Perubahan teknologi dan gaya hidup di masyarakat telah mengubah dunia bisnis secara perlahan-lahan menjadi lebih modern dan fleksibel. Hal ini rupanya juga berlaku dalam dunia kerja yang ada saat ini.

Trend-trend baru mulai muncul di dunia kerja saat ini seiring dengan teknologi yang digunakan di lingkungan bisnis. Apa saja trend yang muncul di dunia kerja saat ini? Cek informasinya di artikel berikut ini.

Freelancing Menjadi Pilihan Karir

Menjadi seorang freelance atau paruh waktu mungkin bukan sebuah pilihan karir yang utama di era 80-90an. Ketidakpastian waktu kerja dan juga penghasilan yang tidak tetap menjadi pertimbangan mengapa menjadi seorang freelancer tidak menjadi pilihan utama.

Tetapi dengan maraknya situs yang menyediakan jenis pekerjaan ini menjadikan pekerjaan freelance akhirnya mendapatkan tempat bagi para pekerja saat ini. Dengan menjadi pekerja freelance, mereka merasa lebih bebas untuk bekerja daripada harus terkekang dalam kehidupan kantor. Selain itu para pekerja lepas juga merasa lebih dihargai kemampuannya karena yang mengatur pekerjaan adalah mereka sendiri.

Baca Juga : Keahlian Yang Banyak Dibutuhkan Oleh Perusahaan Startup Teknologi

Munculnya Co-Working Space

Semakin mahalnya biaya sewa gedung dan area perkantoran menjadikan co-working space menjadi pilihan utama untuk bekerja. Biasanya co-working space ini digunakan oleh perusahaan-perusahaan startup yang masih belum mampu menyewa gedung operasional.  Selain digunakan oleh perusahaan startup, co-working space juga banyak digunakan oleh para pekerja freelance yang ingin mendapatkan suasana berbeda ketika bekerja.

Co-working space biasanya sudah menyediakan berbagai fasilitas yang bisa digunakan oleh penyewa seperti telepon, air minum, toilet, wifi bahkan hingga ruang rapat. Harga untuk menyewa co-working space ini sangat bervariasi dan tergantung dari fasilitas apa saja yang ingin digunakan. Harga rata-rata yang dipatok untuk menikmati co-working space ini berkisar antara Rp1.5 – 2 juta per bulan untuk fasilitas lengkap.

Bekerja Dari Rumah Menjadi Pilihan

Semakin banyaknya teknologi pendukung untuk sebuah perusahaan beroperasi membuat perusahaan tidak perlu mengawasi pekerjanya selama 24 jam. Berbagai report dan hasil pekerjaan bisa langsung dipantau dengan teknologi cloud server.

Hal ini memungkinkan para pekerja untuk menyelesaikan pekerjaan mereka dari rumah tanpa perlu repot datang ke kantor. Memang tidak semua perusahaan mengadaptasi hal ini sekarang. Tetapi di masa depan bukan tidak mungkin gedung perkantoran tidak terlalu dibutuhkan dan hanya digunakan pada saat-saat tertentu saja.

Bagaimana menyikapi trend tersebut?

Memang tiga contoh tadi hanyalah gambaran singkat mengenai trend yang terjadi di dunia kerja saat ini. Tetapi bukan tidak mungkin hal tersebut bisa terjadi di Indonesia ini dalam waktu yang sangat singkat.

Dalam menyikapi perubahan trend ini tidak ada salahnya bagi para fresh graduates atau yang sedang mencari kerja untuk mulai sedikit belajar mengenai teknologi-teknologi terbaru. Carilah informasi  mengenai cloud softwarwe yang saat ini banyak digunakan seperti Slack, Trello, Google Product dan sejenisnya.

Semakin terbiasa kalian menggunakannya, maka akan semakin mudah kalian untuk beradaptasi di masa depan nantinya. Nah, apakah kalian setuju?

Baca Juga : Mengapa Saya Masih Belum Dapat Panggilan Kerja Dari Lamaran Saya ?

 

1 CommentClose Comments

Leave a Reply

IMG_7088
Booth Emtek Group dalam Karir.com Kickoff dan Expo di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Rabu-Kamis (27-28/5/2015).

SIARAN PERS

Untuk Segera Dipublikasikan

Jakarta, 27 Mei 2015

Karir.com, Portal Karir Pertama Indonesia Ingin Menjadi Aset Bangsa
Menandai Kickoff dengan Identitas Baru

Sejak diakuisisi Emtek Group pada Desember 2014, portal karir pertama di Indonesia, Karir.com, mulai membenahi manajemen dan melakukan sejumlah perubahan secara signifikan. Di bawah komando CEO Dino Martin yang memiliki pengalaman di berbagai industri selama lebih dari 18 tahun di bidang business development, finance, sales & marketing, dan recruitment solution, karir.com akan bertransformasi menjadi portal pilihan terbaik yang mampu menghubungkan talenta dengan opportunity sehingga menjadikan para professional lebih efektif dan sukses dalam berkarir. Dengan menjadi portal pilihan ini, Karir.com akan mampu memberikan solusi total untuk keperluan rekrutmen dan sumber daya manusia bagi perusahaan.

Mimpi Karir.com ternyata lebih tinggi. “Visi kami jauh lebih tinggi. Kami ingin menjadi aset bangsa yang mampu membantu Indonesia menjadi kekuatan ekonomi dunia,” jelas Dino Martin, CEO Karir.com. “Pekerjaan rumah bangsa ini dari berbagai studi dan laporan yang ada jelas sekali, yaitu sumber daya manusianya,” tambah Dino lagi. Dengan platform, fitur-fitur, dan database yang terus dikembangkan, ke depannya bukan tidak mungkin karir.com dapat memberikan digital economic mapping bagi Indonesia.

Dalam kesempatan ini, Karir.com juga berbagi hasil survei mereka yang dilakukan selama 5 bulan terakhir. “61% profesional menjadikan internet sebagai sumber utama untuk mendapatkan informasi karir, sementara 29% mendapatkan informasi dari teman, 6% dari info lowongan karir di koran,” tutur Dino.

Hasil temuan Karir.com melalui survei “Potret Perilaku Profesional Berdasarkan Usia dan Level Pekerjaan di Kota-Kota Besar di Indonesia” kepada 6.530 responden inilah yang mendorong Dino ingin mengajak para praktisi dan profesional HR untuk mulai memikirkan upaya-upaya solutif dan kreatif demi mempertahankan kinerja karyawan terbaiknya.

Survei tersebut juga memberikan paparan dan informasi berharga bagi pelaku HR, seperti tingkat kenyamanan bekerja, kepuasan gaji, faktor-faktor yang membuat para profesional terus berkarya di perusahaannya, hingga lama kerja seseorang sebelum akhirnya berpikir untuk berpindah karir.

“Yang menarik, secara umum profesional Indonesia berpikir akan pindah karir setelah 2 tahun ke atas. Namun, jika dianalisa berdasarkan usia, ternyata mereka yang berusia 20 hingga 25 tahun dan di level staf memiliki tingkat persentase untuk pindah dalam jangka waktu 6-12 bulan. Lebih singkat,” jelas Dino lagi, “Ini artinya, perusahaan harus bisa memberikan proper induction, dimana karyawan yang baru bergabung dapat menjadi bagian dari visi besar perusahaan,” papar Dino lagi.

Berdasarkan survei tersebut juga kenyamanan bekerja menjadi faktor dominan bagi para profesional di Indonesia, disusul oleh jenjang karir dan lokasi perusahaan. Namun, ketika dianalisa berdasarkan gender, potret ini berubah. Kaum perempuan lebih mementingkan lokasi perusahaan daripada jenjang karir. Inilah sebagian kecil dari hasil survei Karir.com bagi pelaku HR di Indonesia.

Untuk menjadi portal karir pilihan di Indonesia, kini tampilan situs Karir.com pun dibuat menjadi lebih progresif, modern dan dinamis, dengan fitur-fitur yang memudahkan para pencari karir dan perusahaan. “Dengan situs yang baru, kami ingin mengajak user untuk tidak hanya memikirkan tentang pekerjaannya saat ini namun lebih ke karir mereka,” tutur Rizka Septiadi, Chief Marketing Officer Karir.com. “Ini soal personal branding. Kami ingin mereka mampu menunjukkan potensi dan kualitasnya melalui tampilan baru Karir.com,” tambahnya.

Rizka, atau yang kerap disapa Cika, menambahkan bahwa perusahaan pun kini lebih mudah mencari kandidat yang tepat untuk perusahaannya.

Ratih Pulkeria, Product Manager Karir.com, mengatakan, “Karir.com yang baru akan terus berevolusi untuk memenuhi keinginan pengguna, baik pencari karir maupun perusahaan. Tim engineering kami yang solid dan kuat menciptakan mesin yang mampu merespon cepat dan interface yang lebih interaktif.”

Hingga April 2015, situs Karir.com telah mendapat 2 juta kunjungan per bulan, 1,3 juta qualified resume dan 33.000 perusahaan baik lokal maupun multinasional ada dalam database-nya.

Menandai kickoff desain barunya, di saat bersamaan, Karir.com menyelenggarakan Karir.com Expo 27-28 Mei 2015 di Balai Kartini, dengan lebih dari 1.000 opportunities di 80 perusahaan.

Karir.com merupakan portal asli milik Indonesia dan memiliki visi menjadi aset bangsa. “Karir.com milik Indonesia, dari Indonesia dan bagi Indonesia,” tutup Dino Martin.

***

Tentang Karir.com
Karir.com adalah Portal Karir pertama di Indonesia, berdiri tahun 1999. Sejak Desember 2014 Karir.com menjadi bagian dari Emtek Group, sebuah grup dengan 3 divisi bisnis utama: Media, Telekomunikasi & Solusi IT, dan Konektivitas. Beberapa portofolio Media Online Emtek: Liputan6.com, lakupon.com, vidio.com, dan kini Karir.com – menyediakan layanan bagi perusahaan untuk mendapatkan talenta terbaik melalui media online.

Dino Martin, CEO
Setelah mengambil alih Karir.com pada akhir 2014, Dino merubah perusahaan ini menjadi solusi rekruitmen total untuk pasar Indonesia. Dengan membawa pengalaman yang sudah lebih dari 18 tahun di berbagai industri seperti FMCG, telekomunikasi dan otomotif, dan 5 tahun terakhir di industri perekrutan. Dino memiliki latar belakang yang kuat dalam pengembangan bisnis, keuangan, serta penjualan dan pemasaran. Sebelumnya, Ia pernah menjabat sebagai Vice President, Sales and Marketing BMW, Marketing Manager L’ Oreal serta Brand Manager Ericsson.

 

Keterangan lebih lanjut hubungi:

Rizka Septiadi
Chief Marketing Officer
PT Karir Komunika Pratama
Jl. Bumi No. 10 Kebayoran Baru
Jakarta Selatan 12120
cika@karir.com
0811117627

%d bloggers like this: