Sudah Banyak Melamar Pekerjaan Tetapi Tidak Kunjung Dapat Pekerjaan

Banyak yang mengatakan bahwa mencari pekerjaan itu susah. Ini yang menjadi problematika untuk mahasiswa/i yang baru lulus atau fresh graduate.

Tidak jarang, kita sering menjumpai fresh graduate atau career seekers yang belum memiliki pengalaman kerja yang cukup menyerah di tengah jalan bahkan ada yang mengalami stres karena tertekan dan putus asa walaupun sudah mencoba melamar diberbagai perusahaan.

Coba, cek kembali! Mungkin ini beberapa kekeliruan yang menyebabkan kamu tidak kunjung mendapatkan pekerjaan.

  • Cek kembali resume
    Sebagai fresh graduate atau career seekers, pastinya kamu sudah menyiapkan banyak resume atau biasa dikenal sebagai CV (Curriculum Vitae) yang nantinya akan diserahkan ke perusahaan yang membutuhkan pekerja.
    Yang perlu kamu perhatikan dalam membuat resume yang unik dan membuat HR tertarik untuk memanggilmu interview yaitu bagaimana cara kamu “menjual diri” melalui resume. Jangan berpikir buruk dulu, “menjual diri” yang dimaksud adalah cara kamu mempromosikan diri dengan cara menulis skill’s unik di dalam resume. Karena kebanyakan orang yang tidak dipanggil HR untuk interview yaitu mereka yang hanya meng-copy-paste surat lamaran melalui internet, maka surat lamaran tersebut akan berakhir menjadi sesuatu yang “pasaran”.
  • Sarjana hingga IPK tinggi saja tidak cukup jika tidak memiliki skill dan pengalaman bekerja
    Banyak yang bertanya-tanya atau ini bisa saja terjadi diruang lingkup kehidupanmu. Ada yang sudah lulus sarjana dan mendapatkan IPK tinggi bahkan mendapatkan penghargaan sebagai lususan terbaik atau Cum Laude, tetapi hingga sekarang belum mendapatkan pekerjaan. Fenomena ini memang banyak terjadi. Tidak dipungkiri lagi, kamu harus menyadari bahwa sekarang lulusan sarjana dan mendapatkan IPK yang tinggi tidaklah cukup untuk menjadi modal dalam masuk ke dunia kerja. Yang utama dibutuhkan yaitu, keahlian unik dan pengalaman bekerja selama kamu temukan di bangku kuliah. Selama kamu masih menjadi mahasiswa/i, baiknya kamu gunakan untuk bergabung dalam lembaga-lembaga atau organisasi-organisasi kemahasiswaan, atau kamu bisa internship atau magang sesuai jurusan/keahlianmu.
    Proses dalam mengikuti organisasi-organisasi kampus atau internship, secara tidak langsung kamu sudah mengasah soft skill yang bisa menjadi modal utama untuk bekerja setelah lulus kuliah.
  • Jangan memikirkan berapa gaji yang akan kita dapat
    Sering kita jumpai para fresh graduate atau career seekers yang belum memiliki pengalaman cukup selalu berekspetasi dan mematok gaji yang terlampau tinggi ketika interview. Itu bisa jadi penyebab kamu lama menemukan pekerjaan. Jika kamu seorang fresh graduate atau career seekers yang belum memiliki pengalaman kerja yang cukup, jadikan pekerjaan barumu sebagai “kuliah” kedua di dalam hidupmu. Di situ, kamu bisa belajar dan mengambil ilmu-ilmu penting yang nantinya bisa kamu promosikan di perusahaan berikutnya.
  • Kuasai bahasa asing bisa menjadi modal dalam bekerja
    Sering kita jumpai ketika interview, HR selalu menanyakan “selain bahasa Indonesia, bahasa asing apa yang kamu kuasai?” atau “apa kamu bisa bahasa inggris?”. Hal itu lah yang menjadikan bahasa inggris adalah salah satu bahasa asing yang wajib kamu pelajari untuk masuk ke dunia karir.
    Kamu bisa mengasah kemampuan berbahasa inggris kamu dengan cara kursus di bimbingan khusus bahasa asing atau kamu bisa mengikuti tes inggis yang sudah menjadi fitur dalam karir.com. kamu bisa coba tes inggis di sini.
Posted by:Fauziah Sabtuanisa

Content Writer

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s