Menjadi seorang Social Media Specialist bukan suatu pekerjaan yang mudah, tidak hanya sebatas memposting sebuah konten di social media. Tetapi, ada tugas dan tanggung jawab yang lebih besar bagi seorang di Role ini

Secara umum tugas utamanya adalah mengurus akun social media sebuah perusahaan agar menjadi menarik dan mendapatkan banyak followers.

Saat ini social media sudah menjadi bagian dalam kehidupan masyarakat. Termasuk dalam dunia pekerjaan, banyak perusahaan yang memanfaatkan social media sebagai wadah promosi.

Sehingga dibutuhkan seseorang yang memahami social media agar dapat mengelolanya dengan baik. Jika kalian senang dan tertarik dengan dunia social media dan ingin berkarir menjadi Social Media Specialist, ada beberapa tips yang perlu kalian ketahui!

Memiliki Kreativitas

Membuat konten social media menjadi menarik dan beda dari yang lain sangat dibutuhkan kreativitas yang tinggi. Sebagai seorang Social Media Specialist dituntut untuk selalu memberikan ide – ide yang baru serta menarik.

Ide tersebut harus sesuatu yang dapat menarik perhatian dan meningkatkan jumlah followers, agar produk atau nama perusahaan menjadi perbincangan di masyarakat. Bahkan tidak jarang perusahaan meminta Social Media Specialist mampu berpikir out of the box agar semakin kreatif dan beda dari kompetitor.

Memahami Trend Terbaru

Selain kreatif Anda juga perlu memahami trend yang sedang ramai, sehingga dapat membuat konten yang dekat dan mudah dipahami oleh masyarakat.

Meskipun harus berpikir out of the box, tidak dapat dipungkiri bahwa membuat konten yang mengikuti trend biasanya lebih disukai. Oleh sebab itu, seorang Social Media Specialist harus rajin membaca berita dan mengikuti berbagai platform agar dapat memahami trend yang ada.

Read :  Jangan Abaikan Eye Contact Saat Wawancara Kerja!

Mengetahui Audience di Berbagai Platform

Semakin banyak social media yang ada menyebabkan masing – masing platform memiliki karakteristik audience yang berbeda – beda. Sebagai Social Media Specialist perlu mengetahui dan memahami audience, agar dapat membuat konten yang tepat.

Contohnya karakteristik audience Facebook dan TikTok tentunya jauh berbeda. Facebook lebih sering digunakan oleh audience yang berusia dewasa, sedangkan TikTok memiliki audience remaja hingga dewasa.

Tentunya dalam membuat konten Facebook dan TikTok diperlukan pendekataan audience yang berbeda. Hal inilah yang perlu dipahami oleh Social Media Specialist, agar konten yang diciptakan dapat sesuai sasaran.

Mampu Berkomunikasi dengan Baik

Social Media Specialist tentunya tidak dapat bekerja seorang diri, diperlukan Graphic Designer dan Video Editor untuk membantu menciptakan konten yang menarik. Maka, anda harus mampu berkomunikasi dengan rekan kerjanya agar dapat melakukan kordinasi yang baik.

Selain itu, dalam memegang social media diperlukan komunikasi yang baik dengan followers. Karena membangun komunikasi yang baik dengan followers diperlukan untuk membuat social media aktif dan menarik.

Memiliki Kemampuan Copywriting

Sebuah konten bukan hanya dibutuhkan desain yang bagus, tetapi perlu didukung dengan caption dan kalimat yang menarik. Oleh sebab itu, Social Media Specialist perlu memiliki kemampuan Copywriting yang baik.

Seperti bagaimana mengemas sebuah konten dengan caption dan kalimat yang singkat tetapi mudah dipahami oleh masyarakat. Karena dalam social media tidak terlalu dibutuhkan caption yang panjang, tetapi caption yang singkat, informatif, dan menarik.

Memahami Desain yang Bagus

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, desain yang bagus merupakan hal yang dibutuhkan sebuah konten. Meskipun ada Graphic Designer yang bertugas membuat dan menciptakan desain yang bagus, Social Media Specialist juga perlu memahami desain dengan baik. Hal ini menjadi penting karena orang dibidang ini harus tahu mana desain yang tepat untuk ada di laman social media perusahaan.

Read :  Tiga Informasi Kecil Yang Sebaiknya Ada Dalam CV

Dapat Menganalisis Data

Pekerjaan sebagai dibidang ini juga tidak lepas dari data. Ada beberapa data yang perlu dianalisis seperti impression, engagement, unique views, dan masih banyak lagi.

Analisis data diperlukan untuk melihat sejauh mana perkembangan akun social media tersebut, apakah jumlah kunjungannya meningkat atau menurun. Setelah melakukan analisis, selanjutnya adalah menentukan strategi yang tepat untuk mengembangkan social medianya menjadi lebih baik.

Mungkin bagi sebagai orang Social Media Specialist adalah pekerjaan yang mudah karena hanya memposting dan membuat konten.

Tetapi, dibalik itu semua ada beberapa hal yang perlu dikuasai jika anda ingin berkarir di sebagai seorang specialist. Jika kalian merasa tertarik dalam dunia social media, kalian dapat mulai mempersiapkan 7 tips di atas!

Author

I really enjoy writing and want to share my happiness with you!