Dikenal sebagai Chief Operating Officer (COO) SiCepat, bagaimana pengalaman Murwanto merintis bisnis ekspedisi mulai dari nol?

Berawal dari kekecewaannya terhadap kualitas pelayanan dari salah satu jasa ekspedisi, kini Murwanto sukses berkarier sebagai Chief Operating Officer (COO) SiCepat. Jauh sebelum bergabung menjadi bagian dari SiCepat, Murwanto merupakan seorang pegawai di pabrik plastik bernama PT. Bari Plastic. 

Perjalanan Karier Murwanto Sebelum Menjadi Bagian dari SiCepat

Kariernya sebagai staf PT. Bari Plastic dimulai pada tahun 2001. Saat itu pria yang hobi bermain badminton ini mendapatkan tugas untuk merawat mesin-mesin yang ada di pabrik. Lambat laun, berkat kinerjanya yang bagus, Murwanto pun naik ke level manajer, hingga akhirnya berhasil menjabat sebagai Vice President (VP) selama 5 tahun. 

Sadar kariernya di PT. Bari Plastic sudah mencapai puncak, pada tahun 2010 Murwanto  mengundur diri demi mencari pekerjaan yang lebih menantang untuk dirinya. Sekitar tahun 2011-2013, Murwanto mencoba peruntungan dengan membuka bisnis online bersama The Kim Hai yang saat ini dikenal sebagai pendiri SiCepat. 

Dalam perjalanannya mengurus bisnis online, ia dan The Kim Hai mulai menghadapi sejumlah masalah, salah satunya adalah pelayanan ekspedisi yang buruk. Tak ingin mengecewakan pelanggan, Murwanto lalu memutuskan untuk mengirim sendiri barang dagangannya ke konsumen. 

Berawal dari pengalaman tersebut, Murwanto akhirnya banting setir untuk mendirikan bisnis ekspedisi sendiri bersama The Kim Hai yang kemudian dikenal dengan nama SiCepat.

Pengalaman Merintis Bisnis Ekspedisi Mulai dari Nol

Membangun SiCepat bukannya tanpa kendala. Di awal pendiriannya, SiCepat harus bersaing dengan perusahaan ekspedisi lain. Meski nama SiCepat belum dikenal masyarakat luas dan pelanggannya masih terbatas, hal tersebut tak lantas membuat Murwanto menyerah untuk menjadikan SiCepat sebagai ekspedisi terbesar di Indonesia.  

Murwanto sendiri melihat bahwa bisnis ekspedisi mempunyai potensi besar untuk sukses. Bukan tanpa alasan, menurutnya tren belanja online masyarakat Indonesia semakin meningkat dari hari ke hari hingga berpengaruh pada naiknya angka pengiriman di bidang logistik. 

Supaya memiliki nilai plus di mata pelanggan dan di antara jasa ekspedisi lainnya, Murwanto pun mencetuskan layanan menjemput paket yang akan dikirim langsung ke rumah pelanggan atau saat ini dikenal dengan istilah layanan pick-up

Berkat ide cemerlangnya tersebut, SiCepat berhasil menjadi ekspedisi pertama yang menawarkan layanan pick-up. Inilah yang kemudian membawa SiCepat lebih unggul dari jasa ekspedisi lainnya. 

Menciptakan Lingkungan Kerja yang Positif adalah Kunci

Saat merintis SiCepat Murwanto tidak hanya fokus pada inovasi pelayanan, tetapi dia juga berusaha membangun internal SiCepat. Melihat angka pengiriman yang terus meningkat, menurutnya SiCepat perlu didukung tim yang solid. 

Tim yang solid hanya bisa terwujud jika para pemimpin di lapangan dapat diandalkan. Di sisi lain, tim yang solid akan terbentuk jika orang-orang di dalamnya disiplin saat menjalankan kegiatan operasional. Apalagi kegiatan operasional menjadi jantung dari bisnis SiCepat ini. 

Dalam memimpin, Murwanto menjadikan The Kim Hai sebagai panutannya. Baginya sosok The Kim Hai adalah pemimpin yang tegas, disiplin, fleksibel, dan juga hebat. Berkaca dari The Kim Hai, Murwanto berusaha menjadi figur yang tegas dan disiplin agar bisa membangun kekompakan tim. 

Selain itu, Murwanto juga ikut andil dalam mendidik mental karyawannya supaya bisa menjadi pribadi yang jujur dan berintegritas. Tak lupa, ia pun selalu berusaha untuk menciptakan lingkungan kerja yang positif agar timnya lebih produktif dan meminimalisir konflik yang tidak perlu.  

Selama bekerja di SiCepat, pria yang gemar mengisi waktu luangnya dengan berolahraga ini mengaku merasakan banyak tantangan. Meski begitu, hal tersebut justru dipandang positif oleh Murwanto. Ia menilai lingkungan kerjanya saat ini terasa lebih seru jika dibandingkan ketika ia bertugas mengurus mesin di PT. Bari Plastic.

Pada satu momen Murwanto pernah melihat tim merasa keteteran dalam menangani angka pengiriman yang tinggi. Akhirnya perusahaan pun melakukan rekrutmen di seluruh Indonesia. Ketika proses rekrutmen, poin yang menantang adalah mencari orang yang mampu menjaga performanya selama bekerja. 

Tantangan lainnya adalah SOP yang terus berubah setiap terjadi penambahan volume karyawan yang lebih dari lima puluh ribu. Lingkungan kerja yang dinamis seperti ini dianggap lebih menyenangkan oleh Murwanto dibandingkan saat-saat ia bekerja di perusahaan sebelumnya.

Sebagai penutup, Murwanto juga memberikan pesan kepada para profesional lainnya bahwa kenyamanan konsumen adalah nomor satu jika ingin mengembangkan suatu perusahaan.   

0 CommentsClose Comments

Leave a Reply

IMG_7088
Booth Emtek Group dalam Karir.com Kickoff dan Expo di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Rabu-Kamis (27-28/5/2015).

SIARAN PERS

Untuk Segera Dipublikasikan

Jakarta, 27 Mei 2015

Karir.com, Portal Karir Pertama Indonesia Ingin Menjadi Aset Bangsa
Menandai Kickoff dengan Identitas Baru

Sejak diakuisisi Emtek Group pada Desember 2014, portal karir pertama di Indonesia, Karir.com, mulai membenahi manajemen dan melakukan sejumlah perubahan secara signifikan. Di bawah komando CEO Dino Martin yang memiliki pengalaman di berbagai industri selama lebih dari 18 tahun di bidang business development, finance, sales & marketing, dan recruitment solution, karir.com akan bertransformasi menjadi portal pilihan terbaik yang mampu menghubungkan talenta dengan opportunity sehingga menjadikan para professional lebih efektif dan sukses dalam berkarir. Dengan menjadi portal pilihan ini, Karir.com akan mampu memberikan solusi total untuk keperluan rekrutmen dan sumber daya manusia bagi perusahaan.

Mimpi Karir.com ternyata lebih tinggi. “Visi kami jauh lebih tinggi. Kami ingin menjadi aset bangsa yang mampu membantu Indonesia menjadi kekuatan ekonomi dunia,” jelas Dino Martin, CEO Karir.com. “Pekerjaan rumah bangsa ini dari berbagai studi dan laporan yang ada jelas sekali, yaitu sumber daya manusianya,” tambah Dino lagi. Dengan platform, fitur-fitur, dan database yang terus dikembangkan, ke depannya bukan tidak mungkin karir.com dapat memberikan digital economic mapping bagi Indonesia.

Dalam kesempatan ini, Karir.com juga berbagi hasil survei mereka yang dilakukan selama 5 bulan terakhir. “61% profesional menjadikan internet sebagai sumber utama untuk mendapatkan informasi karir, sementara 29% mendapatkan informasi dari teman, 6% dari info lowongan karir di koran,” tutur Dino.

Hasil temuan Karir.com melalui survei “Potret Perilaku Profesional Berdasarkan Usia dan Level Pekerjaan di Kota-Kota Besar di Indonesia” kepada 6.530 responden inilah yang mendorong Dino ingin mengajak para praktisi dan profesional HR untuk mulai memikirkan upaya-upaya solutif dan kreatif demi mempertahankan kinerja karyawan terbaiknya.

Survei tersebut juga memberikan paparan dan informasi berharga bagi pelaku HR, seperti tingkat kenyamanan bekerja, kepuasan gaji, faktor-faktor yang membuat para profesional terus berkarya di perusahaannya, hingga lama kerja seseorang sebelum akhirnya berpikir untuk berpindah karir.

“Yang menarik, secara umum profesional Indonesia berpikir akan pindah karir setelah 2 tahun ke atas. Namun, jika dianalisa berdasarkan usia, ternyata mereka yang berusia 20 hingga 25 tahun dan di level staf memiliki tingkat persentase untuk pindah dalam jangka waktu 6-12 bulan. Lebih singkat,” jelas Dino lagi, “Ini artinya, perusahaan harus bisa memberikan proper induction, dimana karyawan yang baru bergabung dapat menjadi bagian dari visi besar perusahaan,” papar Dino lagi.

Berdasarkan survei tersebut juga kenyamanan bekerja menjadi faktor dominan bagi para profesional di Indonesia, disusul oleh jenjang karir dan lokasi perusahaan. Namun, ketika dianalisa berdasarkan gender, potret ini berubah. Kaum perempuan lebih mementingkan lokasi perusahaan daripada jenjang karir. Inilah sebagian kecil dari hasil survei Karir.com bagi pelaku HR di Indonesia.

Untuk menjadi portal karir pilihan di Indonesia, kini tampilan situs Karir.com pun dibuat menjadi lebih progresif, modern dan dinamis, dengan fitur-fitur yang memudahkan para pencari karir dan perusahaan. “Dengan situs yang baru, kami ingin mengajak user untuk tidak hanya memikirkan tentang pekerjaannya saat ini namun lebih ke karir mereka,” tutur Rizka Septiadi, Chief Marketing Officer Karir.com. “Ini soal personal branding. Kami ingin mereka mampu menunjukkan potensi dan kualitasnya melalui tampilan baru Karir.com,” tambahnya.

Rizka, atau yang kerap disapa Cika, menambahkan bahwa perusahaan pun kini lebih mudah mencari kandidat yang tepat untuk perusahaannya.

Ratih Pulkeria, Product Manager Karir.com, mengatakan, “Karir.com yang baru akan terus berevolusi untuk memenuhi keinginan pengguna, baik pencari karir maupun perusahaan. Tim engineering kami yang solid dan kuat menciptakan mesin yang mampu merespon cepat dan interface yang lebih interaktif.”

Hingga April 2015, situs Karir.com telah mendapat 2 juta kunjungan per bulan, 1,3 juta qualified resume dan 33.000 perusahaan baik lokal maupun multinasional ada dalam database-nya.

Menandai kickoff desain barunya, di saat bersamaan, Karir.com menyelenggarakan Karir.com Expo 27-28 Mei 2015 di Balai Kartini, dengan lebih dari 1.000 opportunities di 80 perusahaan.

Karir.com merupakan portal asli milik Indonesia dan memiliki visi menjadi aset bangsa. “Karir.com milik Indonesia, dari Indonesia dan bagi Indonesia,” tutup Dino Martin.

***

Tentang Karir.com
Karir.com adalah Portal Karir pertama di Indonesia, berdiri tahun 1999. Sejak Desember 2014 Karir.com menjadi bagian dari Emtek Group, sebuah grup dengan 3 divisi bisnis utama: Media, Telekomunikasi & Solusi IT, dan Konektivitas. Beberapa portofolio Media Online Emtek: Liputan6.com, lakupon.com, vidio.com, dan kini Karir.com – menyediakan layanan bagi perusahaan untuk mendapatkan talenta terbaik melalui media online.

Dino Martin, CEO
Setelah mengambil alih Karir.com pada akhir 2014, Dino merubah perusahaan ini menjadi solusi rekruitmen total untuk pasar Indonesia. Dengan membawa pengalaman yang sudah lebih dari 18 tahun di berbagai industri seperti FMCG, telekomunikasi dan otomotif, dan 5 tahun terakhir di industri perekrutan. Dino memiliki latar belakang yang kuat dalam pengembangan bisnis, keuangan, serta penjualan dan pemasaran. Sebelumnya, Ia pernah menjabat sebagai Vice President, Sales and Marketing BMW, Marketing Manager L’ Oreal serta Brand Manager Ericsson.

 

Keterangan lebih lanjut hubungi:

Rizka Septiadi
Chief Marketing Officer
PT Karir Komunika Pratama
Jl. Bumi No. 10 Kebayoran Baru
Jakarta Selatan 12120
cika@karir.com
0811117627

%d bloggers like this: