Pepatah pernah mengatakan “pembeli adalah raja,” begitu juga dengan klien.

Pemasukan dan pengeluaran dalam sebuah bisnis merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan. Untuk itu sangat penting bagi pebisnis untuk menjalin relasi yang baik terhadap klien. Setiap pebisnis diharuskan mengutamakan klien demi kepentingan bersama, salah satunya agar bisnis yang dicanangkan berjalan lancar tanpa kendala.
1. Perfeksionis
perfeksionis.jpgWah kalau ketemu klien tipe ini, Anda layak berhati-hati. Kenapa? Karena salah sedikit bisa jadi dia menolak semua penawaran yang ditawarkan. Jadi, atur strategi terlebih dahulu sebelum bertemu ya.
2. Pasif agresif
pasif agresif.jpegTak jauh berbeda dengan klien tipe perfeksionis, klien bertipe pasif agresif ini juga patut Anda beri perhatian lebih. Biasanya mereka akan menolak atau komplain beberapa ide yang Anda kemukakan. Tapi tak perlu khawatir, Anda bisa menawarkan revisi setiap kali pekerjaan yang Anda kerjakan selesai.
3. Sulit dihubungi
Sulit dihubungi.jpgBagi sebagian pebisnis, tipe klien seperti ini agak menyebalkan. Bagaimana tidak menyebalkan? Dihubungi saja susah, apalagi diajak kerjasama. Tapi tak usah kesal dulu, karena bisa jadi sikapnya ini hanya sebatas ujian sementara sebelum akhirnya Anda closing. Solusinya adalah tetap menjaga komunikasi, tak perlu intens, tapi tertarget.
4. Tidak tahu waktu
Tidak tahu waktu.jpegPernah menghadapi klien yang inginnya dilayani saat jam istirahat atau akhir pekan? Hal ini tentu sedikit menjengkelkan, tapi Anda bisa membatasi jam kerja Anda misalnya dengan menonaktifkan email pada akhir pekan. Memang sih, beberapa klien tak terima dengan kondisi seperti ini, kebanyakan dari mereka butuh respon yang cepat. Untuk mengantisipasi hal ini, Anda bisa mem-follow-up kembali klien kapan waktu yang tepat untuk dihubungi. Dengan begini, klien akan memikirkan kembali ketika ingin menolak panggilan Anda karena sikap Anda yang terlampau menghargai waktunya.
5. Bertanggung jawab
Bertanggung jawab.jpegIni dia tipe klien yang paling dinantikan oleh setiap perusahaan. Kehadirannya sangat ditunggu karena sikapnya yang cenderung simbiosis mutualisme (saling menguntungkan). Selain bertanggung jawab, klien tipe ini juga sangat kooperatif sehingga dapat membantu mempercepat selesainya pekerjaan.

Sebenarnya, masih banyak lagi tipe klien yang akan dijumpai, tapi kelima tipe di atas lebih sering ditemui. Kalau Anda, tipe mana yang paling sering ditemui? Bagaimana cara Anda menghadapinya? Yuk sharing, because sharing is caring 🙂

Posted by:Aulia Rahmi

Content Writer

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s