Pernahkah Anda merasa bahwa hari libur berlalu begitu singkat dan hari kerja terasa sangat lama? Mungkin Anda sedang dilanda kejenuhan dalam bekerja. Tapi bagaimana jika sebaliknya? Anda merasa bahwa hari apapun sama asalkan produktif dan tetap bahagia. Bahkan yang ada di benak Anda bagaimana dapat bekerja lebih baik setiap harinya. Nah, mungkin ini adalah tanda Anda jatuh cinta pada pekerjaan Anda. Berikut tanda-tanda lainnya:

  1. Bangun pagi terasa menyenangkan

Bangun pagi terasa menyenangkan.jpegBagaimana rasanya bangun pagi di hari pertama masuk kerja? Bahagia? Excited? Ya, mungkin perasaan ini akan terus berulang kalau Anda mencintai pekerjaan Anda saat ini. Bagi Anda yang sangat mencintai pekerjaan, pagi merupakan waktu yang dinanti, bukan hanya untuk menunaikan kewajiban, tapi juga menyenangkan hati.

  1. Membanggakan perusahaan

Membanggakan perusahaan.jpegSaat Anda mulai terbiasa membagikan momen-momen pekerjaan Anda ke media sosial, secara tidak langsung orang akan menilai betapa senang dan bangganya Anda bekerja di perusahaan tersebut. Dan saat berkumpul bersama teman pun, kantor jadi salah satu hal menarik yang selalu ingin Anda ceritakan.

  1. Gaji tak seberapa bukan masalah

Gaji tak seberapa bukan masalah.jpegBagi Anda, gaji besar bukanlah ukuran kebahagiaan dalam berkarir ketika sudah terlanjur mencintai pekerjaan. Bahkan, setiap harinya terasa seperti hobi yang dibayar.

  1. Rekan kerja menyenangkan

Rekan kerja menyenangkan.jpegSiapa di antara Anda yang sulit move on karena sudah berada di zona nyaman? Zona nyaman ini beragam jenisnya, ada yang nyaman karena gaji tinggi, ada juga yang nyaman karena rekan kerja bersikap layaknya seorang keluarga.

  1. Tidak ada sosok bos galak seperti di film-film

Tidak ada sosok bos galak seperti di film-film.jpegPerasaan cinta pada apa yang Anda kerjakan membuat Anda tak takut untuk menjalin keakraban dengan atasan Anda, di saat karyawan lainnya memilih untuk dekat saat ada butuhnya saja.

  1. Tetap bahagia meski dikejar target

Tetap bahagia meski dikejar target.jpegWajar saja jika sesekali Anda merasa jenuh kala dikejar target perusahaan, terlebih kalau sudah melampaui batas waktu yang ditentukan. Tetapi, kalau perasaan jenuh ini Anda rasakan secara berulang-ulang, sebaiknya Anda memikirkannya kembali. Apakah Anda masih mencintai pekerjaan yang selama ini cukup memberikan Anda kehidupan? Sedikit berbeda dengan yang mencintai pekerjaannya, mereka yang mencintai pekerjaannya tak peduli sebanyak apapun target yang menunggunya, karena yang mereka rasakan adalah rasa nyaman saat bekerja, jadi pekerjaan sebanyak apapun tak akan terasa membebani.

  1. Selalu ingin mengemukakan ide

Selalu ingin mengemukakan ide.jpgHal lain yang biasa ditunjukkan oleh orang-orang yang mencintai pekerjaannya adalah ide-ide brilian yang selalu bermunculan, baik saat ada diskusi terbuka maupun saat sedang mencari ide sendiri yang berguna bagi kemajuan perusahaan.

Di antara ketujuh hal di atas, Anda termasuk yang mana?

0 CommentsClose Comments

Leave a Reply

IMG_7088
Booth Emtek Group dalam Karir.com Kickoff dan Expo di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Rabu-Kamis (27-28/5/2015).

SIARAN PERS

Untuk Segera Dipublikasikan

Jakarta, 27 Mei 2015

Karir.com, Portal Karir Pertama Indonesia Ingin Menjadi Aset Bangsa
Menandai Kickoff dengan Identitas Baru

Sejak diakuisisi Emtek Group pada Desember 2014, portal karir pertama di Indonesia, Karir.com, mulai membenahi manajemen dan melakukan sejumlah perubahan secara signifikan. Di bawah komando CEO Dino Martin yang memiliki pengalaman di berbagai industri selama lebih dari 18 tahun di bidang business development, finance, sales & marketing, dan recruitment solution, karir.com akan bertransformasi menjadi portal pilihan terbaik yang mampu menghubungkan talenta dengan opportunity sehingga menjadikan para professional lebih efektif dan sukses dalam berkarir. Dengan menjadi portal pilihan ini, Karir.com akan mampu memberikan solusi total untuk keperluan rekrutmen dan sumber daya manusia bagi perusahaan.

Mimpi Karir.com ternyata lebih tinggi. “Visi kami jauh lebih tinggi. Kami ingin menjadi aset bangsa yang mampu membantu Indonesia menjadi kekuatan ekonomi dunia,” jelas Dino Martin, CEO Karir.com. “Pekerjaan rumah bangsa ini dari berbagai studi dan laporan yang ada jelas sekali, yaitu sumber daya manusianya,” tambah Dino lagi. Dengan platform, fitur-fitur, dan database yang terus dikembangkan, ke depannya bukan tidak mungkin karir.com dapat memberikan digital economic mapping bagi Indonesia.

Dalam kesempatan ini, Karir.com juga berbagi hasil survei mereka yang dilakukan selama 5 bulan terakhir. “61% profesional menjadikan internet sebagai sumber utama untuk mendapatkan informasi karir, sementara 29% mendapatkan informasi dari teman, 6% dari info lowongan karir di koran,” tutur Dino.

Hasil temuan Karir.com melalui survei “Potret Perilaku Profesional Berdasarkan Usia dan Level Pekerjaan di Kota-Kota Besar di Indonesia” kepada 6.530 responden inilah yang mendorong Dino ingin mengajak para praktisi dan profesional HR untuk mulai memikirkan upaya-upaya solutif dan kreatif demi mempertahankan kinerja karyawan terbaiknya.

Survei tersebut juga memberikan paparan dan informasi berharga bagi pelaku HR, seperti tingkat kenyamanan bekerja, kepuasan gaji, faktor-faktor yang membuat para profesional terus berkarya di perusahaannya, hingga lama kerja seseorang sebelum akhirnya berpikir untuk berpindah karir.

“Yang menarik, secara umum profesional Indonesia berpikir akan pindah karir setelah 2 tahun ke atas. Namun, jika dianalisa berdasarkan usia, ternyata mereka yang berusia 20 hingga 25 tahun dan di level staf memiliki tingkat persentase untuk pindah dalam jangka waktu 6-12 bulan. Lebih singkat,” jelas Dino lagi, “Ini artinya, perusahaan harus bisa memberikan proper induction, dimana karyawan yang baru bergabung dapat menjadi bagian dari visi besar perusahaan,” papar Dino lagi.

Berdasarkan survei tersebut juga kenyamanan bekerja menjadi faktor dominan bagi para profesional di Indonesia, disusul oleh jenjang karir dan lokasi perusahaan. Namun, ketika dianalisa berdasarkan gender, potret ini berubah. Kaum perempuan lebih mementingkan lokasi perusahaan daripada jenjang karir. Inilah sebagian kecil dari hasil survei Karir.com bagi pelaku HR di Indonesia.

Untuk menjadi portal karir pilihan di Indonesia, kini tampilan situs Karir.com pun dibuat menjadi lebih progresif, modern dan dinamis, dengan fitur-fitur yang memudahkan para pencari karir dan perusahaan. “Dengan situs yang baru, kami ingin mengajak user untuk tidak hanya memikirkan tentang pekerjaannya saat ini namun lebih ke karir mereka,” tutur Rizka Septiadi, Chief Marketing Officer Karir.com. “Ini soal personal branding. Kami ingin mereka mampu menunjukkan potensi dan kualitasnya melalui tampilan baru Karir.com,” tambahnya.

Rizka, atau yang kerap disapa Cika, menambahkan bahwa perusahaan pun kini lebih mudah mencari kandidat yang tepat untuk perusahaannya.

Ratih Pulkeria, Product Manager Karir.com, mengatakan, “Karir.com yang baru akan terus berevolusi untuk memenuhi keinginan pengguna, baik pencari karir maupun perusahaan. Tim engineering kami yang solid dan kuat menciptakan mesin yang mampu merespon cepat dan interface yang lebih interaktif.”

Hingga April 2015, situs Karir.com telah mendapat 2 juta kunjungan per bulan, 1,3 juta qualified resume dan 33.000 perusahaan baik lokal maupun multinasional ada dalam database-nya.

Menandai kickoff desain barunya, di saat bersamaan, Karir.com menyelenggarakan Karir.com Expo 27-28 Mei 2015 di Balai Kartini, dengan lebih dari 1.000 opportunities di 80 perusahaan.

Karir.com merupakan portal asli milik Indonesia dan memiliki visi menjadi aset bangsa. “Karir.com milik Indonesia, dari Indonesia dan bagi Indonesia,” tutup Dino Martin.

***

Tentang Karir.com
Karir.com adalah Portal Karir pertama di Indonesia, berdiri tahun 1999. Sejak Desember 2014 Karir.com menjadi bagian dari Emtek Group, sebuah grup dengan 3 divisi bisnis utama: Media, Telekomunikasi & Solusi IT, dan Konektivitas. Beberapa portofolio Media Online Emtek: Liputan6.com, lakupon.com, vidio.com, dan kini Karir.com – menyediakan layanan bagi perusahaan untuk mendapatkan talenta terbaik melalui media online.

Dino Martin, CEO
Setelah mengambil alih Karir.com pada akhir 2014, Dino merubah perusahaan ini menjadi solusi rekruitmen total untuk pasar Indonesia. Dengan membawa pengalaman yang sudah lebih dari 18 tahun di berbagai industri seperti FMCG, telekomunikasi dan otomotif, dan 5 tahun terakhir di industri perekrutan. Dino memiliki latar belakang yang kuat dalam pengembangan bisnis, keuangan, serta penjualan dan pemasaran. Sebelumnya, Ia pernah menjabat sebagai Vice President, Sales and Marketing BMW, Marketing Manager L’ Oreal serta Brand Manager Ericsson.

 

Keterangan lebih lanjut hubungi:

Rizka Septiadi
Chief Marketing Officer
PT Karir Komunika Pratama
Jl. Bumi No. 10 Kebayoran Baru
Jakarta Selatan 12120
cika@karir.com
0811117627

%d bloggers like this: