Ketika pertama kali diterima bekerja dan mendapatkan gaji, kamu akan sangat antusias untuk menggunakannya. Tapi jangan salah, gaji pertama bisa saja tidak terasa kalau kamu salah dalam memanfaatkannya. Lalu, bagaimana cara mengelola gaji pertama agar tidak terbuang sia-sia?

  1. Jangan merayakan terlalu berlebihan
    food-salad-restaurant-person.jpg
    Saat pertama kali berhasil mendapatkan uang dari hasil keringat sendiri, hal pertama yang akan dilakukan adalah merayakannya, bersama teman atau keluarga. Tapi ingat, jangan terlalu berlebihan membelanjakan uang gaji pertama, karena kamu masih harus berjuang dengan sisa uang tersebut hingga sebulan ke depan.
  2. Membahagiakan orang tua
    stocksnap_r0c7a5m4wb
    Mulailah membuat daftar pemasukan dan pengeluaran agar bisa dijadikan perbandingan ketika ingin hidup boros. Sebelum membelanjakan uang untuk keinginan, pastikan bahwa segala kebutuhan primer telah tercukupi.
  3. Berinvestasi
    sale-2-1232740
    Kini berinvestasi bukan lagi menjadi sesuatu yang berat, justru menjadi tren terutama di kalangan generasi muda. Kaum produktif  berlomba-lomba menginvestasikan uangnya demi bisa bersantai di usia tuanya. Investasinya pun variatif, dari emas, properti, hingga berbisnis di segala bidang.
  4. Buat rekening tabungan lebih dari satu
    credit-card-gold-platinum-1512623Buatlah minimal dua rekening tabungan, satu untuk biaya operasional, satu lagi untuk tabungan jangka panjang. Kalau perlu rekening khusus tabungan ini tidak disertai ATM, agar kamu tidak mudah mengambilnya. Dan sebaiknya, tentukan terlebih dahulu berapa persen yang akan kamu tabungkan secara konsisten setiap bulannya.
  5. Berpikir sebelum membeli
    shopping-1241024
    Ketika tulisan “sale” banyak dijajakkan di mall-mall, di situlah surga dunianya pekerja wanita. Bagaimana dengan kamu? Jika kamu salah satunya, sebaiknya dikurangi. Membeli barang yang sebenarnya tidak atau belum kita butuhkan akan membuat kita menyesal pada akhirnya. Sedangkan di luar keinginan, masih banyak sekali kebutuhan yang harus dipenuhi. Lagi dan lagi kamu harus bertanya pada diri sendiri, apa kamu membutuhkannya?

Jika keenam hal di atas bisa kamu lakukan secara konsisten, kamu akan bersyukur pernah melakukannya.

Posted by:Aulia Rahmi

Content Writer

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s