Profesi

Quality Assurance: Skill Wajib yang Harus Dimiliki Seorang Quality Assurance

Pinterest LinkedIn Tumblr

Karir.comQuality Assurance (QA) adalah sebuah posisi yang sangat diperlukan dalam sebuah perusahaan. Quality Assurance sendiri adalah pekerjaan untuk menyiapkan dan memastikan software aplikasi yang disiapkan perusahaan sudah berjalan dengan baik. Sebelum sebuah produk diluncurkan kepada publik, seorang Quality Assurance harus memastikan produk tersebut mampu berfungsi secara maksimal. 

Oleh sebab itu, ada beberapa skills wajib yang harus dimiliki oleh Quality Assurance, baik hard skills maupun soft skills. Jika kalian memiliki cita – cita untuk menjadi seorang Quality Assurance, yuk baca skills apa saja yang harus kalian persiapkan!

Hard Skills

1. 🎯 Menguasai Coding

Mengetahui dan menguasai Coding adalah skill penting yang harus dimiliki oleh Quality Assurance, karena Coding sangat diperlukan dalam menjalankan pekerjaan sehari – hari. Coding dapat membantu Quality Assurance untuk berkomunikasi dengan Product Developer secara lebih efektif. Sehingga produk yang sedang dipersiapkan dapat menjadi lebih baik. 

2.🎯 Menguasai Software Development Life Cycle (SDLC)

Software Development Life Cycle (SDLC) memiliki fungsi untuk membangun sebuah sistem informasi agar dapat berjalan dengan baik. Quality Assurance tidak dapat dipisahkan dengan Software Development Life Cycle, karena Quality Assurance memiliki life cyclenya sendiri yang berhubungan dengan Software Development Life Cycle

SLDC sendiri memiliki 6 tahapan untuk mencapai sebuah tujuan tertentu yang diharapkan sebuah perusahaan, seperti analisis sistem, analisis perancangan sistem, pembangunan sistem, pengujian sistem, implementasi, dan pemeliharaan sistem.

Read :  3 Jenjang Karir IT Support, Simak Detailnya!

3. 🎯 Memahami Proses Bug Tracking

Proses Bug Tracking adalah sebuah program yang memudahkan dalam melacak kesalahan yang terjadi pada sebuah sistem. Salah satu tugas Quality Assurance adalah menemukan bug atau kesalahan yang terjadi dalam sebuah sistem dan memperbaikinya. 

Ada beberapa tools yang dapat digunakan Quality Assurance dalam melakukan proses Bug Tracking yaitu ClickUp, SpiraTeam, BugHerd, Userback, Marker.io, Zoho bug tracker, Monday dan SmartSheet. 

4. 🎯 Mengetahui Software Engineering

Memiliki pengetahuan terkait dengan Software Engineering dapat membantu Quality Assurance dalam berkomunikasi dengan Engineer dan Programmer. Selain itu, pentingnya mengetahui Software Engineering adalah seorang Quality Assurance memiliki kemungkinan untuk menguji SQL Overview. SQL sendiri merupakan suatu bahasa yang digunakan dalam mengakses database. Oleh sebab itu, penting bagi seorang Quality Assurance setidaknya memiliki pengetahuan dasar tentang Software Engineering.

Soft Skills

1. 🎯 Memiliki Komunikasi yang Baik

Kemampuan komunikasi adalah hal yang penting bagi setiap pekerjaan termasuk bagi Quality Assurance. Salah satu tugas Quality Assurance adalah melakukan tes terhadap pekerjaan tim Developer, oleh sebab itu seorang Quality Assurance harus memberikan saran, kritik dan masukan kepada tim Developer. Dengan kemampuan komunikasi yang baik Quality Assurance dapat mengutarakan pendapatnya tanpa menyinggung serta mudah dipahami oleh tim Developer

2. 🎯 Manajemen Waktu 

Sebagai seorang Quality Assurance harus dapat mengatur waktunya agar setiap pekerjaan dapat selesai sesuai dengan tenggat waktu yang diberikan. Selain itu, Quality Assurance harus dapat membagi waktu dan menentukan mana pekerjaan yang harus diselesaikan terlebih dahulu. Jika pekerjaan dapat selesai sesuai waktunya maka akan memudahkan pekerjaan seluruh anggota tim. 

3. 🎯 Memiliki Kemampuan Analisis

Ketika sedang melakukan pengecekan terhadap suatu aplikasi, Quality Assurance memerlukan kemampuan analisis untuk mencari tahu apa kekurangan atau kesalahan pada aplikasi tersebut. Dengan kemampuan ini Quality Assurance dapat lebih berfikir logis, kreatif dan kritis terhadap pekerjaannya. 

Read :  Jenjang Karir Account Executive beserta Gajinya

4. 🎯 Memiliki Problem Solving Skill

Tentunya ketika sedang menyiapkan kebutuhan produk, Quality Assurance kerap menemukan sebuah masalah. Oleh sebab itu, seorang Quality Assurance harus dapat mengidentifikasi dan mencari jalan keluar untuk menyelesaikan masalah tersebut. Problem solving skill akan memudahkan Quality Assurance dalam menyempurnakan produk yang sedang dipersiapkan.

Itulah beberapa hard skill dan soft skill yang harus dimiliki untuk menjadi seorang Quality Assurance. Jika kalian ingin memulai karir sebagai Quality Assurance, mulailah belajar dan menerapkan skill – skill di atas. Semoga artikel ini dapat membantu mewujudkan cita – citamu menjadi seorang Quality Assurance yang sukses!

I really enjoy writing and want to share my happiness with you!