Ada beberapa posisi yang selalu dibutuhkan di industri apapun, salah satunya Finance. Mengapa? Karena keluar-masuknya uang perusahaan harus selalu dibukukan, direncanakan dan dimonitor.

Beberapa karakteristik yang dibutuhkan untuk menjadi seorang Finance di antaranya jujur, teliti atau detail-oriented, persistent, pintar merencanakan dan mengalokasikan dana. Jika Anda memiliki karakteristik-karakteristik tersebut dan sudah mengemban pendidikan yang mendukung profesi sebagai Finance, tentu saja jam terbang akan menjadi faktor penentu kelebihan Anda seiring berjalannya waktu.

Tantangan-tantangan yang mungkin akan Anda hadapi adalah bagaimana menyeimbangkan pendapatan dan pengeluaran perusahaan, dan sesuai prinsip ekonomi, bagaimana dengan pengeluaran yang sekecil-kecilnya dapat membuahkan hasil yang sebesar-besarnya. Hal ini penting untuk mendukung bisnis perusahaan.

Jika Anda baru akan memulai karir sebagai Finance, bagaimana Anda bisa menentukan bahwa sebuah produk atau jasa yang akan Anda pilih berada di rentang harga rata-rata (atau bahkan mungkin di bawah rata-rata) namun memiliki kualitas yang paling tidak memenuhi standar perusahaan Anda? Jawabannya adalah survei. Sebagai seorang Finance, Anda harus rajin melakukan survei sebelum menentukan sebuah pembelian produk atau jasa.

Tantangan lainnya adalah; menjadi seorang Finance terkadang memposisikan Anda menjadi seorang public enemy. Mengapa demikian? Karena semua divisi akan mendatangi Anda setiap kali mereka perlu membeli barang atau jasa. Anda perlu menilik rencana anggaran dana divisi tersebut sebelum mengeluarkan sejumlah uang, dan pada praktiknya, seringkali Anda perlu berdebat dengan divisi tersebut perihal dana yang mereka ajukan.

Sepertinya memang posisi yang sulit, namun Anda bisa belajar dari mereka yang sudah memiliki jam terbang tinggi. Bagaimana tetap menjadi seorang Finance yang dapat bersosialisasi dengan baik dengan karyawan lainnya, namun tetap membawa misi besar perusahaan untuk menerapkan prinsip ekonomi dan membuktikan integritas Anda dalam kejujuran.

Bagaimana memulai karir sebagai Finance? Di mana Anda akan mendapatkan ilmu dan bimbingan dari orang-orang yang ahli di bidangnya? Graduate Trainee Program 2017 (GTP 2017) merupakan salah satu pintu yang bisa menjadi pertimbangan Anda. Program milik Coca-Cola Amatil Indonesia (CCAI) ini memang memberikan begitu banyak kesempatan bagi para lulusan baru Indonesia. Anda bisa mendapatkan mentoring dari para direktur langsung, juga dari para senior ekspatriat, dan tak hanya itu, Anda bisa membangun relasi dengan para kolega di luar negeri.

Berdasarkan survei Karir.com pada 55.000 profesional di Indonesia, Consumer Goods adalah salah satu dari 10 industri dengan gaji rata-rata tertinggi di Indonesia, yakni Rp 7.689.833 gross/bulan. Sembilan industri lainnya yakni Perminyakan dan Gas Bumi, Pertambangan dan Mineral, Kimia, Penerbangan, Hukum, Properti, Manufaktur, Telekomunikasi dan Konsultasi. Kesepuluh industri tersebut sepertinya adalah industri yang “tak ada matinya.”

Jika Anda lulusan S1/S2 dengan IPK min. 3,0, lulusan baru atau memiliki pengalaman kerja tidak lebih dari satu tahun, berusia tidak lebih dari 25 tahun, GTP 2017 menawarkan gaji dan fasilitas di atas rata dan akselerasi jenjang karir yang lebih cepat dari profesional pada umumnya.

Jika Anda menginginkan gaji di atas rata-rata, tentunya Anda harus melakukan usaha yang di atas rata-rata juga. Jika Anda hanya melakukan yang dilakukan orang pada umumnya, tentunya Anda pun hanya akan menerima hasil yang didapatkan orang pada umumnya. Jika Anda melakukan lebih, sudah barang tentu Anda akan mendapatkan lebih.

Nah, jangan lupa untuk melalui berbagai tahapan tes GTP 2017, salah satunya tes wawancara melalui rekaman video. Banyak di antara kandidat yang tidak melakukan tes wawancara ini dengan serius atau tidak menjawab pertanyaan dengan semestinya. Tentu saja kandidat-kandidat semacam ini tidak layak mendapatkan sesuatu yang lebih. Jika Anda ingin lolos dalam GTP 2017, tes wawancara ini adalah pintu gerbang pertama yang harus Anda lalui dengan sebaik-baiknya.

Tips-nya mudah: jawab dengan sungguh-sungguh sesuai pengalaman Anda semasa sekolah atau kuliah, juga sesuai harapan atau visi dan misi hidup Anda. Tentu saja pertanyaan-pertanyaan ini tidak ada yang melebihi kemampuan Anda untuk menjawab. Pertanyaannya adalah seputar karir dan kepemimpinan (leadership) secara umum, tidak ada sesuatu yang spesifik mengarah ke bidang tertentu. Jadi, tidak perlu khawatir, cukup percaya diri dengan kemampuan Anda.

Tips berikutnya; gerak tubuh dan ekspresi wajah yang semestinya. Banyak di antara kandidat yang melakukan wawancara rekaman video ini dengan gerak tubuh dan ekspresi wajah yang terlihat tidak serius. Yang perlu Anda ingat adalah bahwa rekaman video Anda akan dilihat oleh para praktisi HR dengan latar belakang psikologi. Mereka mampu melihat atau menganalisis kepribadian Anda dari gerak tubuh dan ekspresi wajah Anda. Jadi, berikan impresi yang semestinya; bagaimana Anda ingin mereka melihat Anda sebagai sebuah pribadi.

Nah, selamat mendaftar GTP 2017, selamat melakukan tes wawancara melalui rekaman video, dan menikmati jerih payah Anda di kemudian hari dalam bentuk gaji, fasilitas dan ilmu yang Anda dapatkan dari orang-orang terbaik di sebuah perusahaan multinasional. Tidak semua perusahaan mampu memberikan apa yang Anda cari, jadi jangan sia-siakan kesempatan ini.

Jika Anda lolos kualifikasi awal, Anda akan menerima notifikasi undangan tes wawancara. Rajin-rajin buka Karir.com, yah!

1 CommentClose Comments

1 Comment

  • ina wahyu
    Posted February 2, 2017 at 10:06 am 0Likes

    petikan kalimat ini “Jika Anda menginginkan gaji di atas rata-rata, tentunya Anda harus melakukan usaha yang di atas rata-rata juga”
    terasa ngena banget, dan harus segera dipraktekan agar dapat pekerjaan dengan gaji yang diluar biasa.

    Memang bidang keuangan bisa masuk di mana saja, namun yang bergaji besar pun jarang dan harus diperjuangkan.
    terima kasih artikelnya, sangat menginspirasi Mbak

Leave a Reply

IMG_7088
Booth Emtek Group dalam Karir.com Kickoff dan Expo di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Rabu-Kamis (27-28/5/2015).

SIARAN PERS

Untuk Segera Dipublikasikan

Jakarta, 27 Mei 2015

Karir.com, Portal Karir Pertama Indonesia Ingin Menjadi Aset Bangsa
Menandai Kickoff dengan Identitas Baru

Sejak diakuisisi Emtek Group pada Desember 2014, portal karir pertama di Indonesia, Karir.com, mulai membenahi manajemen dan melakukan sejumlah perubahan secara signifikan. Di bawah komando CEO Dino Martin yang memiliki pengalaman di berbagai industri selama lebih dari 18 tahun di bidang business development, finance, sales & marketing, dan recruitment solution, karir.com akan bertransformasi menjadi portal pilihan terbaik yang mampu menghubungkan talenta dengan opportunity sehingga menjadikan para professional lebih efektif dan sukses dalam berkarir. Dengan menjadi portal pilihan ini, Karir.com akan mampu memberikan solusi total untuk keperluan rekrutmen dan sumber daya manusia bagi perusahaan.

Mimpi Karir.com ternyata lebih tinggi. “Visi kami jauh lebih tinggi. Kami ingin menjadi aset bangsa yang mampu membantu Indonesia menjadi kekuatan ekonomi dunia,” jelas Dino Martin, CEO Karir.com. “Pekerjaan rumah bangsa ini dari berbagai studi dan laporan yang ada jelas sekali, yaitu sumber daya manusianya,” tambah Dino lagi. Dengan platform, fitur-fitur, dan database yang terus dikembangkan, ke depannya bukan tidak mungkin karir.com dapat memberikan digital economic mapping bagi Indonesia.

Dalam kesempatan ini, Karir.com juga berbagi hasil survei mereka yang dilakukan selama 5 bulan terakhir. “61% profesional menjadikan internet sebagai sumber utama untuk mendapatkan informasi karir, sementara 29% mendapatkan informasi dari teman, 6% dari info lowongan karir di koran,” tutur Dino.

Hasil temuan Karir.com melalui survei “Potret Perilaku Profesional Berdasarkan Usia dan Level Pekerjaan di Kota-Kota Besar di Indonesia” kepada 6.530 responden inilah yang mendorong Dino ingin mengajak para praktisi dan profesional HR untuk mulai memikirkan upaya-upaya solutif dan kreatif demi mempertahankan kinerja karyawan terbaiknya.

Survei tersebut juga memberikan paparan dan informasi berharga bagi pelaku HR, seperti tingkat kenyamanan bekerja, kepuasan gaji, faktor-faktor yang membuat para profesional terus berkarya di perusahaannya, hingga lama kerja seseorang sebelum akhirnya berpikir untuk berpindah karir.

“Yang menarik, secara umum profesional Indonesia berpikir akan pindah karir setelah 2 tahun ke atas. Namun, jika dianalisa berdasarkan usia, ternyata mereka yang berusia 20 hingga 25 tahun dan di level staf memiliki tingkat persentase untuk pindah dalam jangka waktu 6-12 bulan. Lebih singkat,” jelas Dino lagi, “Ini artinya, perusahaan harus bisa memberikan proper induction, dimana karyawan yang baru bergabung dapat menjadi bagian dari visi besar perusahaan,” papar Dino lagi.

Berdasarkan survei tersebut juga kenyamanan bekerja menjadi faktor dominan bagi para profesional di Indonesia, disusul oleh jenjang karir dan lokasi perusahaan. Namun, ketika dianalisa berdasarkan gender, potret ini berubah. Kaum perempuan lebih mementingkan lokasi perusahaan daripada jenjang karir. Inilah sebagian kecil dari hasil survei Karir.com bagi pelaku HR di Indonesia.

Untuk menjadi portal karir pilihan di Indonesia, kini tampilan situs Karir.com pun dibuat menjadi lebih progresif, modern dan dinamis, dengan fitur-fitur yang memudahkan para pencari karir dan perusahaan. “Dengan situs yang baru, kami ingin mengajak user untuk tidak hanya memikirkan tentang pekerjaannya saat ini namun lebih ke karir mereka,” tutur Rizka Septiadi, Chief Marketing Officer Karir.com. “Ini soal personal branding. Kami ingin mereka mampu menunjukkan potensi dan kualitasnya melalui tampilan baru Karir.com,” tambahnya.

Rizka, atau yang kerap disapa Cika, menambahkan bahwa perusahaan pun kini lebih mudah mencari kandidat yang tepat untuk perusahaannya.

Ratih Pulkeria, Product Manager Karir.com, mengatakan, “Karir.com yang baru akan terus berevolusi untuk memenuhi keinginan pengguna, baik pencari karir maupun perusahaan. Tim engineering kami yang solid dan kuat menciptakan mesin yang mampu merespon cepat dan interface yang lebih interaktif.”

Hingga April 2015, situs Karir.com telah mendapat 2 juta kunjungan per bulan, 1,3 juta qualified resume dan 33.000 perusahaan baik lokal maupun multinasional ada dalam database-nya.

Menandai kickoff desain barunya, di saat bersamaan, Karir.com menyelenggarakan Karir.com Expo 27-28 Mei 2015 di Balai Kartini, dengan lebih dari 1.000 opportunities di 80 perusahaan.

Karir.com merupakan portal asli milik Indonesia dan memiliki visi menjadi aset bangsa. “Karir.com milik Indonesia, dari Indonesia dan bagi Indonesia,” tutup Dino Martin.

***

Tentang Karir.com
Karir.com adalah Portal Karir pertama di Indonesia, berdiri tahun 1999. Sejak Desember 2014 Karir.com menjadi bagian dari Emtek Group, sebuah grup dengan 3 divisi bisnis utama: Media, Telekomunikasi & Solusi IT, dan Konektivitas. Beberapa portofolio Media Online Emtek: Liputan6.com, lakupon.com, vidio.com, dan kini Karir.com – menyediakan layanan bagi perusahaan untuk mendapatkan talenta terbaik melalui media online.

Dino Martin, CEO
Setelah mengambil alih Karir.com pada akhir 2014, Dino merubah perusahaan ini menjadi solusi rekruitmen total untuk pasar Indonesia. Dengan membawa pengalaman yang sudah lebih dari 18 tahun di berbagai industri seperti FMCG, telekomunikasi dan otomotif, dan 5 tahun terakhir di industri perekrutan. Dino memiliki latar belakang yang kuat dalam pengembangan bisnis, keuangan, serta penjualan dan pemasaran. Sebelumnya, Ia pernah menjabat sebagai Vice President, Sales and Marketing BMW, Marketing Manager L’ Oreal serta Brand Manager Ericsson.

 

Keterangan lebih lanjut hubungi:

Rizka Septiadi
Chief Marketing Officer
PT Karir Komunika Pratama
Jl. Bumi No. 10 Kebayoran Baru
Jakarta Selatan 12120
cika@karir.com
0811117627

%d bloggers like this: