Tips Karir

Tilik Profesi: Content Marketing

Pinterest LinkedIn Tumblr

Konten berfungsi untuk menarik prospek dan membangkitkan brand awareness. Konten menjadi pusat laba karenanya sangat tidak mungkin apabila pemasaran produk atau jasa yang tidak terikat pada konten yang hebat. Sehingga saat ini profesi content marketing merupakan profesi yang banyak dicari.

Pembuatan dan pemasaran konten tak lepas dari peran content marketing. Profesi content marketing mungkin terdengar asing, namun profesi ini sangat familiar di industri yang bergerak secara digital. Profesi ini memainkan peran utama dalam perencanaan konten.

Pekerjaan yang diemban content marketing tidaklah mudah. Ada banyak keterampilan yang dibutuhkan yang memberi peluang menjadi content marketing era modern ini. Content marketing yang terampil membekali diri mereka dengan komponen keterampilan yang lengkap. Apa saja tuntutan dan seperangkat keterampilan yang dibutuhkan content marketing? Simak ulasan berikut ini!

Deskripsi Kerja 

Content marketing atau manajer pemasaran konten adalah sebuah posisi atau jabatan yang bekerja untuk mengembangkan dan mendistribusikan konten yang relevan dengan strategi marketing untuk menarik perhatian audiens. Lingkup kerja seorang content marketing mencakup multimedia digital mulai dari media sosial, blog, sampai SEO.

Profesi ini akan berperan membangun identitas merek melalui penyebaran konten multimedia digital. Mereka tidak hanya bekerja untuk melakukan tugas media sosial, tetapi juga menulis konten, memahami data, dan meningkatkan keuntungan perusahaan. Oleh karena itu, seorang content marketing dituntut untuk bisa merumuskan strategi pemasaran konten yang pas. 

Peran dan Tanggung Jawab

  • Merencanakan strategi pemasaran konten untuk mencapai target bisnis.
  • Mengatur anggaran pemasaran konten dalam jangka pendek maupun panjang.
  • Mengelola tim dan mendelegasikan tugas untuk menghasilkan konten berkualitas tinggi dengan berkolaborasi dengan tim social media, desain grafis, dan content writer.
  • Mengedit, mengoreksi, dan mengoptimalkan konten dengan mempertimbangkan SEO dan Google Analytics.
  • Menganalisis metrik lalu lintas situs web, dan media sosial.
  • Melakukan review secara keseluruhan untuk mengukur keberhasilan strategi pada masa mendatang.
Read :  5 Mitos Leadership yang Salah

Persyaratan dan Kualifikasi

  • Memiliki gelar sarjana Pemasaran, Jurnalisme, atau bidang lain yang relevan.
  • Keterampilan interpersonal dan komunikatif.
  • Mahir dengan platform media sosial.
  • Manajemen proyek dan detail oriented.
  • Memahami metrik lalu lintas web dan Search Engine Optimization (SEO).
  • Berbasis data, dan sangat analitis.
  • Berpengalaman membangun komunitas online maupun offline.

Keterampilan

Profesi content marketing membutuhkan 7 keterampilan yang utama, yaitu:

  • Pemasaran Konten

Content marketing perlu membuat strategi pemasaran untuk membantu bisnis merencanakan traffic situs web dan prospek yang andal dan hemat biaya. Strategi pemasaran konten yang sukses mendorong penjualan dan ketertarikan pelanggan. Karenanya penting bagi content marketing memahami cara mengembangkan strategi konten.

  • Copywriting

Salah satu teknik pemasaran yang efektif adalah copywriting. Copywriting merupakan pembuatan konten yang menarik dengan tujuan mengajak audiens melakukan tindakan baik pembelian atau sekedar mendaftar sesuatu. Copywriting yang sukses dibuat secara tepat menyasar target pasar.

  • Editing

Selain mesti tahu dasar-dasar penulisan konten, content marketing juga harus memahami editing tulisan. Editing berarti mengedit tulisan untuk menampilkan yang terbaik saja. Kemampuan editing dibutuhkan agar mereka dapat memeriksa apakah konten yang dibuat sudah sesuai dan cocok dengan brand dan strategi marketingnya. 

  • Desain Grafis

Seorang content marketing tidak harus expert di bidang desain grafis. Desain diperlukan untuk menarik visualisasi konten blog, atau media sosial yang dibuat. Faktanya, 65% orang lebih mengingat detail yang merupakan perpaduan tulisan dan desain. 

Sumber lalu lintas website yang ramai menjadi wadah untuk menghasilkan pendapatan seperti konten bersponsor, dan iklan media sosial. Content marketing mumpuni menelusuri keyword atau topic terbaik, memahami On Page SEO, serta menganalisis kompetitor di mesin pencari. 

  • Data Analysist
Read :  Temukan Profesi yang Sesuai Karakteristik Melalui Tes Minat

Content marketing tidak hanya membuat planning marketing, tetapi juga menganalisis performa berdasarkan Key Performance Indicators (KPI). Alat yang paling umum digunakan untuk melacak performa tersebut adalah Google Analytics. Melalui tool ini content marketing dapat mengetahui bagaimana kebiasaan audiens mereka di website. Maka dari itu, mereka juga mesti paham cara melacak Return on Investment (ROI) mereka.

  • Project Management Skill

Posisi content marketing membawa mereka pada tanggung jawab yang terbilang banyak, sehingga mereka harus bisa menyelesaikan semua tanggung jawab itu dengan tepat waktu. Manajemen proyek juga menunjukkan bahwa content marketing mengetahui prioritas dan tindakan mana yang lebih efektif dilakukan. 

Hai! Saya Masriah Hasan, seorang yang bersemangat menerbitkan konten berdasarkan riset tentang karir, bisnis, pendidikan, dan lain-lain.