Interview kerja merupakan sebuah proses akhir dari rekrutmen untuk menentukan apakah kamu lolos atau tidak untuk sebuah lowongan pekerjaan. Tidak sedikit pencari kerja yang terkadang bertanya-tanya mengapa mereka tidak lolos di tahap ini padahal mampu menjawab pertanyaan yang diberikan oleh user dan HRD. 

Jika kamu juga memiliki pertanyaan yang sama, berikut ini adalah beberapa alasan mengapa kamu gagal dalam sebuah interview pekerjaan. 

Budaya Organisasi Tidak Cocok 

Setiap perusahaan memiliki budaya organisasi masing-masing dan pastinya sangat berbeda dengan budaya perusahaan lainnya. Agar kegiatan bisnis dan lingkunga kerja tetap terjaga, terkadang perusahaan memiliki kriteria sikap khusus untuk pelamar yang ingin bergabung dengan perusahaan mereka. 

Memang hal ini bisa dilihat secara ketika melakukan interview dengan HR ataupun User. Jika kamu merasa tidak nyaman saat interview atau lingkungan kantor, bisa jadi kamu tidak dipilih karena alasan yang satu ini. 

Selain itu pastikan juga kalian selalu menjaga sikap saat dan setelah melakukan interview. Sehingga perusahaan tidak memberikan penilaian negatif terhadap perilaku yang kalian tunjukan.

Besaran Gaji Tidak Sesuai

Tidak jarang interview HR dan User dilakukan dalam satu waktu yang sama. Hal ini bisa membuat informasi tidak bisa diinformasikan secara menyeluruh kepada dua pihak tersebut termasuk di dalamnya informasi mengenai gaji yang diinginkan.

Jika kamu sudah merasa nyaman dengan lingkungan dan budayanya, terkadang gaji bisa menjadi sebuah ganjalan mengapa kamu tidak diterima setelah interview. Agar hal ini tidak menjadi sebuah kendala, sebaiknya kamu melakukan riset terlebih dahulu sebelum  melamar untuk posisi yang akan kamu lamar. 

Hal ini untuk mencegah gaji yang kamu inginkan terlalu besar atau terlalu kecil untuk posisi tersebut. Sehingga lebih sesuai dengan budget gaji dari perusahaan yang kamu lamar.  

Skill Belum Sesuai

Interview merupakan sebuah cara dari perusahaan untuk mengenal kandidat lebih baik baik secara karakter maupun skill. Selain itu, cara ini dianggap efektif untuk mengetahui apakah informasi dalam CV yang dikirimkan oleh pelamar.

Bila kamu tidak mampu menunjukan kemampuan tersebut saat interview, maka jangan terlalu berharap untuk mendapatkan tawaran kerja setelah interview. Jadi, persiapkanlah dulu mental dan kemampuan kamu sebelum melakukan interview dengan sebuah perusahaan. 

Ketiga faktor tadi biasanya merupakan penyebab umum mengapa kamu tidak lolos dalam sebuah interview. Tentunya ada berbagai faktor dan pertimbangan lainnya dari perusahaan sehingga kamu tidak terpilih. 

Tetapi yang paling penting kalian tetap harus semangat dan tidak menyerah untuk mendapatkan pekerjaan impian kalian. Yuk, jangan lupa untuk mencari informasi lowongan kerja terbaru dan terbaik dari karir.com ya! 

Baca Juga : Pertanyaan Interview Kerja Yang Paling Sering Ditanyakan Perusahaan

 

1 CommentClose Comments

1 Comment

  • Mydaypack
    Posted January 6, 2020 at 10:39 pm 0Likes

    Gaji mmg slalu jd hal utama yah klo cari kerja hehee.

Leave a Reply

IMG_7088
Booth Emtek Group dalam Karir.com Kickoff dan Expo di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Rabu-Kamis (27-28/5/2015).

SIARAN PERS

Untuk Segera Dipublikasikan

Jakarta, 27 Mei 2015

Karir.com, Portal Karir Pertama Indonesia Ingin Menjadi Aset Bangsa
Menandai Kickoff dengan Identitas Baru

Sejak diakuisisi Emtek Group pada Desember 2014, portal karir pertama di Indonesia, Karir.com, mulai membenahi manajemen dan melakukan sejumlah perubahan secara signifikan. Di bawah komando CEO Dino Martin yang memiliki pengalaman di berbagai industri selama lebih dari 18 tahun di bidang business development, finance, sales & marketing, dan recruitment solution, karir.com akan bertransformasi menjadi portal pilihan terbaik yang mampu menghubungkan talenta dengan opportunity sehingga menjadikan para professional lebih efektif dan sukses dalam berkarir. Dengan menjadi portal pilihan ini, Karir.com akan mampu memberikan solusi total untuk keperluan rekrutmen dan sumber daya manusia bagi perusahaan.

Mimpi Karir.com ternyata lebih tinggi. “Visi kami jauh lebih tinggi. Kami ingin menjadi aset bangsa yang mampu membantu Indonesia menjadi kekuatan ekonomi dunia,” jelas Dino Martin, CEO Karir.com. “Pekerjaan rumah bangsa ini dari berbagai studi dan laporan yang ada jelas sekali, yaitu sumber daya manusianya,” tambah Dino lagi. Dengan platform, fitur-fitur, dan database yang terus dikembangkan, ke depannya bukan tidak mungkin karir.com dapat memberikan digital economic mapping bagi Indonesia.

Dalam kesempatan ini, Karir.com juga berbagi hasil survei mereka yang dilakukan selama 5 bulan terakhir. “61% profesional menjadikan internet sebagai sumber utama untuk mendapatkan informasi karir, sementara 29% mendapatkan informasi dari teman, 6% dari info lowongan karir di koran,” tutur Dino.

Hasil temuan Karir.com melalui survei “Potret Perilaku Profesional Berdasarkan Usia dan Level Pekerjaan di Kota-Kota Besar di Indonesia” kepada 6.530 responden inilah yang mendorong Dino ingin mengajak para praktisi dan profesional HR untuk mulai memikirkan upaya-upaya solutif dan kreatif demi mempertahankan kinerja karyawan terbaiknya.

Survei tersebut juga memberikan paparan dan informasi berharga bagi pelaku HR, seperti tingkat kenyamanan bekerja, kepuasan gaji, faktor-faktor yang membuat para profesional terus berkarya di perusahaannya, hingga lama kerja seseorang sebelum akhirnya berpikir untuk berpindah karir.

“Yang menarik, secara umum profesional Indonesia berpikir akan pindah karir setelah 2 tahun ke atas. Namun, jika dianalisa berdasarkan usia, ternyata mereka yang berusia 20 hingga 25 tahun dan di level staf memiliki tingkat persentase untuk pindah dalam jangka waktu 6-12 bulan. Lebih singkat,” jelas Dino lagi, “Ini artinya, perusahaan harus bisa memberikan proper induction, dimana karyawan yang baru bergabung dapat menjadi bagian dari visi besar perusahaan,” papar Dino lagi.

Berdasarkan survei tersebut juga kenyamanan bekerja menjadi faktor dominan bagi para profesional di Indonesia, disusul oleh jenjang karir dan lokasi perusahaan. Namun, ketika dianalisa berdasarkan gender, potret ini berubah. Kaum perempuan lebih mementingkan lokasi perusahaan daripada jenjang karir. Inilah sebagian kecil dari hasil survei Karir.com bagi pelaku HR di Indonesia.

Untuk menjadi portal karir pilihan di Indonesia, kini tampilan situs Karir.com pun dibuat menjadi lebih progresif, modern dan dinamis, dengan fitur-fitur yang memudahkan para pencari karir dan perusahaan. “Dengan situs yang baru, kami ingin mengajak user untuk tidak hanya memikirkan tentang pekerjaannya saat ini namun lebih ke karir mereka,” tutur Rizka Septiadi, Chief Marketing Officer Karir.com. “Ini soal personal branding. Kami ingin mereka mampu menunjukkan potensi dan kualitasnya melalui tampilan baru Karir.com,” tambahnya.

Rizka, atau yang kerap disapa Cika, menambahkan bahwa perusahaan pun kini lebih mudah mencari kandidat yang tepat untuk perusahaannya.

Ratih Pulkeria, Product Manager Karir.com, mengatakan, “Karir.com yang baru akan terus berevolusi untuk memenuhi keinginan pengguna, baik pencari karir maupun perusahaan. Tim engineering kami yang solid dan kuat menciptakan mesin yang mampu merespon cepat dan interface yang lebih interaktif.”

Hingga April 2015, situs Karir.com telah mendapat 2 juta kunjungan per bulan, 1,3 juta qualified resume dan 33.000 perusahaan baik lokal maupun multinasional ada dalam database-nya.

Menandai kickoff desain barunya, di saat bersamaan, Karir.com menyelenggarakan Karir.com Expo 27-28 Mei 2015 di Balai Kartini, dengan lebih dari 1.000 opportunities di 80 perusahaan.

Karir.com merupakan portal asli milik Indonesia dan memiliki visi menjadi aset bangsa. “Karir.com milik Indonesia, dari Indonesia dan bagi Indonesia,” tutup Dino Martin.

***

Tentang Karir.com
Karir.com adalah Portal Karir pertama di Indonesia, berdiri tahun 1999. Sejak Desember 2014 Karir.com menjadi bagian dari Emtek Group, sebuah grup dengan 3 divisi bisnis utama: Media, Telekomunikasi & Solusi IT, dan Konektivitas. Beberapa portofolio Media Online Emtek: Liputan6.com, lakupon.com, vidio.com, dan kini Karir.com – menyediakan layanan bagi perusahaan untuk mendapatkan talenta terbaik melalui media online.

Dino Martin, CEO
Setelah mengambil alih Karir.com pada akhir 2014, Dino merubah perusahaan ini menjadi solusi rekruitmen total untuk pasar Indonesia. Dengan membawa pengalaman yang sudah lebih dari 18 tahun di berbagai industri seperti FMCG, telekomunikasi dan otomotif, dan 5 tahun terakhir di industri perekrutan. Dino memiliki latar belakang yang kuat dalam pengembangan bisnis, keuangan, serta penjualan dan pemasaran. Sebelumnya, Ia pernah menjabat sebagai Vice President, Sales and Marketing BMW, Marketing Manager L’ Oreal serta Brand Manager Ericsson.

 

Keterangan lebih lanjut hubungi:

Rizka Septiadi
Chief Marketing Officer
PT Karir Komunika Pratama
Jl. Bumi No. 10 Kebayoran Baru
Jakarta Selatan 12120
cika@karir.com
0811117627

%d bloggers like this: