Setelah penantian panjang, lamar pekerjaan sana sini, wawancara kerja, ikut psikotest dan gagal berkali-kali. Akhirnya Anda berhasil dan mendapatkan kantor yang diinginkan. Tentunya ini menjadi hal yang sangat mengembirakan dan pastinya Anda ingin membuat kesan yang menyenangkan saat hari pertama kerja.

Walaupun menyenangkan, Anda juga akan dilanda rasa canggung saat hari pertama kerja. Rasa canggung muncul dimana Anda mendapatkan dan menghadapi teman-teman kerja yang baru, ingkungan baru, ruangan baru, bos baru dan masih banyak yang baru lainnya.

Untuk mengatasi rasa canggung dan ingin membuat hari pertama kerja menyenangkan, Anda bisa melakukan beberapa hal dibawah ini.

  • Jangan sampai terlambat kerja

Jangan sampai terlambat kerja

Kebiasaan sering terlambat saat di kantor yang dulu, jangan dibawa sampai ke kantor. terlebih saat hari pertama masuk kerja. Jika sampai terlambat, image Anda akan rusak, tentunya akan mengurangi penilaian dan HR akan berpikir ulang untuk pengangkatan Anda sebagai karyawan tetap. Maka dari itu, untuk menjadikan hari pertama kerja Anda berkesan, usahakan datang setidaknya 30 menit sebelum jam kerja dimulai. Dalam rentan waktu itu, Anda bisa mengatur dan mempersiapkan diri untuk menghadapi hari pertama kerja.

  • Berpenampilan yang sewajarnya

 

Berpenampilan yang sewajarnya

Biasanya yang sering menjadi kendala saat hari pertama kerja yaitu pakaian yang akan dikenakan. Banyak fresh graduate yang baru saja bekerja takut memakai pakaian yang salah ketika hari pertama Anda bekerja. Salah berpakaian saja, Anda bisa menjadi buah bibir pembicaraan di hari pertama masuk kerja. maka dari itu, gunakan pakaian dan berpenampilnya sewajar orang bekerja. Seperti hindari memakan alas kaki non-formal yaitu sepatu olah raga ataupun sandal. Maka, gunakan alas kaki yang formal untuk memberikan kesan yang rapi dan penampilan yang professional.

Bagi wanita, jangan sampai tidak berdandan atau berdandan yang berlebihan. Maka, gunakan tata rias yang sewajarnya. Untuk penggunakan pakaian juga perlu diperhatikan, jangan sampai Anda memakai kaos dan celana jeans.

  • Berbaur saat makan siang

Business Colleagues Together Teamwork Working Office

Jam makan siang telah tiba. Tidak ada salahnya jika saat makan siang, Anda berbaur bersama dengan rekan kerja lainnya. Saat makan siang, Anda bisa memanfaatkannya untuk mengobrol banyak hal dan berkesempatan untuk membangun pertemanan dan tim kerja yang solid baik saat di dalam maupun di luar kantor.

  • Jangan malu dan takut untuk bertanya

Jangan malu dan takut untuk bertanya

Jika Anda mendapati kesulitan atay ada pekerjaan yang tidak dipahami, jangan malu dan takut untuk bertanya kepada rekan kerja senior atau atasan di kantor. Anda bisa melakukan diskusi kepada atasan untuk mendapatkan solusi bersama mengenai pekerjaan tersebut. Hal ini penting untuk dilakukan agar Anda terhindar dari kesalahan fatal, mendapatkan kepercayaan diri untuk terus belajar dan tanggung jawab atas pekerjaan.

  • Ikut kumpul bareng setelah jam pulang kantor

Ikut kumpul bareng setelah jam pulang kantor

Cara yang lebih efektif untuk kumpul bersama rekan kerja, selain jam makan siang adalah setelah jam pulang kantor. Walaupun tidak rutin dilakukan, biasannya setelah pulang kantor akan ada kegiatan lain seperti minum kopi, nonton film bersama di bioskop dan untuk pria akan olahraga bareng seperti main basket atau futsal. Nah, Anda bisa manfaatkan kegiatan ini untuk membangun kemistri dan lebih akrab dengan rekan kerja lainnya.

0 CommentsClose Comments

Leave a Reply

IMG_7088
Booth Emtek Group dalam Karir.com Kickoff dan Expo di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Rabu-Kamis (27-28/5/2015).

SIARAN PERS

Untuk Segera Dipublikasikan

Jakarta, 27 Mei 2015

Karir.com, Portal Karir Pertama Indonesia Ingin Menjadi Aset Bangsa
Menandai Kickoff dengan Identitas Baru

Sejak diakuisisi Emtek Group pada Desember 2014, portal karir pertama di Indonesia, Karir.com, mulai membenahi manajemen dan melakukan sejumlah perubahan secara signifikan. Di bawah komando CEO Dino Martin yang memiliki pengalaman di berbagai industri selama lebih dari 18 tahun di bidang business development, finance, sales & marketing, dan recruitment solution, karir.com akan bertransformasi menjadi portal pilihan terbaik yang mampu menghubungkan talenta dengan opportunity sehingga menjadikan para professional lebih efektif dan sukses dalam berkarir. Dengan menjadi portal pilihan ini, Karir.com akan mampu memberikan solusi total untuk keperluan rekrutmen dan sumber daya manusia bagi perusahaan.

Mimpi Karir.com ternyata lebih tinggi. “Visi kami jauh lebih tinggi. Kami ingin menjadi aset bangsa yang mampu membantu Indonesia menjadi kekuatan ekonomi dunia,” jelas Dino Martin, CEO Karir.com. “Pekerjaan rumah bangsa ini dari berbagai studi dan laporan yang ada jelas sekali, yaitu sumber daya manusianya,” tambah Dino lagi. Dengan platform, fitur-fitur, dan database yang terus dikembangkan, ke depannya bukan tidak mungkin karir.com dapat memberikan digital economic mapping bagi Indonesia.

Dalam kesempatan ini, Karir.com juga berbagi hasil survei mereka yang dilakukan selama 5 bulan terakhir. “61% profesional menjadikan internet sebagai sumber utama untuk mendapatkan informasi karir, sementara 29% mendapatkan informasi dari teman, 6% dari info lowongan karir di koran,” tutur Dino.

Hasil temuan Karir.com melalui survei “Potret Perilaku Profesional Berdasarkan Usia dan Level Pekerjaan di Kota-Kota Besar di Indonesia” kepada 6.530 responden inilah yang mendorong Dino ingin mengajak para praktisi dan profesional HR untuk mulai memikirkan upaya-upaya solutif dan kreatif demi mempertahankan kinerja karyawan terbaiknya.

Survei tersebut juga memberikan paparan dan informasi berharga bagi pelaku HR, seperti tingkat kenyamanan bekerja, kepuasan gaji, faktor-faktor yang membuat para profesional terus berkarya di perusahaannya, hingga lama kerja seseorang sebelum akhirnya berpikir untuk berpindah karir.

“Yang menarik, secara umum profesional Indonesia berpikir akan pindah karir setelah 2 tahun ke atas. Namun, jika dianalisa berdasarkan usia, ternyata mereka yang berusia 20 hingga 25 tahun dan di level staf memiliki tingkat persentase untuk pindah dalam jangka waktu 6-12 bulan. Lebih singkat,” jelas Dino lagi, “Ini artinya, perusahaan harus bisa memberikan proper induction, dimana karyawan yang baru bergabung dapat menjadi bagian dari visi besar perusahaan,” papar Dino lagi.

Berdasarkan survei tersebut juga kenyamanan bekerja menjadi faktor dominan bagi para profesional di Indonesia, disusul oleh jenjang karir dan lokasi perusahaan. Namun, ketika dianalisa berdasarkan gender, potret ini berubah. Kaum perempuan lebih mementingkan lokasi perusahaan daripada jenjang karir. Inilah sebagian kecil dari hasil survei Karir.com bagi pelaku HR di Indonesia.

Untuk menjadi portal karir pilihan di Indonesia, kini tampilan situs Karir.com pun dibuat menjadi lebih progresif, modern dan dinamis, dengan fitur-fitur yang memudahkan para pencari karir dan perusahaan. “Dengan situs yang baru, kami ingin mengajak user untuk tidak hanya memikirkan tentang pekerjaannya saat ini namun lebih ke karir mereka,” tutur Rizka Septiadi, Chief Marketing Officer Karir.com. “Ini soal personal branding. Kami ingin mereka mampu menunjukkan potensi dan kualitasnya melalui tampilan baru Karir.com,” tambahnya.

Rizka, atau yang kerap disapa Cika, menambahkan bahwa perusahaan pun kini lebih mudah mencari kandidat yang tepat untuk perusahaannya.

Ratih Pulkeria, Product Manager Karir.com, mengatakan, “Karir.com yang baru akan terus berevolusi untuk memenuhi keinginan pengguna, baik pencari karir maupun perusahaan. Tim engineering kami yang solid dan kuat menciptakan mesin yang mampu merespon cepat dan interface yang lebih interaktif.”

Hingga April 2015, situs Karir.com telah mendapat 2 juta kunjungan per bulan, 1,3 juta qualified resume dan 33.000 perusahaan baik lokal maupun multinasional ada dalam database-nya.

Menandai kickoff desain barunya, di saat bersamaan, Karir.com menyelenggarakan Karir.com Expo 27-28 Mei 2015 di Balai Kartini, dengan lebih dari 1.000 opportunities di 80 perusahaan.

Karir.com merupakan portal asli milik Indonesia dan memiliki visi menjadi aset bangsa. “Karir.com milik Indonesia, dari Indonesia dan bagi Indonesia,” tutup Dino Martin.

***

Tentang Karir.com
Karir.com adalah Portal Karir pertama di Indonesia, berdiri tahun 1999. Sejak Desember 2014 Karir.com menjadi bagian dari Emtek Group, sebuah grup dengan 3 divisi bisnis utama: Media, Telekomunikasi & Solusi IT, dan Konektivitas. Beberapa portofolio Media Online Emtek: Liputan6.com, lakupon.com, vidio.com, dan kini Karir.com – menyediakan layanan bagi perusahaan untuk mendapatkan talenta terbaik melalui media online.

Dino Martin, CEO
Setelah mengambil alih Karir.com pada akhir 2014, Dino merubah perusahaan ini menjadi solusi rekruitmen total untuk pasar Indonesia. Dengan membawa pengalaman yang sudah lebih dari 18 tahun di berbagai industri seperti FMCG, telekomunikasi dan otomotif, dan 5 tahun terakhir di industri perekrutan. Dino memiliki latar belakang yang kuat dalam pengembangan bisnis, keuangan, serta penjualan dan pemasaran. Sebelumnya, Ia pernah menjabat sebagai Vice President, Sales and Marketing BMW, Marketing Manager L’ Oreal serta Brand Manager Ericsson.

 

Keterangan lebih lanjut hubungi:

Rizka Septiadi
Chief Marketing Officer
PT Karir Komunika Pratama
Jl. Bumi No. 10 Kebayoran Baru
Jakarta Selatan 12120
cika@karir.com
0811117627

%d bloggers like this: