Site icon Blog Karir.com

Prospek Kerja Antropologi yang Banyak Dibutuhkan

Asian Male working in Physical Scientist and Anthropology in biology science lab research study in human bone and skull.

Prospek kerja antropologi tidak begitu luas dan kurang cerah di era digital. Anggapan bahwa prospek karir jurusan antropologi terbilang sempit dan cenderung melahirkan pengangguran tidaklah benar.

Meski sepi peminat, jurusan antropologi juga memiliki prospek karir yang tak kalah bagus dengan jurusan lainnya. 

Pasalnya jurusan antropologi akan selalu dibutuhkan selama peradaban manusia terus berkembang. Jurusan antropologi memiliki basis kompetensi untuk melaksanakan berbagai metode penelitian lapangan baik kualitatif, kuantitatif, atau etnografi.

Lulusan jurusan antropologi juga memiliki bekal pengetahuan yang cukup tentang keragaman dan dinamika kehidupan bermasyarakat dan berbudaya. 

Peluang Kerja Jurusan Antropologi

Prospek jurusan antropologi bukan hanya terbuka di daerah-daerah terpencil. Lulusan antropologi juga punya prospek di instansi pendidikan, pemerintahan, atau perusahaan. Berikut prospek jurusan antropologi:

1. Instansi Pemerintah

Jurusan antropologi juga memiliki prospek karir di instansi pemerintah. Tenaga ahli antropologi banyak dibutuhkan dalam departemen pemerintahan. Contohnya di bidang riset, perencanaan, dan posisi manajerial.

Kesempatan menjadi PNS ini dibuka oleh beberapa lembaga negara. Misalnya Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional atau Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) sebagai Ahli Pertama Perencana. Setidaknya pengalaman 3 tahun menjadi prasyarat untuk melamar posisi tersebut. 

2. Etnografi Pemasaran

Prospek jurusan antropologi yang satu ini belum banyak diketahui. Etnografi pemasaran merupakan salah satu cabang ilmu antropologi. Profesi ini berperan untuk memproyeksikan perilaku konsumen terhadap suatu produk atau jasa.

Mereka akan mengadakan survei untuk meneliti pola-pola selera dan perilaku konsumen. Hasil survei dan riset tersebut akan digunakan dalam pengembangan untuk meningkatkan layanan dan kepuasan konsumen. 

3. Konservator Museum

Konservator merupakan orang yang melakukan pekerjaan konservasi untuk memastikan keterawatan koleksi museum. Konservator museum bukan hanya bekerja dalam pemeliharaan koleksi dari debu. Mereka juga melakukan tugas pengawasan termasuk mengkaji berbagai material di lalaboratorium, dan mendokumentasikan koleksi secara berkala. 

Selain berlatarbelakang pendidikan antropologi, Predikat konservator diraih melalui pendidikan non formal berupa pelatihan dan seminar tingkat nasional maupun internasional.

Tujuannya agar mereka  memiliki kualifikasi, tingkatan dan mempunyai kode etik serta uraian tugas yang jelas. Untuk mendukung hal ini, konservator aktif mengikuti perkembangan metode, bahan, dan teknologi yang diaplikasikan museum-museum di dunia. 

4. Arsiparis

Selain jurusan ilmu perpustakaan, peluang karir menjadi arsiparis juga terbuka bagi jurusan antropologi. Arsiparis bertugas menjaga dan melestarikan kualitas dokumen agar senantiasa bisa dimanfaatkan untuk riset dan edukasi generasi terkini.

Kelebihan jurusan antropologi pada bidang ini adalah mereka bisa lebih memahami nilai sejarah dan budaya sebuah dokumen. Museum dan lembaga kebudayaan seperti Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) menjadi tempat yang paling banyak membutuhkan profesi arsiparis.

5. Peneliti

Selain akademisi, opsi terbesar prospek terbaik Jurusan Antropologi tertuju pada bidang riset. Peluang menjadi peneliti cukup terbuka mengingat luasnya lahan yang tersedia di Indonesia beserta beraneka ragamnya suku yang terdapat di Indonesia.

Apalagi di Indonesia masih banyak suku terasing yang belum banyak dijelajahi lebih dalam. Para peneliti ini menjadi pihak yang berperan untuk melindungi khazanah budaya Indonesia.

6. Ahli Antropologi 

Ahli Antropologi dikenal dengan sebutan antropolog. Profesi ini berperan dalam memahami berbagai macam kebudayaan, proses perubahan sosial budaya, masalah yang terjadi dalam masyarakat, dan latar belakang perilaku manusia.

Dalam pekerjaannya, antropolog akan berkomunikasi dengan berbagai suku termasuk suku terasing untuk mempelajari tradisi, nilai-nilai yang dianut, cara produksi, dan sifat-sifat khusus manusia di lingkungan tersebut.

Profesi antropolog sangat menarik untuk kamu yang tertarik mempelajari kebudayaan manusia secara luas. Kamu bisa menjelajahi wilayah-wilayah di Indonesia bahkan di luar negeri. 

7. Dosen Antropologi

Prospek jurusan antropologi yang terakhir menjadi dosen.  Berbekal pengetahuan dan wawasan yang luas tentang ilmu antropologi membuka prospek besar lulusan antropologi menjadi Staf pengajar antropologi di Universitas.

Persyaratan menekuni profesi akademisi ini wajib memiliki gelar S2 jurusan yang linear di bidang antropologi. Dosen antropologi bekerja untuk mengajar di kelas, menerbitkan jurnal ilmiah, buku, dan mengawasi penelitian di laboratorium. 

Nah, itulah 7 prospek kerja antropologi yang bisa anda pertimbangkan. Gelar sarjana tidak membatasi juga tidak menjamin untuk memperoleh pekerjaan. Temukan pekerjaan Impian Anda di www.karir.com

Jangan lupa untuk selalu meningkatkan skill guna menopang perjalanan karirmu. Jalani perjalanan tersebut dengan penuh dedikasi. Semoga bermanfaat ya, Sobat Karir!