Tips Karir

Karir Startup atau Perusahaan Besar, Pilihan Mana yang Terbaik?

Pinterest LinkedIn Tumblr

Startup dan perusahaan besar adalah tempat yang terbuka untuk tech talent. Dengan transformasi teknologi yang cepat, perusahaan manapun semakin perlu terlibat dalam ekosistem bisnis yang mencakup teknologi. Namun ketika harus memilih karir startup atau perusahaan besar, mana yang terbaik? 

Sebagian orang lebih memilih berkarir di perusahaan besar, sedangkan yang lain memilih peluang berkarir di startup. Bukan tanpa alasan, kami mencantumkan tiga alasan kamu harus mempertimbangkan startup sebagai pilihan karir.

Mengapa Harus Berkarir di Startup?

Berkarir di startup menjadi tujuan yang semakin umum di kalangan profesional muda. Meniti karir di startup memiliki daya pikat tersendiri. Startup menawarkan beberapa kelebihan yang menarik terutama bagi para lulusan baru.

“Haruskah saya memilih peluang karir startup?” Kami telah merangkum beberapa indikator yang dapat kamu gunakan untuk menjawab pertanyaan tersebut. Di bawah ini adalah tanda yang menunjukkan bahwa startup tempat yang cocok untukmu.

1. Peluang Belajar Hal Baru

Apakah kamu senang belajar tentang sesuatu yang baru? Jika ya, startup adalah jawabannya. Karir startup membuka peluang untuk belajar sambil berjalan seiring pertumbuhan perusahaan. Di startup kamu dapat belajar lebih banyak dengan mengamati kolega dan kepemimpinan perusahaan startup. Kamu juga dapat bekerja sama dengan para profesional terutama para IT Talent.

2. Kolaborasi yang Kuat

Jika kamu merupakan seorang pemain tim yang kolaboratif,  karir startup sangat cocok untuk kamu. Bisnis startup terdiri dari sedikit orang. Tim yang lebih kecil ini memberi kamu lebih banyak tanggung jawab untuk anggota tim. Ini juga berarti seiring pertumbuhan bisnis, tanggung jawab kamu juga mengalami kemajuan. Namun dengan tim yang lebih sedikit ini cenderung membentuk nilai kolaborasi yang lebih kuat. 

Read :  Kenapa sih Banyak Orang yang Makin Gemuk Ketika Bekerja?

3. Fleksibilitas dan Kebebasan

Fleksibilitas dan kebebasan hadir lebih banyak di perusahaan rintisan (startup) dibanding di korporasi. Di startup kamu memiliki kebebasan tentang kapan dan bagaimana kamu melakukan pekerjaan. Tentu saja ini bukan berarti kamu bisa bekerja tanpa tanggung jawab. Kamu dapat bertanggung jawab atas pekerjaan sesuai fleksibilitas waktu yang diinginkan. 

4. Kemajuan Karir yang Cepat

Kemajuan karir di startup bergerak lebih cepat. Startup mengharapkan karyawan untuk mengambil tanggung jawab lebih, menjadi pemecah masalah, dan memahami fungsi bisnis di luar peran pekerjaannya. Ini memberi para profesional kesempatan untuk memahami keseluruhan bisnis, berkontribusi pada laba, dan meningkatkan visibilitas mereka dalam bisnis dalam waktu yang sangat singkat. Dengan kata lain, karyawan startup dapat dipromosikan lebih cepat. Sehingga tidak mengherankan kita kerap melihat profesional yang relatif lebih muda dengan gelar “Vice President”.

Keterampilan yang Dibutuhkan untuk Karir Startup

Sekarang kamu mungkin berpikir bahwa karir startup cukup menarik untuk dipilih. Namun bagaimana cara membekali dirimu untuk berkembang di perusahaan startup? Inilah tiga keterampilan utama yang membantu pengembangan diri kamu di startup.

1. Problem Solving

Berkarir startup membawa kamu ke tempat di mana harus membuat keputusan yang cepat. Di sini kamu akan menemukan pengalaman yang menantang. Mulai dari berpikir tentang teknologi,  mengalahkan kompetitor, hingga mendapatkan dana dari investor.

2. Spesifik Skill IT

Sejatinya perusahaan startup adalah perusahaan yang berbasis teknologi. Oleh karena itu, karir startup identik dengan skill teknologi. Skill di bidang IT sangat penting bagi perusahaan startup. Beberapa skill di bidang IT yang paling dibutuhkan antara lain, Data Scientist, Development Operations Engineer, Full-Stack Developer, dan IT Security Specialist.

Read :  Belajar Bahasa Mandarin untuk Percakapan Sehari-hari

3. Riset dan Analisis Data

Selain teknologi, startup juga identik dengan data. Untuk merintis perusahaan baru dibutuhkan data yang sangat beragam seperti data customers dan client. Oleh karena itu, sangat penting memiliki kemampuan meriset dan menganalisis data. Aktivitas riset dan analisis ini tidak berhenti di tahap permulaan saja. Hampir semua tahap pertumbuhan bisnis startup membutuhkan dua aktivitas tersebut. 

Dengan pesatnya pertumbuhan perusahaan rintisan, berkarir di startup memiliki banyak keuntungan. Jadi, apakah kamu sudah menentukan karir startup yang kamu incar? Dapatkan berbagai lowongan kerja di bidang IT hanya di Karir.com. Jika kamu membutuhkan rekomendasi pekerjaan klik di sini! Selamat berkarir!

Hai! Saya Masriah Hasan, seorang yang bersemangat menerbitkan konten berdasarkan riset tentang karir, bisnis, pendidikan, dan lain-lain.