Tips Karir

6 Langkah Cerdas Alih Karir yang Sukses

Pinterest LinkedIn Tumblr

Alih karir adalah proses menemukan karir baru untuk menciptakan sesuatu yang lebih baik dan selaras dengan nilai, kepribadian, bakat, dan potensi dalam diri. Tak bisa dimungkiri, dengan mengeksplorasi karir bisa mengantarkan kamu ke tempat yang lebih baik. Konsultan perubahan karir, Joseph Liu mengatakan bahwa tidak ada tongkat ajaib saat alih karir. Alih karir membutuhkan waktu dan perjalanan yang tidak sebentar, karenanya dibutuhkan langkah-langkah cerdas agar berhasil.

Peralihan karir menawarkan sejumlah manfaat. Alih karir yang sukses memiliki dampak yang sangat positif bagi kehidupan profesional. Misalnya meningkatkan gaji, keterampilan, serta menyeimbangkan kehidupan kerja yang lebih baik. Apakah kamu siap untuk alih karir? Inilah langkah-langkah cerdas yang harus kamu lakukan jika menginginkan alih karir yang sukses.

  • Analisa Alasan Alih Karir

Sebagian orang melakukan alih karir untuk beberapa alasan. Misalnya, tidak cocok dengan tim atau manajer, merasa berada di tempat yang salah, ingin menemukan tantangan baru, dan memiliki passion yang dikejar. Analisa apa yang mendasari kamu ingin alih karir. Kamu mungkin hanya menginginkan perubahan peran.

Ketika kamu berpikir untuk alih karir, sangat penting mengevaluasi kepuasaan peran saat ini. Apa yang membuat kamu bahagia di tempat kerja? Apakah kamu menyukai karir saat ini? Apa yang diinginkan dari karir kamu selanjutnya? Di mana kamu melihat dirimu dalam lima tahun ke depan? Dengan memahami diri sendiri, kamu membuat langkah pertama yang cerdas sebelum alih karir.

  • Renungkan dan Nilai Diri Sendiri

Kenali diri kamu lebih dalam dan pastikan bahwa alih karir membawa dampak positif bagi dirimu. Tindakan menilai diri sendiri memungkinkan kamu menemukan peluang yang lebih menarik. Renungkan kepribadian, nilai, minat, dan keterampilan. Pikirkan tentang cara menonjolkan keunggulan, dan memoles kelemahan kamu.

Read :  Merasa Jenuh Di Kantor? Coba Lakukan 5 Hal Ini!

Ingatlah usia, dan gaya hidup kamu saat akan memutuskan alih karir. Sebab alih karir di usia 20-an tentu akan berbeda dengan alih karir di usia 35 ke atas. Usia kamu akan menentukan bagaimana cara kamu memasarkan diri untuk mendapatkan peluang karir impian. Namun jika kamu memiliki pengalaman dan keterampilan yang tepat , kamu akan dipertimbangkan dengan variabel khusus.

  • Fokus pada Karir Impian

Buat daftar semua karir yang ingin dijelajahi. Persempit menjadi lima karir alternatif sebagai tujuan alih karir. Sebaiknya kamu mempertimbangkan karir baru di industri yang sama. Selanjutnya, targetkan peran dan posisi yang jelas. Uraikan semua pertimbangan karir seperti budaya perusahaan, gaji, tunjangan,  lokasi, dan fleksibilitas.

Setelah menemukan fokus karir baru, lihatlah secara mendalam deskripsi pekerjaan peran yang ditargetkan. Pertimbangkan kualifikasi yang dibutuhkan, gaji yang didapatkan, dan apakah peran itu benar-benar cocok dengan gaya hidup kamu. Cari tahu apakah kamu memiliki kontak orang-orang yang berkarir di peran tersebut. Luangkan waktu untuk mencari tahu realitas peran, keuntungan, tantangan, dan hambatannya.

  • Tingkatkan Keterampilan

Jika kamu ingin alih karir ke bidang yang sangat jauh berbeda, kamu akan membutuhkan keterampilan baru. Salah satu cara tepat mempercepat keterampilan di bidang yang dipilih adalah mengambil kelas pelatihan. Melalui pelatihan kamu akan memperoleh kualifikasi yang dibutuhkan tanpa latar belakang pendidikan yang selaras. Tetapkan tujuan untuk menyelesaikan program pelatihan dalam jumlah X bulan. Tidak ada kata terlambat untuk berlatih dari nol di bidang lain. 

  • Mulai Membangun Jaringan 

Ketika memutuskan alih karir, kamu perlu membangun jaringan baru. Jaringan yang baru membentuk koneksi baru yang semakin mendekatkan kamu kepada tujuan karir.Menjaga koneksi memungkinkan kamu menavigasi pasar kerja tersembunyi yang tidak diposting secara online. Hadiri acara networking, hubungi kontak dan komunitas yang relevan dengan peran baru. Cobalah menjalin relasi yang baik dengan para mentor, yaitu mereka yang lebih dulu berada di jalur karir tersebut. LinkedIn bisa sangat membantu untuk membangun jaringan.

  • Wujudkan Secara Nyata
Read :  Apa Yang Rekruter Lihat Dari CV Yang Kamu Kirim

Langkah terakhir yang wajib dilakukan adalah membiarkan alih karir terjadi. Alih karir yang sukses sangat mungkin terjadi apabila kamu mengambil tindakan. Buat rencana tindakan mengenai apa saja yang mesti dilakukan. Tambahkan tenggat waktu pada setiap langkah dari rencana tersebut. Agar rencana kamu terwujud, buatlah rencana tersebut secara rinci dan spesifik. 

Mulailah dengan menyusun ulang atau CV. Kamu harus mempersiapkan CV yang efektif untuk menyukseskan alih karir. Sajikan CV yang menunjukkan bagaimana pengalaman profesional sebelumnya berkaitan dengan peluang karir baru. Soroti keterampilan yang dapat ditransfer ke peran baru. Gunakan kata kunci yang tepat dalam deskripsi pekerjaan untuk mengoptimalkan CV kamu.

Hai! Saya Masriah Hasan, seorang yang bersemangat menerbitkan konten berdasarkan riset tentang karir, bisnis, pendidikan, dan lain-lain.