Resume dibuat dengan tujuan untuk mendapatkan pekerjaan. Dengan resume, berarti kita sudah siap untuk mengikuti proses yang ada. Tapi bagaimana jika yang terjadi justru sebaliknya? Tak kunjung dapat pekerjaan karena salah menuliskan resume? Lima hal ini perlu kamu perhatikan agar tidak gagal dapat kerja:

  1. Menggunakan alamat email yang tidak jelas

alamat email tidak jelas.jpgMemilih nama email memang hak kita. Tetapi alamat email yang sulit diingat atau menggunakan istilah macam-macam akan mempersulit perekrut dalam proses seleksi. Sebaiknya, gunakan alamat email yang mudah dicari dan mencerminkan namamu.

  1. Terlalu banyak informasi dalam satu resume

Terlalu banyak informasi dalam satu resume.jpgKalau dulu, semakin panjang isi resume maka akan semakin bagus. Tapi, mengingat jaman semakin berkembang, dan keingintahuan yang serba instan, membuat perekrut mencari yang simple, kreatif, dan berbobot. Anda bisa mencantumkan informasi tambahan yang menarik bagi HRD, seperti achievement atau kemampuan dan ketertarikan Anda pada suatu bidang.

  1. Tidak jujur dalam menuliskan identitas

c3v88boorom-bench-accounting.jpgAlih-alih ingin membuat HRD tertarik, justru sebaliknya yang terjadi jika Anda mencantumkan identitas tidak jujur. Seperti menuliskan kemampuan atau kumpulan sertifikat yang sebenarnya tidak Anda miliki. Tetaplah jujur dalam membuat sebuah resume, karena resume merupakan tahap awal dalam proses rekrutmen.

  1. Resume tidak lengkap

resume tidak lengkap.jpgBagaimana HRD bisa tertarik kalau resume nya saja tidak lengkap? Resume itu diibaratkan seperti usaha awal, kalau diibaratkan dengan sebuah hubungan, resume adalah bentuk komitmen tertulis. Pastinya Anda ingin komitmen terbaik, apalagi jika menyangkut masa depan Anda.

  1. Tidak up-to-date dengan perubahan zaman

DSC05064.JPGKetika gerakan Go Green digalakan, segala aktivitas yang dapat merusak bumi dikurangi. Seperti, mengganti kantong plastik dengan goodie bag, atau mengganti resume berbentuk kertas menjadi resume online. Kenapa? Selain lebih praktis, resume online juga memiliki banyak keunggulan, kita bisa melamar kerja kapan pun, di mana pun, selain itu gratis lagi. Dan keuntungan bagi HRD yaitu dapat lebih mudah menemukan kandidat yang sesuai kriteria. Jadi, kalau jaman saja sudah memudahkan kita untuk dapat kerja, kenapa belum dicoba?

2 CommentsClose Comments

2 Comments

  • Clodia Store
    Posted December 27, 2016 at 11:32 pm 0Likes

    Jaman sekarang masih ada aja perusahaan yang minta kirim lamaran via POS 🙂

    • Aulia Rahmi
      Posted January 3, 2017 at 10:01 am 0Likes

      Hai Clodia, mungkin bisa coba kirim lamaran via online, lebih cepat, hemat, dan tepat! 🙂 Good luck.

Leave a Reply

IMG_7088
Booth Emtek Group dalam Karir.com Kickoff dan Expo di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Rabu-Kamis (27-28/5/2015).

SIARAN PERS

Untuk Segera Dipublikasikan

Jakarta, 27 Mei 2015

Karir.com, Portal Karir Pertama Indonesia Ingin Menjadi Aset Bangsa
Menandai Kickoff dengan Identitas Baru

Sejak diakuisisi Emtek Group pada Desember 2014, portal karir pertama di Indonesia, Karir.com, mulai membenahi manajemen dan melakukan sejumlah perubahan secara signifikan. Di bawah komando CEO Dino Martin yang memiliki pengalaman di berbagai industri selama lebih dari 18 tahun di bidang business development, finance, sales & marketing, dan recruitment solution, karir.com akan bertransformasi menjadi portal pilihan terbaik yang mampu menghubungkan talenta dengan opportunity sehingga menjadikan para professional lebih efektif dan sukses dalam berkarir. Dengan menjadi portal pilihan ini, Karir.com akan mampu memberikan solusi total untuk keperluan rekrutmen dan sumber daya manusia bagi perusahaan.

Mimpi Karir.com ternyata lebih tinggi. “Visi kami jauh lebih tinggi. Kami ingin menjadi aset bangsa yang mampu membantu Indonesia menjadi kekuatan ekonomi dunia,” jelas Dino Martin, CEO Karir.com. “Pekerjaan rumah bangsa ini dari berbagai studi dan laporan yang ada jelas sekali, yaitu sumber daya manusianya,” tambah Dino lagi. Dengan platform, fitur-fitur, dan database yang terus dikembangkan, ke depannya bukan tidak mungkin karir.com dapat memberikan digital economic mapping bagi Indonesia.

Dalam kesempatan ini, Karir.com juga berbagi hasil survei mereka yang dilakukan selama 5 bulan terakhir. “61% profesional menjadikan internet sebagai sumber utama untuk mendapatkan informasi karir, sementara 29% mendapatkan informasi dari teman, 6% dari info lowongan karir di koran,” tutur Dino.

Hasil temuan Karir.com melalui survei “Potret Perilaku Profesional Berdasarkan Usia dan Level Pekerjaan di Kota-Kota Besar di Indonesia” kepada 6.530 responden inilah yang mendorong Dino ingin mengajak para praktisi dan profesional HR untuk mulai memikirkan upaya-upaya solutif dan kreatif demi mempertahankan kinerja karyawan terbaiknya.

Survei tersebut juga memberikan paparan dan informasi berharga bagi pelaku HR, seperti tingkat kenyamanan bekerja, kepuasan gaji, faktor-faktor yang membuat para profesional terus berkarya di perusahaannya, hingga lama kerja seseorang sebelum akhirnya berpikir untuk berpindah karir.

“Yang menarik, secara umum profesional Indonesia berpikir akan pindah karir setelah 2 tahun ke atas. Namun, jika dianalisa berdasarkan usia, ternyata mereka yang berusia 20 hingga 25 tahun dan di level staf memiliki tingkat persentase untuk pindah dalam jangka waktu 6-12 bulan. Lebih singkat,” jelas Dino lagi, “Ini artinya, perusahaan harus bisa memberikan proper induction, dimana karyawan yang baru bergabung dapat menjadi bagian dari visi besar perusahaan,” papar Dino lagi.

Berdasarkan survei tersebut juga kenyamanan bekerja menjadi faktor dominan bagi para profesional di Indonesia, disusul oleh jenjang karir dan lokasi perusahaan. Namun, ketika dianalisa berdasarkan gender, potret ini berubah. Kaum perempuan lebih mementingkan lokasi perusahaan daripada jenjang karir. Inilah sebagian kecil dari hasil survei Karir.com bagi pelaku HR di Indonesia.

Untuk menjadi portal karir pilihan di Indonesia, kini tampilan situs Karir.com pun dibuat menjadi lebih progresif, modern dan dinamis, dengan fitur-fitur yang memudahkan para pencari karir dan perusahaan. “Dengan situs yang baru, kami ingin mengajak user untuk tidak hanya memikirkan tentang pekerjaannya saat ini namun lebih ke karir mereka,” tutur Rizka Septiadi, Chief Marketing Officer Karir.com. “Ini soal personal branding. Kami ingin mereka mampu menunjukkan potensi dan kualitasnya melalui tampilan baru Karir.com,” tambahnya.

Rizka, atau yang kerap disapa Cika, menambahkan bahwa perusahaan pun kini lebih mudah mencari kandidat yang tepat untuk perusahaannya.

Ratih Pulkeria, Product Manager Karir.com, mengatakan, “Karir.com yang baru akan terus berevolusi untuk memenuhi keinginan pengguna, baik pencari karir maupun perusahaan. Tim engineering kami yang solid dan kuat menciptakan mesin yang mampu merespon cepat dan interface yang lebih interaktif.”

Hingga April 2015, situs Karir.com telah mendapat 2 juta kunjungan per bulan, 1,3 juta qualified resume dan 33.000 perusahaan baik lokal maupun multinasional ada dalam database-nya.

Menandai kickoff desain barunya, di saat bersamaan, Karir.com menyelenggarakan Karir.com Expo 27-28 Mei 2015 di Balai Kartini, dengan lebih dari 1.000 opportunities di 80 perusahaan.

Karir.com merupakan portal asli milik Indonesia dan memiliki visi menjadi aset bangsa. “Karir.com milik Indonesia, dari Indonesia dan bagi Indonesia,” tutup Dino Martin.

***

Tentang Karir.com
Karir.com adalah Portal Karir pertama di Indonesia, berdiri tahun 1999. Sejak Desember 2014 Karir.com menjadi bagian dari Emtek Group, sebuah grup dengan 3 divisi bisnis utama: Media, Telekomunikasi & Solusi IT, dan Konektivitas. Beberapa portofolio Media Online Emtek: Liputan6.com, lakupon.com, vidio.com, dan kini Karir.com – menyediakan layanan bagi perusahaan untuk mendapatkan talenta terbaik melalui media online.

Dino Martin, CEO
Setelah mengambil alih Karir.com pada akhir 2014, Dino merubah perusahaan ini menjadi solusi rekruitmen total untuk pasar Indonesia. Dengan membawa pengalaman yang sudah lebih dari 18 tahun di berbagai industri seperti FMCG, telekomunikasi dan otomotif, dan 5 tahun terakhir di industri perekrutan. Dino memiliki latar belakang yang kuat dalam pengembangan bisnis, keuangan, serta penjualan dan pemasaran. Sebelumnya, Ia pernah menjabat sebagai Vice President, Sales and Marketing BMW, Marketing Manager L’ Oreal serta Brand Manager Ericsson.

 

Keterangan lebih lanjut hubungi:

Rizka Septiadi
Chief Marketing Officer
PT Karir Komunika Pratama
Jl. Bumi No. 10 Kebayoran Baru
Jakarta Selatan 12120
cika@karir.com
0811117627

%d bloggers like this: