Profesi

DevOps Engineer: 5 Tugas Utama dan Gajinya

Pinterest LinkedIn Tumblr

Beberapa dekade terakhir dunia bisnis semakin bergantung dengan teknologi. Perusahaan kian membutuhkan seorang yang membantu merampingkan operasi dan memanfaatkan infrastruktur IT mereka. Atas dasar kebutuhan ini, peran seorang DevOps pun menjadi semakin penting.

Apa itu DevOps? Devops adalah kepanjangan dari development operations. Seorang yang berprofesi sebagai development operations adalah profesional yang mengembangkan kode dengan memahami praktik terbaik desain sistem operasi atau proses instalasi perangkat lunak sistem manajemen basis data.

Lantas, apa saja tugas yang menjadi tanggung jawab development operations? Tools apa saja yang membantu dalam peran ini? Dan, berapa besaran gaji DevOps? Karir.com telah merangkum informasi seputar hal tersebut di bawah ini.

Tugas DevOps

Apa saja pekerjaan DevOps? Secara umum seorang development operations bertugas untuk memastikan kelancaran operasi infrastruktur teknologi informasi (IT) di perusahaan. Keterlibatan mereka mendorong efisiensi produk yang akhirnya berimplikasi terhadap peningkatan pendapatan perusahaan. Berikut adalah tugas dan tanggung jawab DevOps Engineer.

1. Membuat Konsep Perangkat Lunak

DevOps adalah orang yang bertugas untuk merencanakan struktur tim, aktivitas, dan keterlibatan dalam aktivitas manajemen proyek. Tanggung jawab ini juga termasuk Menyiapkan alat dan infrastruktur yang diperlukan. Seluruh aktivitas ini mengarah pada pembuatan konsep dan perilisan perangkat lunak yang sesuai.

2. Memastikan Kualitas Perangkat Lunak

Tugas seorang DevOps tidak berhenti sampai pembuatan konsep saja. Mereka juga bertugas melakukan jaminan kualitas untuk memastikan bahwa perangkat lunak memenuhi pedoman yang ditentukan. Pada proses ini, mereka akan Menerapkan berbagai pengembangan, pengujian, alat otomatisasi, dan infrastruktur IT yang dibutuhkan.

Read :  Jenjang Karir Graphic Designer beserta Gajinya

3. Melakukan Perbaikan dan Peningkatan Perangkat Lunak

Selama siklus hidup perangkat lunak mereka memantau proses kepatuhan, memperbaiki, atau melakukan peningkatan yang meminimalkan pemborosan. Untuk dapat menganalisis akar penyebab masalah dengan baik, Development operations harus memiliki keterampilan teknis untuk meninjau, memverifikasi, dan memvalidasi kode perangkat lunak yang dikembangkan dalam proyek. Selain itu, dibutuhkan juga teknik pemecahan masalah dan memperbaiki bug kode.

4. Meninjau Umpan Balik Pelanggan

Untuk meningkatkan pengalaman pengguna, development operations berkoordinasi dan berkomunikasi dengan pelanggan. Mereka mengumpulkan feedback dari pelanggan dan meninjaunya. Dari hasil feedback yang terkumpul, mereka akan menerapkan integrasi yang diminta pelanggan. Ini adalah bagian dari tugas mereka untuk memberikan dukungan teknis yang mendorong praktik terbaik. 

5. Menjaga Keamanan Perangkat Lunak

Secara berkelanjutan development operations melakukan monitoring dan mengelola pelaporan berkala tentang kemajuan operasi. Apabila diperlukan mereka akan menyarankan perubahan alur kerja yang meningkatkan efisiensi dan kesuksesan. Di samping itu, tugas yang lebih pokok dalam peran ini adalah mencegah pelanggaran keamanan dan kerentanan lainnya yang menghambat perangkat lunak. Kemudian, langkah-langkah siber yang tepat diambil setelah penilaian kerentanan dan manajemen risiko dilakukan.

Gaji DevOps Engineer

Dalam 2019 Tech Salary Report Development Operations Engineer menempati peringkat 5 Besar dari semua gaji di bidang teknologi informasi, dengan rata-rata $111.683. Nominal gaji ini lebih tinggi daripada gaji Product Manager yang sebesar Rp $114,174. Bagaimana dengan di Indonesia? 

Berapa gaji DevOps? Secara keseluruhan, gaji rata-rata untuk pekerja teknologi tetap relatif datar dari tahun ke tahun. Berdasarkan situs Paylab, gaji DevOps berada di rentang Rp  2.396.074 hingga Rp 11.173.573 per bulan. Ini merupakan kisaran gaji kotor yang didapatkan development operations di Indonesia.

Read :  Jenjang Karir Account Executive beserta Gajinya

Sementara menurut Payscale, gaji rata-rata untuk Development Operations (DevOps) Engineer adalah Rp 103.000.000. Dengan akumulasi tahunan ini, gaji DevOps berkisar Rp 8 juta per bulan. Glassdoor juga menunjukkan angka yang tak jauh berbeda. Merujuk laman tersebut, development operations dengan pengalaman antara 1 hingga 3 tahun mendapat bayaran sebesar Rp 10,742,230 per bulan.

Untuk berhasil di peran ini, kamu harus memiliki pemahaman mendalam tentang proses pengembangan dan desain operasi. Jika kamu memiliki latar belakang teknis yang kuat dan tertarik untuk bekerja sebagai DevOps Engineer. Karir.com sebagai portal pekerjaan terkemuka memiliki informasi Devops Engineer lowongan. Mulailah bersiap sekarang dan selangkah lebih dekat ke peran pekerjaan DevOps Engineer impian kamu. Daftar sekarang di Karir.com.

Hai! Saya Masriah Hasan, seorang yang bersemangat menerbitkan konten berdasarkan riset tentang karir, bisnis, pendidikan, dan lain-lain.