Sumber tahun 2015 menuliskan bahwa kurang lebih 600.000 situs di dunia dibangun menggunakan Ruby, di antaranya GitHub, Hulu, Twitter, Yammer, Scribd, Basecamp, Shopify dan Airbnb.

Mengapa Ruby begitu populer? Apa kelebihannya dibandingkan bahasa pemrograman lain? Berikut rangkumannya dari upwork.com, codeconquest.com, github.io, allerin.com.

Ruby merupakan bahasa pemrograman open-source yang didesain sederhana dan mudah digunakan. Syntax Ruby jauh lebih natural dibandingkan bahasa pemrograman lainnya, yang berarti lebih mudah dibaca dan dipahami.

Meski Ruby on Rails (RoR) lebih populer daripada Ruby, banyak yang mengira bahwa keduanya merupakan hal yang sama. RoR adalah framework pengembangan yang dibangun menggunakan bahasa pemrograman Ruby. RoR merupakan framework yang digunakan untuk membangun aplikasi berbasis web yang membutuhkan solusi database dinamis. Beberapa tipe situs yang dibangun menggunakan RoR di antaranya media sosial, Wiki, blog, dan berbagai Content Management System (CMS).

Apa yang membuat Ruby berkembang pesat? Banyak developer yang menggunakannya dan dukungan dari banyak komunitas pemrograman di dunia.

Salah satu bahasa pemrograman yang diadaptasi dengan cepat oleh banyak perusahaan di dunia sejak 2013 ini diciptakan tahun 1995, dan merupakan bahasa pemrograman object-oriented atau segala sesuatu dianggap sebagai obyek. Bahasa pemrograman ini dipengaruhi oleh beberapa bahasa pemrograman lain, seperti C++, Perl dan Java.

Ruby ideal untuk kolaborasi, kecepatan dan bisnis yang menginginkan bahasa pemrograman yang mampu berpikir dan di saat yang sama bergerak cepat, sehingga sangat cocok untuk situs-situs atau aplikasi dengan traffic dan kecepatan tinggi. Filosofi di balik Ruby adalah “do more with less,” yang memberikan developer lebih banyak kebebasan dan fleksibilitas, juga lebih dari satu pilihan — kelebihan yang diadaptasi dari Perl.

Karakteristik Ruby yang ekspresif, efisien, elegan dan kuat, juga memberi banyak ruang untuk creative coding, update berkala, keleluasaan, fleksibilitas, juga kode yang mudah dibaca, menjadi alasan mengapa developer menyukai Ruby.

Ruby Koans merupakan salah satu alat pembelajaran Ruby yang dikembangkan Jim Weirich dan Joe O’Brien. “Koan” pada dasarnya adalah serangkaian latihan untuk memahami dasar-dasar bahasa Ruby. Setelah meng-instal software dan mempejalari dasar-dasarnya, ada beberapa tes untuk mendalami syntax, struktur dan fungsi umum.

KMKOnline, tim pengembang BBM, Liputan6.com, Vidio.com, Bintang.com, Klikdokter.com dan berbagai produk digital EMTEK Group lainnya menyelenggarakan workshop Ruby Koans gratis di Jakarta, Bogor, Bandung dan Surabaya. Daftar di sini.

Kelebihan Ruby dibandingkan PHP, Perl dan Java:

Ruby VS PHP

  • RoR memiliki baris coding yang lebih sedikit
  • Testing code RoR lebih sederhana
  • Struktur RoR lebih bersih sehingga memudahkan kolaborasi
  • Beberapa framework seperti Zend, Codeigniter dan CakePHP support PHP, sedangkan framework lain seperti Vintage, Sinatra dan Rails support Ruby

Ruby VS Perl

  • Ruby lebih object-oriented
  • Ruby memiliki lebih banyak third-party library

Ruby VS Java

  • Jumlah baris Ruby lebih sedikit sehingga memperbaiki bug dan pengembangan lebih cepat
  • Kode Ruby dapat diinterpretasikan dan tidak membutuhkan kompilasi
  • Ruby lebih fleksibel dan lebih mudah dibaca
  • Java membutuhkan strict C syntax, sedangkan Ruby memberi kebebasan programmer untuk menerapkan beberapa kode
  • Ruby tidak memerlukan type declaration, programmer dapat membubuhkan nama pada variabel sebanyak diperlukan
  • Java dan Ruby dapat digunakan bersamaan dan saling melengkapi. JRuby adalah salah satu implementasi bahasa pemrograman Ruby pada Java Virtual Machine.

 

Baca juga:

Junita, Engineer Perempuan Pertama di Timnya

Ikuti Tech Talk bersama Engineer di Balik BBM, Liputan6.com, dll

Apa dan Bagaimana menjadi 10X Engineer?

Telah Dibuka! Pendaftaran 10X Engineer dan Tech Talk bersama KMKOnline

1 CommentClose Comments

Leave a Reply

IMG_7088
Booth Emtek Group dalam Karir.com Kickoff dan Expo di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Rabu-Kamis (27-28/5/2015).

SIARAN PERS

Untuk Segera Dipublikasikan

Jakarta, 27 Mei 2015

Karir.com, Portal Karir Pertama Indonesia Ingin Menjadi Aset Bangsa
Menandai Kickoff dengan Identitas Baru

Sejak diakuisisi Emtek Group pada Desember 2014, portal karir pertama di Indonesia, Karir.com, mulai membenahi manajemen dan melakukan sejumlah perubahan secara signifikan. Di bawah komando CEO Dino Martin yang memiliki pengalaman di berbagai industri selama lebih dari 18 tahun di bidang business development, finance, sales & marketing, dan recruitment solution, karir.com akan bertransformasi menjadi portal pilihan terbaik yang mampu menghubungkan talenta dengan opportunity sehingga menjadikan para professional lebih efektif dan sukses dalam berkarir. Dengan menjadi portal pilihan ini, Karir.com akan mampu memberikan solusi total untuk keperluan rekrutmen dan sumber daya manusia bagi perusahaan.

Mimpi Karir.com ternyata lebih tinggi. “Visi kami jauh lebih tinggi. Kami ingin menjadi aset bangsa yang mampu membantu Indonesia menjadi kekuatan ekonomi dunia,” jelas Dino Martin, CEO Karir.com. “Pekerjaan rumah bangsa ini dari berbagai studi dan laporan yang ada jelas sekali, yaitu sumber daya manusianya,” tambah Dino lagi. Dengan platform, fitur-fitur, dan database yang terus dikembangkan, ke depannya bukan tidak mungkin karir.com dapat memberikan digital economic mapping bagi Indonesia.

Dalam kesempatan ini, Karir.com juga berbagi hasil survei mereka yang dilakukan selama 5 bulan terakhir. “61% profesional menjadikan internet sebagai sumber utama untuk mendapatkan informasi karir, sementara 29% mendapatkan informasi dari teman, 6% dari info lowongan karir di koran,” tutur Dino.

Hasil temuan Karir.com melalui survei “Potret Perilaku Profesional Berdasarkan Usia dan Level Pekerjaan di Kota-Kota Besar di Indonesia” kepada 6.530 responden inilah yang mendorong Dino ingin mengajak para praktisi dan profesional HR untuk mulai memikirkan upaya-upaya solutif dan kreatif demi mempertahankan kinerja karyawan terbaiknya.

Survei tersebut juga memberikan paparan dan informasi berharga bagi pelaku HR, seperti tingkat kenyamanan bekerja, kepuasan gaji, faktor-faktor yang membuat para profesional terus berkarya di perusahaannya, hingga lama kerja seseorang sebelum akhirnya berpikir untuk berpindah karir.

“Yang menarik, secara umum profesional Indonesia berpikir akan pindah karir setelah 2 tahun ke atas. Namun, jika dianalisa berdasarkan usia, ternyata mereka yang berusia 20 hingga 25 tahun dan di level staf memiliki tingkat persentase untuk pindah dalam jangka waktu 6-12 bulan. Lebih singkat,” jelas Dino lagi, “Ini artinya, perusahaan harus bisa memberikan proper induction, dimana karyawan yang baru bergabung dapat menjadi bagian dari visi besar perusahaan,” papar Dino lagi.

Berdasarkan survei tersebut juga kenyamanan bekerja menjadi faktor dominan bagi para profesional di Indonesia, disusul oleh jenjang karir dan lokasi perusahaan. Namun, ketika dianalisa berdasarkan gender, potret ini berubah. Kaum perempuan lebih mementingkan lokasi perusahaan daripada jenjang karir. Inilah sebagian kecil dari hasil survei Karir.com bagi pelaku HR di Indonesia.

Untuk menjadi portal karir pilihan di Indonesia, kini tampilan situs Karir.com pun dibuat menjadi lebih progresif, modern dan dinamis, dengan fitur-fitur yang memudahkan para pencari karir dan perusahaan. “Dengan situs yang baru, kami ingin mengajak user untuk tidak hanya memikirkan tentang pekerjaannya saat ini namun lebih ke karir mereka,” tutur Rizka Septiadi, Chief Marketing Officer Karir.com. “Ini soal personal branding. Kami ingin mereka mampu menunjukkan potensi dan kualitasnya melalui tampilan baru Karir.com,” tambahnya.

Rizka, atau yang kerap disapa Cika, menambahkan bahwa perusahaan pun kini lebih mudah mencari kandidat yang tepat untuk perusahaannya.

Ratih Pulkeria, Product Manager Karir.com, mengatakan, “Karir.com yang baru akan terus berevolusi untuk memenuhi keinginan pengguna, baik pencari karir maupun perusahaan. Tim engineering kami yang solid dan kuat menciptakan mesin yang mampu merespon cepat dan interface yang lebih interaktif.”

Hingga April 2015, situs Karir.com telah mendapat 2 juta kunjungan per bulan, 1,3 juta qualified resume dan 33.000 perusahaan baik lokal maupun multinasional ada dalam database-nya.

Menandai kickoff desain barunya, di saat bersamaan, Karir.com menyelenggarakan Karir.com Expo 27-28 Mei 2015 di Balai Kartini, dengan lebih dari 1.000 opportunities di 80 perusahaan.

Karir.com merupakan portal asli milik Indonesia dan memiliki visi menjadi aset bangsa. “Karir.com milik Indonesia, dari Indonesia dan bagi Indonesia,” tutup Dino Martin.

***

Tentang Karir.com
Karir.com adalah Portal Karir pertama di Indonesia, berdiri tahun 1999. Sejak Desember 2014 Karir.com menjadi bagian dari Emtek Group, sebuah grup dengan 3 divisi bisnis utama: Media, Telekomunikasi & Solusi IT, dan Konektivitas. Beberapa portofolio Media Online Emtek: Liputan6.com, lakupon.com, vidio.com, dan kini Karir.com – menyediakan layanan bagi perusahaan untuk mendapatkan talenta terbaik melalui media online.

Dino Martin, CEO
Setelah mengambil alih Karir.com pada akhir 2014, Dino merubah perusahaan ini menjadi solusi rekruitmen total untuk pasar Indonesia. Dengan membawa pengalaman yang sudah lebih dari 18 tahun di berbagai industri seperti FMCG, telekomunikasi dan otomotif, dan 5 tahun terakhir di industri perekrutan. Dino memiliki latar belakang yang kuat dalam pengembangan bisnis, keuangan, serta penjualan dan pemasaran. Sebelumnya, Ia pernah menjabat sebagai Vice President, Sales and Marketing BMW, Marketing Manager L’ Oreal serta Brand Manager Ericsson.

 

Keterangan lebih lanjut hubungi:

Rizka Septiadi
Chief Marketing Officer
PT Karir Komunika Pratama
Jl. Bumi No. 10 Kebayoran Baru
Jakarta Selatan 12120
cika@karir.com
0811117627

%d bloggers like this: