Download: [Press Release] Karir.com Luncurkan Update Fitur Salary Benchmark 1.2

Salary Benchmark Kini Dilengkapi Tips Cara Mengatur Keuangan

SIARAN PERS

Untuk Segera Dipublikasikan

Jakarta, 16 Desember 2015

Pekerja Profesional Generasi Y Lebih Agresif Melakukan Ekspansi Industri Dibandingkan Generasi X
Karir.com Luncurkan Inovasi Fitur Salary Benchmark 1.2: Panduan bagi Nilai Penghasilan Profesional & Pengelolaan Keuangan Bijak

Salary Benchmark 1.2, sebuah instrumen pengukuran standar remunerasi bagi pekerja profesional sebagai hasil rancangan dan inovasi Karir.com bersama Kelly Services, hari ini resmi diluncurkan. Platform ini dikembangkan dengan menambahkan fitur ‘Financial Tips’, bekerjasama dengan Fokus Finansial, untuk membantu perencanaan keuangan tenaga kerja profesional yang disesuaikan dengan besaran gajinya.

Dino Martin, CEO Karir.com, menjelaskan “Sejak online pada Oktober lalu di laman Karir.com, fitur Salary Benchmark ini telah digunakan oleh lebih dari 9.000 tenaga kerja Indonesia. Berbagai Inovasi fitur yang kami hadirkan menjadi bukti nyata komitmen Karir.com dalam mendampingi para tenaga kerja Indonesia di sepanjang perjalanan karirnya.”

Dino juga menambahkan bahwa Fitur Salary Benchmark 1.2 yang diperkenalkan hari ini merupakan penyempurnaan dari Salary Benchmark yang sebelumnya dilengkapi ‘Career Tips’; sebuah panduan langkah berkarir yang juga disesuaikan dengan besaran gaji dan data yang diisikan, seperti posisi jabatan, fokus industri dan lama berkarir.

Sepanjang bulan Oktober-November 2015 Salary Benchmark 1.2 berhasil menghimpun data empirik dari para pengguna fitur yang merefleksikan profil, sebaran serta irisan jabatan profesional pekerja di kelompok generasi X (usia 34 tahun ke atas) dan kelompok generasi Y (usia 34 tahun ke bawah), serta melakukan analisis terhadap kompetisi kinerja di antara kedua kelompok tersebut. Potret ini sekaligus menggambarkan persaingan di antara kedua generasi – yang dengan potensi dan keunggulan masing-masing – perlu secara cerdas menyikapi persaingan yang semakin ketat di dunia kerja.

Saat ini, dunia kerja dipenuhi oleh talenta-talenta generasi Y, atau generasi yang lahir periode 80-an hingga 90-an. Dino menyatakan bahwa generasi Y memiliki karakteristik yang unik; tumbuh di tengah hiruk pikuk perkembangan teknologi nirkabel. Generasi yang sangat akrab dengan internet dan media sosial ini tidak takut perubahan, namun sering tidak sabar melalui proses menuju perubahan itu sendiri. Mereka merupakan angkatan kerja yang produktif, generasi andal, penuh kejutan dan ide-de brilian.

Generasi ini berbeda dengan generasi X, yaitu generasi yang lahir pada tahun 1965-1980. Demografi, sejarawan dan komentator menggunakan tanggal lahir perang dunia mulai dari awal 1960-an ke1980-an. Istilah ini dipopulerkan oleh Douglas Coupland tahun 1991 sebagai generasi X baru. Generasi X dikenal memiliki karakteristik yang mampu beradaptasi, mampu menerima perubahan dengan baik dan dikatakan generasi yang tangguh serta memiliki karakter mandiri, loyal dan pekerja keras.

“Mau tidak mau, suka atau tidak, generasi Y kini makin mendominasi dunia kerja. Generasi ini menjadi SDM yang dibutuhkan perusahaan, bahkan seringkali menjadi andalan dan tulang punggung. Dalam lingkup kerja, mereka jelas memiliki karakter yang berbeda dari generasi pendahulu. Untuk itu, mau tidak mau perusahaan perlu melakukan penyesuaian agar bisa mengoptimalkan SDM yang kian didominasi oleh generasi Y ini” tambah Dino.

Data Karir.com menyebutkan bahwa generasi X (dengan jumlah pengguna fitur sebanyak 1.448  orang) yang menyandang gelar S1 tercatat sebanyak 64% dan tersebar dalam proporsi jabatan sebagai Department Manager (23%), Senior Staff (18%) dan Supervisor (17%).

Sementara kelompok generasi Y (dengan jumlah pengguna fitur sebanyak 5.273 orang), 62% di antaranya tercatat mengantongi gelar S1, dan meski 51% di antara total jumlah pengguna fitur masih berada pada entry level, persentase pada Senior Staff di kalangan kelompok pekerja ini telah mencapai 22% dan pada tingkat Supervisor 13%. Hal ini menunjukkan bahwa masa atau periode pertumbuhan karir generasi Y lebih progresif dibandingkan dengan generasi X, dan hal tersebut terbukti dari terdapatnya irisan di beberapa tingkat jabatan.

Meski terdapat perbedaan karakter dan profil, namun hasil temuan memperlihatkan bahwa persaingan kerja dan kompetisi jenjang karir antara generasi X dan generasi Y tampak semakin ketat di bagian-bagian tertentu seperti; jumlah tenaga kerja yang lulus dengan gelar S1 antara generasi X (64%) dan generasi Y (62%) menunjukkan persentase yang seimbang. Begitu pula dengan proporsi Diploma antara generasi X (14%) dan Y (15%).

Temuan menarik lainnya adalah persentase generasi Y yang menjabat sebagai Senior Staf telah mencapai 22% dari total jumlah jumlah pengguna fitur, mengalahkan generasi X di tingkat jabatan yang sama yaitu sebanyak 18% dari total jumlah pengguna fitur.

Sementara industri seperti Komputer/Teknologi (8%), Pendidikan (5%), Ritel (4%) dan Komunikasi (4%) terbukti menjadi sektor yang dianggap sesuai dengan minat/karakter generasi Y. Generasi Y tampak unggul di pekerjaan-pekerjaan terkait teknologi, dimana berdasarkan jumlah pengguna fitur, mereka mendominasi sebanyak 12%, mengalahkan generasi X yang hanya sebanyak 9%. Generasi Y yang lebih kritis, terampil dalam hal komunikasi, cerdas dalam menggunakan teknologi dan piawai dalam kerja tim, menjadi nilai tambah positif bagi sektor-sektor tersebut. Di usia mereka yang masih muda tidak heran jika karir generasi Y berkembang lebih pesat terutama di bidang yang diminati umum dan di sektor-sektor primadona sesuai perkembangan tren.

“Tenaga kerja dalam kelompok generasi X direkomendasikan perlu memiliki strategi perencanaan pengembangan karir yang lebih baik dan lebih jeli melihat peluang untuk dapat bersaing tidak hanya dengan rekan segenerasinya. Sementara generasi Y disarankan untuk dapat beradaptasi dengan lebih baik dan membangun karir secara lebih berkualitas dalam jangka yang lebih panjang, sehingga dapat bersaing secara sehat dengan generasi yang lebih senior,” tutur Dino.

Melihat potensi dan tantangan yang dihadapi generasi X dan Y tersebut, Karir.com sebagai pinoir portal karir online di Indonesia sekaligus mitra bagi tenaga profesional Indonesia, terus memberikan solusi melalui berbagai inovasinya bagi penyerapan tenaga kerja yang tepat dan mendukung tenaga kerja Indonesia untuk dapat menyusun strategi pengembangan karirnya. Memiliki pengalaman selama lebih dari 15 tahun, Karir.com telah melayani tidak kurang dari 41.000 perusahaan, 1.4 juta pencari kerja di Indonesia, dengan pertumbuhan sekitar 20% per bulan dan menyediakan rata-rata 8.000 lowongan kerja setiap bulannya.

Bernadette Themas, Managing Director Kelly Services mengungkapkan, “Informasi panduan gaji yang secara rutin dikeluarkan oleh Kelly Service dan Karir.com diharapkan dapat membantu memberikan gambaran secara update akan nilai profesi yang ada di pasaran, sehingga tenaga kerja Indonesia dapat memiliki perencanaan keuangan dan menyusun strategi pengembangan karir yang baik.” Ia juga mengatakan bahwa Generasi X dan Y memiliki keunikan karakter masing-masing. Meski demikian, kedua generasi perlu terus beradaptasi dan mengasah keterampilannya agar mampu bersaing tidak hanya antar kelompok generasi namun juga dengan tenaga kerja asing nantinya.

Fokus Finansial selaku konsultan perencanaan keuangan juga mencermati perbedaan karakter kedua generasi. Generasi X dinilai lebih matang dalam hal kemampuannya dalam mengelola keuangan, dan memiliki perencanaan yang lebih baik atas harta yang dimilikinya sekarang demi investasi masa depan yang lebih baik. Sebaliknya, meski sudah mulai menyisihkan dana untuk tabungan atau pun melakukan investasi, namun generasi Y masih mengalokasikan sebagian besar pendapatannya untuk kegiatan konsumsi barang dan jasa.

Rina Dewi Lina, CEO Fokus Finansial menyarankan kedua kelompok generasi untuk melakukan perhitungan dan perencanaan keuangan secara cermat sejak dini di saat mereka berada dalam usia produktif dan mampu mempunyai penghasilan tetap secara mandiri. “Fitur Salary Benchmark 1.2 sendiri hadir sebagai sebuah bank of financial tips yang dapat membantu melatih para tenaga kerja generasi X dan Y dalam mengelola keuangan secara lebih bijak, serta meningkatkan kemampuan finansial melalui perencanaan karir yang lebih matang,” tutupnya.

Hingga akhir Januari 2016, setiap pengguna yang mengajak minimal lima rekan menggunakan Salary Benchmark berkesempatan memenangkan satu unit Vespa S baru.

***

Tentang Karir.com
Karir.com adalah Portal Karir pertama di Indonesia, berdiri tahun 1999. Sejak Desember 2014, Karir.com menjadi bagian dari Emtek Group, sebuah grup dengan 3 divisi bisnis utama: Media, Telekomunikasi & Solusi IT, dan Konektivitas. Beberapa portofolio media online Emtek Group: Liputan6.com, lakupon.com, vidio.com, dan kini Karir.com – menyediakan layanan bagi perusahaan untuk mendapatkan talenta terbaik melalui media online. www.karir.com

Tentang Kelly Services®
Sebagai pemimpin dalam penyedia solusi tenaga kerja Kelly Services, Inc. (NASDAQ:  KELYA,KELYB) berikut anak perusahaannya. Kelly® menawarkan jasa konsultasi dalam bidang sumber daya manusia atau tenaga kerja yang komprehensif secara global yang bersifat permanen dan sementara. Kelly® memiliki peran dalam memberikan  peluang kerja bagi lebih dari satu juta pekerja di seluruh duniadengan menempatkan 550.000 karyawan tiap tahunnya di setiap negara. Pendapatan tahun 2014sebesar $5,6 miliar. www.kellyservices.co.id

Tentang Fokus Finansial
Fokus Finansial adalah Konsultan Perencanaan Keuangan Independen yang berprestasi dan terpercaya di Indonesia serta menawarkan solusi dalam bidang perencanaan keuangan & investasi berbentuk Perseroan Terbatas. Fokus Finansial bergerak dalam bidang Jasa Konsultasi Manajeman (Bisnis dan Sumber Daya Manusia) seperti Investment Planning, Perencanaan Keuangan, serta Pendidikan dan Pelatihan Keuangan yang membantu masyarakat dalam mewujudkan target-target keuangan Pribadi maupun Keluarga melalui Investasi yang tepat sasaran dengan resiko yang terukur dan didukung oleh sumber daya manusia serta infrastruktur yang handal. www.fokusfinansial.co.id

Keterangan lebih lanjut hubungi:

Rizka Septiadi
Chief Marketing Officer
PT Karir Komunika Pratama
Jl. Bumi No. 10 Kebayoran Baru
Jakarta Selatan 12120
cika@karir.com
0811117627

Posted by:Cindy Nara

Head of Content

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s