Dua Bulan Diluncurkan, 7.136 Pengguna Coba EFSET

“Sejak diluncurkan pertama kali 24 Agustus 2015 hingga dua bulan setelahnya, 7.136 pengguna telah mencoba EFSET di Karir.com,,” papar CEO Karir.com Dino Martin saat jumpa pers EF EPI (English Proficiency Index) di Hotel Indonesia Kempinski 5 November lalu.

EFSET (karir.com/efset) adalah alat tes Bahasa Inggris online hasil kerja sama Karir.com dan EF Education First yang difiturkan di situs Karir.com.

EFSET mengukur kompetensi penguasaan Bahasa Inggris seseorang dalam dua bagian, yaitu reading dan listening. Daftar pertanyaan dalam tes berdurasi 15 menit ini dikembangkan oleh para ahli bahasa dunia yang juga menggarap pertanyaan-pertanyaan dalam tes TOEFL dan IELTS, yakni Dr. Lyle Bachman (Bapak Assessment Bahasa Dunia), Dr. Mari Pearlman (mantan Vice President ETS) dan Dr. Richard Luecht (ahli psikometrik).

Menurut Patricia Setyadjie, Country Manager EF English Center for Adults Indonesia, inovasi kerja sama Karir.com dan EF ini akan menambah nilai kompetitif para pelamar, karena perusahaan akan melihat mereka sebagai kandidat yang lebih berkualitas. “Dengan EFSET, Pencari Karir di Karir.com akan semakin mudah meraih karir impiannya,” tuturnya.

Mendukung pernyataan tersebut, Dino mengungkapkan, “Dengan EFSET, Pencari Karir akan mampu meningkatkan personal branding mereka, menambah competitive value di mata Perusahaan, meningkatkan peluang direkrut Perusahaan dan mendukung rencana pengembangan karir mereka ke depannya. Di sisi lain, Perusahaan diuntungkan dengan efektivitas screening yang meningkat dan memiliki alat tes kompetensi Bahasa Inggris gratis yang bisa mereka gunakan sewaktu-waktu.”

Berdasarkan hasil riset EF English Proficiency Index (EPI) terhadap 750.000 pengambil tes di 63 negara, tingkat penguasaan Bahasa Inggris Indonesia mendapat predikat “Moderate Proficiency,” yakni di peringkat ke-24 dengan skor 52,74. Di Asia sendiri, Indonesia mendapat peringkat ke-6 setelah Malaysia (59,73), Singapura (59,58), Korea Selatan (53,62), India (53,54) dan Jepang (52,88).

Menurut peneliti ASEAN Study Center, kualitas angkatan kerja Indonesia masih minim khususnya yang menguasai Bahasa Inggris. “Saat ini kebutuhan akan talenta yang mampu berbahasa Inggris menjadi suatu keharusan, bahkan tak hanya di perusahaan-perusahaan besar atau korporasi dan organisasi internasional, namun juga perusahaan-perusahaan lokal,” jelas Dino saat jumpa pers.

Menurut EF EPI, penguasaan Bahasa Inggris terkait erat dengan persaingan ekonomi. Hal ini diukur dari pendapatan per kapita, pertumbuhan bisnis, indeks pembangunan manusia dan tingkat kemakmuran. Tingkat pendidikan dan penguasaan internet pun berbanding lurus dengan tingkat penguasaan Bahasa Inggris.

Temuan menarik EF EPI di Indonesia yakni kota-kota dengan tingkat penguasaan Bahasa Inggris tertinggi adalah Jakarta (55,40), Bandung (54,99), Yogyakarta (53,34), Tangerang (52,49) dan Semarang (52,24).

 

Coba EFSET

Posted by:Cindy Nara

Head of Content

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s