Tips Karir

5 Langkah Efektif untuk Meningkatkan Employee Engagement 

Pinterest LinkedIn Tumblr

Apa yang perlu ditingkatkan oleh perusahaan? Employee engagement adalah metrik yang menantang bagi perusahaan. Apa yang dimaksud dengan employee engagement dan kenapa penting harus ditingkatkan? Bagaimana hubungannya dengan kinerja karyawan? Dalam artikel ini, Karir.com membahas hal tersebut dan bagaimana cara meningkatkannya.

Apa Itu Employee Engagement?

Berdasarkan buku Employee Engagement in Theory and Practice, konsep employee engagement pertama kali diperkenalkan oleh Dr. William Kahn pada tahun 1990. Dalam bahasa Indonesia, employee engagement diterjemahkan sebagai keterlibatan karyawan. Sebetulnya apa yang dimaksud dengan keterlibatan karyawan?

Mengutip Forbes, employee engagement adalah komitmen emosional yang dimiliki karyawan terhadap organisasi dan tujuannya. Adanya komitmen emosional membuat karyawan tidak hanya bekerja untuk mendapatkan gaji atau promosi kerja, tetapi menunjukkan keterlibatan dalam pekerjaan dan perusahaan mereka.

Senada dengan hal tersebut, penulis buku Start With Why, Simon Sinek mendefinisikan keterlibatan karyawan sebagai investasi emosional karyawan dalam pekerjaan mereka. Mengutip kalimatnya, “Ketika orang berinvestasi secara finansial, mereka menginginkan pengembalian. ketika orang-orang diinvestasikan secara emosional, mereka ingin berkontribusi”.

Cara Meningkatkan Employee Engagement di Tempat Kerja

Bagaimana Cara Meningkatkan employee engagement? Ada banyak gagasan yang dapat memberikan dampak positif di perusahaan kamu. Berikut 5 langkah yang harus diprioritaskan perusahaan untuk meningkatkan keterlibatan karyawan di tempat kerja.

1. Tempatkan Semua Orang di Peran yang Tepat

Tanpa keterlibatan karyawan, perusahaan akan kesulitan untuk meningkatkan hasil bisnis. Keterlibatan ini mencakup tentang bagaimana para karyawan bekerja sebagai satu tim untuk mencapai tujuan perusahaan. Jadi, pastikan semua orang dalam organisasi mendapatkan peran yang tepat. Selain itu, penting juga bagi perusahaan untuk memberikan orientasi yang efektif kepada karyawan baru. Jelaskan perihal nuansa tim, tujuan dan nilai perusahaan serta tujuan posisi mereka. Ini tidak hanya menyiapkan mereka untuk sukses di peran mereka, namun juga menyampaikan nilai mereka pada misi perusahaan.

Read :  Berkarir dan Bekerja Hal yang Berbeda Loh, Ini Perbedaannya!

2. Delegasikan Tugas yang Bermakna

Apa saja yang termasuk employee engagement? Salah satunya menyelesaikan tugas dan pekerjaan melampaui target. Karyawan yang terlibat memahami dengan jelas tentang bagaimana mereka berkontribusi pada misi, tujuan, dan sasaran strategis perusahaan. Perusahaan harus mengoptimalkan proses dan menerapkan sumber daya yang memungkinkan karyawan berhasil dalam peran mereka. Lebih dari itu, delegasikan hanya tugas yang bermakna untuk mempercepat proses bisnis perusahaan.

3. Tawarkan Kesempatan dan Program Pelatihan

Employee engagement adalah tentang memiliki karyawan yang berkontribusi dengan luar biasa. Tanpa menyiapkan tim yang sukses, takkan ada manajer dan pemimpin yang membangun budaya akuntabilitas atau meningkatkan keterlibatan karyawan. SHRM menemukan bahwa 49% karyawan ingin mengembangkan keterampilan baru, namun tidak tahu bagaimana memulainya. Untuk itu, hilangkan hambatan apapun melalui pelatihan dan pengembangan yang tepat. Hal ini memungkinkan karyawan untuk tetap terlibat secara konsistensi dalam pekerjaan sehari-hari.

4. Beri Penghargaan untuk yang Berkinerja Baik

Seorang manajer selalu mengamati, siapa karyawan yang paling terlibat dan telah bekerja keras. Dengan mengenali hal tersebut, para manajer ingin mengakui dan menghargai upaya karyawan mereka. Sebagai umpan baliknya, karyawan akan menerima ucapan terima kasih berupa kenaikan gaji atau promosi jabatan. Pada akhirnya program insentif ini mendorong keterlibatan karyawan lebih baik lagi.

5. Bicarakan tentang Umpan Balik

Salah satu faktor yang mendorong peningkatan keterlibatan karyawan adalah umpan balik. Karyawan menilai umpan balik sebagai salah satu yang penting dan mempengaruhi keterlibatan mereka. Umpan balik dan kritik yang membangun adalah jalan untuk pertumbuhan kualitas karyawan. Sebagai inisiatif berkelanjutan, jadwalkan umpan balik di seluruh divisi. Kuncinya, gunakan metode yang karyawan sukai dan melibatkan karyawan dengan cara yang berarti bagi mereka.

Read :  Tiga Tips Menggunakan Sosial Media Bagi Fresh Graduate Agar Dilirik Perusahaan

Perusahaan yang memprioritaskan langkah-langkah ini mendorong pengembalian yang lebih besar. Employee engagement adalah cara yang tepat bagi perusahaan untuk melampaui kompetitor dan menjadikan perusahaan mereka sebagai tempat kerja terbaik. Kunjungi blog Karir untuk dapatkan informasi lowongan kerja dan tips seputar dunia kerja.

Hai! Saya Masriah Hasan, seorang yang bersemangat menerbitkan konten berdasarkan riset tentang karir, bisnis, pendidikan, dan lain-lain.