Digital marketing adalah salah satu bidang pekerjaan yang dinilai cukup menjanjikan bagi individu yang menyukai tantangan untuk meningkatkan skill sambil mempersiapkan diri untuk berkarir. Seorang individu yang memilih dunia pemasaran digital sebagai bidang pekerjaan yang disenangi, harus memiliki minat tinggi untuk mengamati berbagai tren pemasaran yang sedang berkembang, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. 

Selain itu, meskipun melakukan pemasaran secara digital, pelakunya juga perlu menjaga hubungan dengan pelanggan agar mereka bisa menjadi konsumen yang setia dengan produk yang dipasarkan.

Dengan spektrum bidang pekerjaan yang luas, bidang pekerjaan ini membuka banyak pengalaman untuk dicoba. Ketahui definisi pemasaran digital dan berbagai skill yang harus dikuasai sebelum Kamu terjun ke bidang pekerjaan yang satu ini.

Apa Itu Digital Marketing?

Digital marketing adalah bidang pekerjaan yang meliputi pemasaran suatu jasa maupun produk yang dilakukan secara digital, baik melalui media sosial, website, OOH, dan media digital lainnya. 

Bidang pekerjaan tersebut, juga biasa disebut sebagai pemasaran digital dan umumnya dibutuhkan oleh perusahaan korporasi dan digital marketing agency.

Adapun spektrum kerja yang termasuk dalam bidang pekerjaan ini, antara lain; pemasangan iklan, optimasi website perusahaan, relasi dengan media online, perencanaan dan penulisan konten media sosial dan blog.

5 Skill Digital Marketing Yang Harus Dikuasai

Sebelum terjun ke dunia pemasaran digital, pastikan Kamu memiliki salah satu dari skill ini agar bisa berkembang menjadi seorang digital marketer yang andal.

1. Digital Copywriting

Jika Kamu menyukai penulisan, digital copywriting bisa menjadi skill yang patut dikembangkan. Orang yang mengambil peran ini disebut sebagai digital copywriter dan akan bekerja untuk merangkum rentetan kalimat teknis menjadi sebuah kalimat singkat/jargon yang menarik audiens untuk melakukan suatu hal yang menguntungkan produk/jasa yang dipasarkan.

Selain itu, tulisan yang dibuat oleh seorang digital copywriter umumnya akan ditampilkan dalam wujud reklame OOH, konten media sosial, email newsletter, dan aplikasi/website yang dimiliki oleh suatu perusahaan.

2. Social Media Marketing

Jika kita amati, selama 5 tahun terakhir, sebuah produk/jasa tidak pernah absen untuk memperkenalkan produk dan menjangkau konsumennya melalui media sosial.

Itulah mengapa, media sosial menjadi salah satu media yang mendukung aktivitas pemasaran digital.

Pelaku social media marketing akan bertanggung jawab membangun brand dari suatu produk/jasa melalui media sosial yang dinilai mampu menjangkau segmen konsumennya, yang keberhasilannya diukur melalui jumlah pengikut dan engagement yang dimiliki.

3. SEO (Search Engine Optimization)

Serupa dengan social media marketing, SEO adalah pekerjaan yang mengharuskan pelakunya untuk membangun brand dan menjangkau audiens melalui mesin pencarian Google. 

Pelaku SEO wajib menguasai kemampuan riset keyword agar produk/jasa yang dipasarkan bisa memiliki posisi di halaman pertama hasil pencarian di Google.

Seorang SEO spesialis umumnya akan bekerjasama dengan Content Writer/Copywriter untuk menggunakan berbagai keywords yang sekiranya bisa membuat suatu produk/jasa berada di halaman pertama di Google.

4. Strategi Konten Digital

Setelah memahami 3 skill pemasaran digital yang telah diuraikan dalam paragraf sebelumnya, bisa kita simpulkan bahwa bahwa bidang pekerjaan ini akan membutuhkan konten digital yang nantinya akan dipublikasi melalui media digital.

Agar menarik lebih banyak audiens untuk berinteraksi dengan sebuah produk/jasa, maka tim pemasarannya akan membuat berbagai konten digital yang interaktif, seperti teks, gambar, suara, bahkan video.

Untuk itulah, peran pelaku strategi konten digital dibutuhkan dalam dunia pemasaran digital.

5. Membangun Audiens

Seperti gebetan, seorang audiens juga perlu dirayu agar bisa menjadi pelanggan setia dari produk/jasa yang Kamu tawarkan.

Agar sukses membangun audiens, Kamu harus memahami 3 pondasi agar mereka bisa menjadi pelanggan setia, yaitu:

  1. Menjaga engagement dengan audiens
  2. Membuat konten digital yang menarik, agar audiens bisa melakukan interaksi di dalamnya.
  3. Memahami audiens dengan cara mengelompokkan segmen konsumen dan mengamati perilakunya.

Cara Belajar Digital Marketing dan Mengukur Tingkat Kesuksesannya

Setelah mengetahui berbagai skill digital marketing yang harus dikuasai, tidak ada salahnya jika Kamu mempelajarinya dari sekarang. Banyak media yang menawarkan cara belajar digital marketing yang sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai melalui skill yang dipilih, seperti online course, e-book, dan webinar series.

Namun, setelah mempelajarinya, mungkin Kamu akan merasakan kegalauan tentang cara mengukur kesuksesan setelah belajar digital marketing.

Apabila Kamu sudah menyelesaikan 1 modul pembelajaran tentang pemasaran digital, jangan ragu untuk membuktikan hasil belajarmu dengan membuat portofolio.

Di dunia kerja, portofolio seringkali menjadi sebuah keharusan dan nilai tambah dalam proses rekrutmen. Buatlah portofolio sesuai dengan skill yang Kamu pelajari agar relevan di mata rekruiter.

Itulah berbagai skill yang dibutuhkan untuk bekerja di dunia digital marketing. Semoga artikel ini bisa membantumu menjalani karier sebagai digital marketer!

Artikel ini diterbitkan atas kerjasama antara Kredit Pintar dan Karir.com.

0 CommentsClose Comments

Leave a Reply

IMG_7088
Booth Emtek Group dalam Karir.com Kickoff dan Expo di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Rabu-Kamis (27-28/5/2015).

SIARAN PERS

Untuk Segera Dipublikasikan

Jakarta, 27 Mei 2015

Karir.com, Portal Karir Pertama Indonesia Ingin Menjadi Aset Bangsa
Menandai Kickoff dengan Identitas Baru

Sejak diakuisisi Emtek Group pada Desember 2014, portal karir pertama di Indonesia, Karir.com, mulai membenahi manajemen dan melakukan sejumlah perubahan secara signifikan. Di bawah komando CEO Dino Martin yang memiliki pengalaman di berbagai industri selama lebih dari 18 tahun di bidang business development, finance, sales & marketing, dan recruitment solution, karir.com akan bertransformasi menjadi portal pilihan terbaik yang mampu menghubungkan talenta dengan opportunity sehingga menjadikan para professional lebih efektif dan sukses dalam berkarir. Dengan menjadi portal pilihan ini, Karir.com akan mampu memberikan solusi total untuk keperluan rekrutmen dan sumber daya manusia bagi perusahaan.

Mimpi Karir.com ternyata lebih tinggi. “Visi kami jauh lebih tinggi. Kami ingin menjadi aset bangsa yang mampu membantu Indonesia menjadi kekuatan ekonomi dunia,” jelas Dino Martin, CEO Karir.com. “Pekerjaan rumah bangsa ini dari berbagai studi dan laporan yang ada jelas sekali, yaitu sumber daya manusianya,” tambah Dino lagi. Dengan platform, fitur-fitur, dan database yang terus dikembangkan, ke depannya bukan tidak mungkin karir.com dapat memberikan digital economic mapping bagi Indonesia.

Dalam kesempatan ini, Karir.com juga berbagi hasil survei mereka yang dilakukan selama 5 bulan terakhir. “61% profesional menjadikan internet sebagai sumber utama untuk mendapatkan informasi karir, sementara 29% mendapatkan informasi dari teman, 6% dari info lowongan karir di koran,” tutur Dino.

Hasil temuan Karir.com melalui survei “Potret Perilaku Profesional Berdasarkan Usia dan Level Pekerjaan di Kota-Kota Besar di Indonesia” kepada 6.530 responden inilah yang mendorong Dino ingin mengajak para praktisi dan profesional HR untuk mulai memikirkan upaya-upaya solutif dan kreatif demi mempertahankan kinerja karyawan terbaiknya.

Survei tersebut juga memberikan paparan dan informasi berharga bagi pelaku HR, seperti tingkat kenyamanan bekerja, kepuasan gaji, faktor-faktor yang membuat para profesional terus berkarya di perusahaannya, hingga lama kerja seseorang sebelum akhirnya berpikir untuk berpindah karir.

“Yang menarik, secara umum profesional Indonesia berpikir akan pindah karir setelah 2 tahun ke atas. Namun, jika dianalisa berdasarkan usia, ternyata mereka yang berusia 20 hingga 25 tahun dan di level staf memiliki tingkat persentase untuk pindah dalam jangka waktu 6-12 bulan. Lebih singkat,” jelas Dino lagi, “Ini artinya, perusahaan harus bisa memberikan proper induction, dimana karyawan yang baru bergabung dapat menjadi bagian dari visi besar perusahaan,” papar Dino lagi.

Berdasarkan survei tersebut juga kenyamanan bekerja menjadi faktor dominan bagi para profesional di Indonesia, disusul oleh jenjang karir dan lokasi perusahaan. Namun, ketika dianalisa berdasarkan gender, potret ini berubah. Kaum perempuan lebih mementingkan lokasi perusahaan daripada jenjang karir. Inilah sebagian kecil dari hasil survei Karir.com bagi pelaku HR di Indonesia.

Untuk menjadi portal karir pilihan di Indonesia, kini tampilan situs Karir.com pun dibuat menjadi lebih progresif, modern dan dinamis, dengan fitur-fitur yang memudahkan para pencari karir dan perusahaan. “Dengan situs yang baru, kami ingin mengajak user untuk tidak hanya memikirkan tentang pekerjaannya saat ini namun lebih ke karir mereka,” tutur Rizka Septiadi, Chief Marketing Officer Karir.com. “Ini soal personal branding. Kami ingin mereka mampu menunjukkan potensi dan kualitasnya melalui tampilan baru Karir.com,” tambahnya.

Rizka, atau yang kerap disapa Cika, menambahkan bahwa perusahaan pun kini lebih mudah mencari kandidat yang tepat untuk perusahaannya.

Ratih Pulkeria, Product Manager Karir.com, mengatakan, “Karir.com yang baru akan terus berevolusi untuk memenuhi keinginan pengguna, baik pencari karir maupun perusahaan. Tim engineering kami yang solid dan kuat menciptakan mesin yang mampu merespon cepat dan interface yang lebih interaktif.”

Hingga April 2015, situs Karir.com telah mendapat 2 juta kunjungan per bulan, 1,3 juta qualified resume dan 33.000 perusahaan baik lokal maupun multinasional ada dalam database-nya.

Menandai kickoff desain barunya, di saat bersamaan, Karir.com menyelenggarakan Karir.com Expo 27-28 Mei 2015 di Balai Kartini, dengan lebih dari 1.000 opportunities di 80 perusahaan.

Karir.com merupakan portal asli milik Indonesia dan memiliki visi menjadi aset bangsa. “Karir.com milik Indonesia, dari Indonesia dan bagi Indonesia,” tutup Dino Martin.

***

Tentang Karir.com
Karir.com adalah Portal Karir pertama di Indonesia, berdiri tahun 1999. Sejak Desember 2014 Karir.com menjadi bagian dari Emtek Group, sebuah grup dengan 3 divisi bisnis utama: Media, Telekomunikasi & Solusi IT, dan Konektivitas. Beberapa portofolio Media Online Emtek: Liputan6.com, lakupon.com, vidio.com, dan kini Karir.com – menyediakan layanan bagi perusahaan untuk mendapatkan talenta terbaik melalui media online.

Dino Martin, CEO
Setelah mengambil alih Karir.com pada akhir 2014, Dino merubah perusahaan ini menjadi solusi rekruitmen total untuk pasar Indonesia. Dengan membawa pengalaman yang sudah lebih dari 18 tahun di berbagai industri seperti FMCG, telekomunikasi dan otomotif, dan 5 tahun terakhir di industri perekrutan. Dino memiliki latar belakang yang kuat dalam pengembangan bisnis, keuangan, serta penjualan dan pemasaran. Sebelumnya, Ia pernah menjabat sebagai Vice President, Sales and Marketing BMW, Marketing Manager L’ Oreal serta Brand Manager Ericsson.

 

Keterangan lebih lanjut hubungi:

Rizka Septiadi
Chief Marketing Officer
PT Karir Komunika Pratama
Jl. Bumi No. 10 Kebayoran Baru
Jakarta Selatan 12120
cika@karir.com
0811117627

%d bloggers like this: