Dalam dunia kerja, membangun networking atau jejaring profesional merupakan sbeuah hal yang penting. Ini tentunya menyangkut kepada reputasi dan juga tuntutan kerja yang membutuhkan relasi yang cukup luas.

Lalu mengapa para fresh graduates juga harus mulai membangun networking juga?

Mulai Di Bangku Kuliah

Membangun networking sebenarnya memang tidak perlu ketika memasuki dunia kerja. Kamu bisa memulai untuk mencari koneksi sejak dari bangkau kuliah.

Koneksi ini bisa dicari dengan mengikuti berbagai macam kegiatan yang bisa dilakukan ketika masih berada di bangku kuliah. Misalnya dengan mengikuti kegiatan UKM atau juga kegiatan Himpunan.

Cara lain yang bisa digunakan adalah dengan mengikuti kegiatan workshop atau juga volunteering yang biasanya banyak dibuka untuk mahasiswa.

Bagaimana Cara Membangun Networking Yang Baik?

Untuk membangun networking memang tidak mudah terutama bagi fresh graduates. Tetapi, kamu juga tidak perlu buru-buru dalam membuat networking ini karena jalan karir setiap orang pun pasti berbeda-beda.

Untuk langkah awal untuk membangun networking adalah dengan menentukan tujuan dari membuat networking itu sendiri. Bila dari awal kamu hanya berniat untuk gaya-gayaan saja, tapi bisa memanfaatkan dengan baik maka akan percuma.

Buatlah tujuan networking yang akan kamu buat dengan jelas misalnya untuk menjadi mentor, melakukan kegiatan khusus dan sebagainya.  Setelah itu kalian bisa mencari -orangorang yang menurut kalian sesuai dengan tujuan tersebut. Bukalah selebar mungkin pintu networking yang kalian buat karena semakin banyak akan semakin bagus.

Tetapi tetaplah berpatokan pada tujuan awal tadi sehingga networking yang kamu buat tidak memiliki deviasi yang baik. Sebelum kalian berusaha untuk mendekati orang tertentu, sadarlah dengan cara bersikap kita untuk mendekati orang tersebut. Sikap saat kita dengan networking yang satu tingkat dengan tingkatan yang lebih atas atau bawah tentunya harus berbeda.

Treatment inilah yang nantinya bisa menentukan sejauh mana networking yang kita buat akan bernilai. Memang kita tidak bisa berharap semua orang akan berlaku baik dan bisa menerima kita apa adanya. Setidaknya bila kamu berbuat baik dan sopan, kamu sudah mendapatkan penilaian yang cukup baik dari orang tersebut.

Baca Juga : Jangan Khawatir Image Anda Rusak, Begini Cara Tolak Tawaran Kerja yang Sopan

Memanfaatkan Networking Dalam Karir

Memanfaatkan networking dalam karir memang tidak bisa seenaknya. Karena menyangkut persoalan dan kebutuhan orang lain juga yang tidak bisa dihindari.

Tetapi hal ini akan menjadi mudah saat kamu dan networking yang kamu miliki memiliki tujuan yang sama. Carilah orang-prang yang memiliki pekerjaan atau kesenangan yang sama akan suatu hal. Buatlah grup yang lebih kecil dari networking yang kamu punya dan mulailah  untuk mengemukakan ide yang kamu punya.

Seluruh proses tadi tentunya memang tidak mudah dan membutuhkan banyak kepercayaan diri. Tidak perlu tergesar harus memiliki jaringan profesional yang banyak dengan waktu yang singkat. Mulailah secara perlahan dan bertingkat tetapi pastikan kamu melakukannya sejak awal karir sehingga jaringan yang kamu buat bisa bertahan lebih lama.

Nah, sudah mulai terbayang untuk membuat networking profesional di masa depan?

Baca Juga : Empat Kesalahan Fresh Graduate Dalam Mengelola Keuangan

 

1 CommentClose Comments

Leave a Reply

IMG_7088
Booth Emtek Group dalam Karir.com Kickoff dan Expo di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Rabu-Kamis (27-28/5/2015).

SIARAN PERS

Untuk Segera Dipublikasikan

Jakarta, 27 Mei 2015

Karir.com, Portal Karir Pertama Indonesia Ingin Menjadi Aset Bangsa
Menandai Kickoff dengan Identitas Baru

Sejak diakuisisi Emtek Group pada Desember 2014, portal karir pertama di Indonesia, Karir.com, mulai membenahi manajemen dan melakukan sejumlah perubahan secara signifikan. Di bawah komando CEO Dino Martin yang memiliki pengalaman di berbagai industri selama lebih dari 18 tahun di bidang business development, finance, sales & marketing, dan recruitment solution, karir.com akan bertransformasi menjadi portal pilihan terbaik yang mampu menghubungkan talenta dengan opportunity sehingga menjadikan para professional lebih efektif dan sukses dalam berkarir. Dengan menjadi portal pilihan ini, Karir.com akan mampu memberikan solusi total untuk keperluan rekrutmen dan sumber daya manusia bagi perusahaan.

Mimpi Karir.com ternyata lebih tinggi. “Visi kami jauh lebih tinggi. Kami ingin menjadi aset bangsa yang mampu membantu Indonesia menjadi kekuatan ekonomi dunia,” jelas Dino Martin, CEO Karir.com. “Pekerjaan rumah bangsa ini dari berbagai studi dan laporan yang ada jelas sekali, yaitu sumber daya manusianya,” tambah Dino lagi. Dengan platform, fitur-fitur, dan database yang terus dikembangkan, ke depannya bukan tidak mungkin karir.com dapat memberikan digital economic mapping bagi Indonesia.

Dalam kesempatan ini, Karir.com juga berbagi hasil survei mereka yang dilakukan selama 5 bulan terakhir. “61% profesional menjadikan internet sebagai sumber utama untuk mendapatkan informasi karir, sementara 29% mendapatkan informasi dari teman, 6% dari info lowongan karir di koran,” tutur Dino.

Hasil temuan Karir.com melalui survei “Potret Perilaku Profesional Berdasarkan Usia dan Level Pekerjaan di Kota-Kota Besar di Indonesia” kepada 6.530 responden inilah yang mendorong Dino ingin mengajak para praktisi dan profesional HR untuk mulai memikirkan upaya-upaya solutif dan kreatif demi mempertahankan kinerja karyawan terbaiknya.

Survei tersebut juga memberikan paparan dan informasi berharga bagi pelaku HR, seperti tingkat kenyamanan bekerja, kepuasan gaji, faktor-faktor yang membuat para profesional terus berkarya di perusahaannya, hingga lama kerja seseorang sebelum akhirnya berpikir untuk berpindah karir.

“Yang menarik, secara umum profesional Indonesia berpikir akan pindah karir setelah 2 tahun ke atas. Namun, jika dianalisa berdasarkan usia, ternyata mereka yang berusia 20 hingga 25 tahun dan di level staf memiliki tingkat persentase untuk pindah dalam jangka waktu 6-12 bulan. Lebih singkat,” jelas Dino lagi, “Ini artinya, perusahaan harus bisa memberikan proper induction, dimana karyawan yang baru bergabung dapat menjadi bagian dari visi besar perusahaan,” papar Dino lagi.

Berdasarkan survei tersebut juga kenyamanan bekerja menjadi faktor dominan bagi para profesional di Indonesia, disusul oleh jenjang karir dan lokasi perusahaan. Namun, ketika dianalisa berdasarkan gender, potret ini berubah. Kaum perempuan lebih mementingkan lokasi perusahaan daripada jenjang karir. Inilah sebagian kecil dari hasil survei Karir.com bagi pelaku HR di Indonesia.

Untuk menjadi portal karir pilihan di Indonesia, kini tampilan situs Karir.com pun dibuat menjadi lebih progresif, modern dan dinamis, dengan fitur-fitur yang memudahkan para pencari karir dan perusahaan. “Dengan situs yang baru, kami ingin mengajak user untuk tidak hanya memikirkan tentang pekerjaannya saat ini namun lebih ke karir mereka,” tutur Rizka Septiadi, Chief Marketing Officer Karir.com. “Ini soal personal branding. Kami ingin mereka mampu menunjukkan potensi dan kualitasnya melalui tampilan baru Karir.com,” tambahnya.

Rizka, atau yang kerap disapa Cika, menambahkan bahwa perusahaan pun kini lebih mudah mencari kandidat yang tepat untuk perusahaannya.

Ratih Pulkeria, Product Manager Karir.com, mengatakan, “Karir.com yang baru akan terus berevolusi untuk memenuhi keinginan pengguna, baik pencari karir maupun perusahaan. Tim engineering kami yang solid dan kuat menciptakan mesin yang mampu merespon cepat dan interface yang lebih interaktif.”

Hingga April 2015, situs Karir.com telah mendapat 2 juta kunjungan per bulan, 1,3 juta qualified resume dan 33.000 perusahaan baik lokal maupun multinasional ada dalam database-nya.

Menandai kickoff desain barunya, di saat bersamaan, Karir.com menyelenggarakan Karir.com Expo 27-28 Mei 2015 di Balai Kartini, dengan lebih dari 1.000 opportunities di 80 perusahaan.

Karir.com merupakan portal asli milik Indonesia dan memiliki visi menjadi aset bangsa. “Karir.com milik Indonesia, dari Indonesia dan bagi Indonesia,” tutup Dino Martin.

***

Tentang Karir.com
Karir.com adalah Portal Karir pertama di Indonesia, berdiri tahun 1999. Sejak Desember 2014 Karir.com menjadi bagian dari Emtek Group, sebuah grup dengan 3 divisi bisnis utama: Media, Telekomunikasi & Solusi IT, dan Konektivitas. Beberapa portofolio Media Online Emtek: Liputan6.com, lakupon.com, vidio.com, dan kini Karir.com – menyediakan layanan bagi perusahaan untuk mendapatkan talenta terbaik melalui media online.

Dino Martin, CEO
Setelah mengambil alih Karir.com pada akhir 2014, Dino merubah perusahaan ini menjadi solusi rekruitmen total untuk pasar Indonesia. Dengan membawa pengalaman yang sudah lebih dari 18 tahun di berbagai industri seperti FMCG, telekomunikasi dan otomotif, dan 5 tahun terakhir di industri perekrutan. Dino memiliki latar belakang yang kuat dalam pengembangan bisnis, keuangan, serta penjualan dan pemasaran. Sebelumnya, Ia pernah menjabat sebagai Vice President, Sales and Marketing BMW, Marketing Manager L’ Oreal serta Brand Manager Ericsson.

 

Keterangan lebih lanjut hubungi:

Rizka Septiadi
Chief Marketing Officer
PT Karir Komunika Pratama
Jl. Bumi No. 10 Kebayoran Baru
Jakarta Selatan 12120
cika@karir.com
0811117627

%d bloggers like this: