Anda akan jauh lebih siap menghadapi wawancara, bahkan untuk menjawab pertanyaan tersulit sekalipun. Cari tahu juga 7 hal yang perlu dipersiapkan sebelum wawancara.

Posted by:Dino Martin

Dino Martin, CEO Setelah mengambil alih Karir.com di penghujung 2014, Dino mentransformasi Karir.com menuju total recruitment solution bagi masyarakat Indonesia. Dengan pengalaman lebih dari 18 tahun di berbagai industri, di antaranya FMCG, telekomunikasi dan otomotif, 5 tahun terakhir Dino menggeluti dunia rekruitmen dengan mendirikan BRecruit Indonesia. Saat ini, BRecruit Indonesia menjadi salah satu selection companies terbaik di Indonesia. Berlatar belakang kuat di bidang business development, finance, dan sales & marketing, sebelumnya Dino adalah Vice President, Sales & Marketing BMW, Marketing Manager L'Oreal dan Brand Manager Ericsson.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s