Dewasa ini, jumlah lulusan universitas selalu meningkat tiap tahunnya. Hal ini berbanding terbalik dengan jumlah lowongan karir yang tersedia. Dari sekian banyak bidang pekerjaan yang ada, Perbankan selalu menjadi salah satu bidang pekerjaan favorit bagi para lulusan baru, sehingga persaingan berkarir di Perbankan menjadi tantangan yang berat.

Termasuk bagi yang menulis artikel ini. Saya ingat ketika beberapa bank ternama sudah mulai merekrut secara langsung melalui kampus UGM tempat saya menimba ilmu untuk posisi Management Trainee di media 1995. Dari sekian banyak lulusan, hanya segelintir yang lolos menjadi bagian Management Trainee.

25 tahun kemudian, Industri Perbankan tetap menjadi favorit. Mengapa? Walaupun kini banyak perusahaan startup yang juga menarik banyak perhatian para pemburu karir, data statistik Karir.com masih menempatkan Perbankan sebagai industri yang paling diminati.

Alasan utamanya menurut saya masih sama, yaitu jenjang karir, pelatihan dan gaji. Tapi yang sering pemburu karir lupa, semua itu tidak bisa diperoleh sejak hari pertama bergabung di sebuah bank. Gaji misalnya, untuk bisa mendapatkan angka yang besar, maka harus diikuti dengan promosi jabatan.    Kalau jenjang karir dan pelatihan saya rasa sudah diberikan dari awal bergabung.

Bagi Anda yang ingin sukses berkarir di dunia Perbankan tidak mudah dan membutuhkan keterampilan tertentu. Berikut beberapa tips, seperti disampaikan oleh Deputy HR Director Bank HSBC, Ibnu Agung Mulyanto:

  1. Bank adalah industri yang sangat diawasi ketat oleh pemerintah atau istilah kerennya, heavily regulated. Maka, untuk bisa sukses berkarir di sini, lulusan baru harus memiliki ketekunan dan kesabaran yang tinggi untuk menjalan aktivitas di Perbankan yang sifatnya sangat process-driven. Proses atau aktivitas bank tidak bisa dijalankan dengan asal-asalan. Ingin asal cepat selesai atau asal profitable bukan sesuatu yang bisa dijalankan di Perbankan. Banyak sekali mekanisme pengecekan dan balancing yang harus diterima oleh sistem. Untuk Generasi Milenial dan Z yang sering tidak sabaran, Anda harus bisa menyesuaikan dengan baik. Di bank, tidak bisa semuanya instan. Butuh koordinasi yang baik antar departemen terkait.
  2. Anda juga harus memiliki integritas yang berani atau courageous integrity. Integritas artinya Anda diharapkan selalu jujur, dan keberanian maksudnya bisa menyampaikan pendapat secara lugas, terstruktur, penuh percaya diri, dan memberikan pandangan yang baik dari profesi yang bersangkutan. Nah, karena di bank ada mekanisme pengecekan yang ketat, maka jika Anda bisa meyakinkan semua orang untuk mendukung gagasan dan ide Anda secara positif, maka yang Anda dapatkan dukungan dan iklim kreativitas yang sehat. Yang diharapkan memang terjadinya diskusi kreatif yang pada akhirnya menghasilkan keseimbangan yang baik yang tentunya sangat bermanfaat bagi organisasi. Kalau Anda tidak percaya diri dalam penyampaian gagasan dan ide, jangan harap mekanismenya akan berjalan. Yang terjadi, malah bank bisa jadi mengalami kerugian di jangka panjangnya. Misalya, karena terlalu agresif dalam memberikan pinjaman, maka bisa menyebabkan ratio NPL atau Non Performing Loan atau kredit macet meningkat. Sebaliknya, kalau terlalu ketat dalam urusan kelaikan, yang terjadi malah stagnasi operasional usaha. Keberanian yang dimaksud di sini juga adalah kemampuan untuk selalu berpikir ulang bahwa apapun yang kita lakukan sudah benar. Suatu proses yang sudah dilakukan bertahun-tahun juga bukan berarti bahwa ini adalah proses yang benar. Mampu memberikan tantangan kepada atasan dan tim Anda mengenai proses kerja yang lebih baik.

Melihat dua tips di atas, maka kemampuan yang dimiliki lulusan baru tentunya harus mencakup:

Kemampuan berkomunikasi yang ekstra baik

Mutlak diperlukan untuk bisa meyakinkan dan mendapatkan dukungan dari departemen-departemen terkait. Kemampuan berkomunikasi di sini jika bisa lebih dirinci lagi yang meliputi:

  • Kemampuan Berbahasa Inggris aktif. Ingin tahu seberapa canggih Bahasa Inggris Anda? Ikuti tes Bahasa Inggris secara online di karir.com/efset dan cek skor Anda. Tes ini disusun oleh lembaga pendidikan Bahasa Inggris dunia, EF.
  • Kemampuan membuat dan membawakan presentasi yang interaktif. Biasakan fasih dalam menggunakan program-program sederhana seperti Power Point dan Keynote. Saya rasa ini program wajib yang harus dikuasai seperti halnya juga Word dan Excel. Bisa menguasai bahasa pemrograman lain yang mendukung seperti Photoshop, bahkan video editing seperti Premiere akan menjadi nilai plus.

Memahami bisnis perbankan

Setelah memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik, hal berikutnya yang tidak kalah mutlak adalah pemahaman bisnis bank dan proses bisnis bank itu sendiri. Dan pemahaman ini harus diikuti dengan passion yang tinggi juga. Sebenarnya, passion menurut saya adalah modal dasar untuk bisa sukses berkarir di industri manapun juga. Pahami betul model bisnis Perbankan, dan bagaimana Anda bisa berkontribusi untuk meningkatkan performa perusahaan. Sederhananya seperti itu. Aneh rasanya kalau bekerja di bank, tapi tidak paham model bisnis dan cara kerjanya. Pahami betul siapa target pasar Anda, bagaimana Anda menyajikan produk atau solusi terbaik bagi target pasar Anda, apa saja yang dibutuhkan, dan lain-lain.

Jangan berhenti belajar

Evolusi bisnis dunia Perbankan, utamanya setelah peranan digital yang semakin lama semakin mengambil alih, membuat model bisnisnya banyak berubah. Perluas khasanah dan ilmu dengan banyak membaca dan mengamati tren yang terjadi di pasar. Misalnya, pergeseran pembelanjaan yang semula dilakukan oleh target pasar di kanal tradisional seperti supermarket dan minimarket telah banyak digantikan oleh e-Commerce dan market place, bagaimana efeknya terhadap Perbankan, solusi apa yang harus dimiliki oleh bank, dan lain-lain.

Bagaimana? Sudah siapkah Anda berkarir di Perbankan?

1 CommentClose Comments

1 Comment

  • Welni Sihombing
    Posted September 12, 2019 at 1:25 pm 0Likes

    introduce my name welni sihombing, i am a hard worker, can work alone and team, i am used to working with targets and working under pressure.and I can make document SKA ( surat keterangan asal) / COO ( certifikat of origin).

Leave a Reply

IMG_7088
Booth Emtek Group dalam Karir.com Kickoff dan Expo di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Rabu-Kamis (27-28/5/2015).

SIARAN PERS

Untuk Segera Dipublikasikan

Jakarta, 27 Mei 2015

Karir.com, Portal Karir Pertama Indonesia Ingin Menjadi Aset Bangsa
Menandai Kickoff dengan Identitas Baru

Sejak diakuisisi Emtek Group pada Desember 2014, portal karir pertama di Indonesia, Karir.com, mulai membenahi manajemen dan melakukan sejumlah perubahan secara signifikan. Di bawah komando CEO Dino Martin yang memiliki pengalaman di berbagai industri selama lebih dari 18 tahun di bidang business development, finance, sales & marketing, dan recruitment solution, karir.com akan bertransformasi menjadi portal pilihan terbaik yang mampu menghubungkan talenta dengan opportunity sehingga menjadikan para professional lebih efektif dan sukses dalam berkarir. Dengan menjadi portal pilihan ini, Karir.com akan mampu memberikan solusi total untuk keperluan rekrutmen dan sumber daya manusia bagi perusahaan.

Mimpi Karir.com ternyata lebih tinggi. “Visi kami jauh lebih tinggi. Kami ingin menjadi aset bangsa yang mampu membantu Indonesia menjadi kekuatan ekonomi dunia,” jelas Dino Martin, CEO Karir.com. “Pekerjaan rumah bangsa ini dari berbagai studi dan laporan yang ada jelas sekali, yaitu sumber daya manusianya,” tambah Dino lagi. Dengan platform, fitur-fitur, dan database yang terus dikembangkan, ke depannya bukan tidak mungkin karir.com dapat memberikan digital economic mapping bagi Indonesia.

Dalam kesempatan ini, Karir.com juga berbagi hasil survei mereka yang dilakukan selama 5 bulan terakhir. “61% profesional menjadikan internet sebagai sumber utama untuk mendapatkan informasi karir, sementara 29% mendapatkan informasi dari teman, 6% dari info lowongan karir di koran,” tutur Dino.

Hasil temuan Karir.com melalui survei “Potret Perilaku Profesional Berdasarkan Usia dan Level Pekerjaan di Kota-Kota Besar di Indonesia” kepada 6.530 responden inilah yang mendorong Dino ingin mengajak para praktisi dan profesional HR untuk mulai memikirkan upaya-upaya solutif dan kreatif demi mempertahankan kinerja karyawan terbaiknya.

Survei tersebut juga memberikan paparan dan informasi berharga bagi pelaku HR, seperti tingkat kenyamanan bekerja, kepuasan gaji, faktor-faktor yang membuat para profesional terus berkarya di perusahaannya, hingga lama kerja seseorang sebelum akhirnya berpikir untuk berpindah karir.

“Yang menarik, secara umum profesional Indonesia berpikir akan pindah karir setelah 2 tahun ke atas. Namun, jika dianalisa berdasarkan usia, ternyata mereka yang berusia 20 hingga 25 tahun dan di level staf memiliki tingkat persentase untuk pindah dalam jangka waktu 6-12 bulan. Lebih singkat,” jelas Dino lagi, “Ini artinya, perusahaan harus bisa memberikan proper induction, dimana karyawan yang baru bergabung dapat menjadi bagian dari visi besar perusahaan,” papar Dino lagi.

Berdasarkan survei tersebut juga kenyamanan bekerja menjadi faktor dominan bagi para profesional di Indonesia, disusul oleh jenjang karir dan lokasi perusahaan. Namun, ketika dianalisa berdasarkan gender, potret ini berubah. Kaum perempuan lebih mementingkan lokasi perusahaan daripada jenjang karir. Inilah sebagian kecil dari hasil survei Karir.com bagi pelaku HR di Indonesia.

Untuk menjadi portal karir pilihan di Indonesia, kini tampilan situs Karir.com pun dibuat menjadi lebih progresif, modern dan dinamis, dengan fitur-fitur yang memudahkan para pencari karir dan perusahaan. “Dengan situs yang baru, kami ingin mengajak user untuk tidak hanya memikirkan tentang pekerjaannya saat ini namun lebih ke karir mereka,” tutur Rizka Septiadi, Chief Marketing Officer Karir.com. “Ini soal personal branding. Kami ingin mereka mampu menunjukkan potensi dan kualitasnya melalui tampilan baru Karir.com,” tambahnya.

Rizka, atau yang kerap disapa Cika, menambahkan bahwa perusahaan pun kini lebih mudah mencari kandidat yang tepat untuk perusahaannya.

Ratih Pulkeria, Product Manager Karir.com, mengatakan, “Karir.com yang baru akan terus berevolusi untuk memenuhi keinginan pengguna, baik pencari karir maupun perusahaan. Tim engineering kami yang solid dan kuat menciptakan mesin yang mampu merespon cepat dan interface yang lebih interaktif.”

Hingga April 2015, situs Karir.com telah mendapat 2 juta kunjungan per bulan, 1,3 juta qualified resume dan 33.000 perusahaan baik lokal maupun multinasional ada dalam database-nya.

Menandai kickoff desain barunya, di saat bersamaan, Karir.com menyelenggarakan Karir.com Expo 27-28 Mei 2015 di Balai Kartini, dengan lebih dari 1.000 opportunities di 80 perusahaan.

Karir.com merupakan portal asli milik Indonesia dan memiliki visi menjadi aset bangsa. “Karir.com milik Indonesia, dari Indonesia dan bagi Indonesia,” tutup Dino Martin.

***

Tentang Karir.com
Karir.com adalah Portal Karir pertama di Indonesia, berdiri tahun 1999. Sejak Desember 2014 Karir.com menjadi bagian dari Emtek Group, sebuah grup dengan 3 divisi bisnis utama: Media, Telekomunikasi & Solusi IT, dan Konektivitas. Beberapa portofolio Media Online Emtek: Liputan6.com, lakupon.com, vidio.com, dan kini Karir.com – menyediakan layanan bagi perusahaan untuk mendapatkan talenta terbaik melalui media online.

Dino Martin, CEO
Setelah mengambil alih Karir.com pada akhir 2014, Dino merubah perusahaan ini menjadi solusi rekruitmen total untuk pasar Indonesia. Dengan membawa pengalaman yang sudah lebih dari 18 tahun di berbagai industri seperti FMCG, telekomunikasi dan otomotif, dan 5 tahun terakhir di industri perekrutan. Dino memiliki latar belakang yang kuat dalam pengembangan bisnis, keuangan, serta penjualan dan pemasaran. Sebelumnya, Ia pernah menjabat sebagai Vice President, Sales and Marketing BMW, Marketing Manager L’ Oreal serta Brand Manager Ericsson.

 

Keterangan lebih lanjut hubungi:

Rizka Septiadi
Chief Marketing Officer
PT Karir Komunika Pratama
Jl. Bumi No. 10 Kebayoran Baru
Jakarta Selatan 12120
cika@karir.com
0811117627

%d bloggers like this: