Public speaking adalah salah satu skill yang wajib dimiliki tiap individu. Mengapa? Sebab berbicara adalah kemampuan yang dimiliki semua orang tak terbatas profesi, usia, maupun latar belakang. Dalam tulisan ini akan membahas tips public speaking untuk kamu.

Kita perlu mengasah kemampuan public speaking kita untuk menunjang karir. Tak bisa dimungkiri, dunia kerja menginginkan orang-orang kompeten dan terampil dalam komunikasi. Sebab Komunikasi adalah media penyampaian gagasan dan ide yang efektif. 

Kemampuan public speaking mengidentifikasi kemampuan komunikasi secara personal. Selain itu, kemampuan berbicara di depan umum juga membantu meningkatkan daya pikir kritis. 

Keterampilan berbicara di depan publik memiliki banyak manfaat termasuk dapat menyampaikan pesan kepada lawan bicara. Dengan berbicara, kita bisa berbagi ide, bahkan memotivasi orang lain. Kamu memerlukan tips public speaking untuk mengasah skillmu.

Salah satu metode public speaking dikenal dengan istilah IBC (Introduction, Body, & Closing). Introduction adalah pendahuluan secara singkat tentang materi. Body, adalah keseluruhan isi materi. Sedangkan Closing atau closing statement adalah penutup materi yang mampu membuat orang mengingat kita atau materi yang disampaikan di hari itu. 

Indikator pertama public speaker yang baik dapat diukur dari hadirin yang tersenyum, atau tepuk tangan setelah penyampaian closing statement. Jika kita dikenal sebagai pembicara publik yang jelas, teratur, dan memikat orang akan senang mengundang kita sebagai pembicara. 

Hampir semua orang memiliki ketakutan berbicara di depan orang banyak. Apalagi jika ini momen pertama kalinya berbicara di depan publik. Sejatinya, kemampuan berbicara bukan bawaan genetik. 

Kemampuan ini terjadi secara alami berdasarkan konsistensi latihan dan jam terbang. Mau jadi public speaker yang profesional, bagaimana caranya sih? Berikut ini 7 tips public speaking yang memukau dan efektif bagi audiens! 

  1. Percaya Diri
Read :  Hindari Kebiasaan yang Menghambat Produktivitasmu

Saat berbicara di depan umum, sering kali rasa grogi dan takut menutupi kepercayaan diri. Padahal kunci komunikasi yang baik adalah kepercayaan diri yang kuat. 

Kita harus menunjukkan rasa percaya diri supaya audiens yakin dengan apa yang kita sampaikan. Sehingga maksud dan tujuan materi tersampaikan dengan baik. 

Rasa gugup bisa disiasati dengan dan latihan mengelola rasa cemas. Tarik napas secara teratur dan tetap tenang. Tersenyum sedikit, maka kita akan menguasai panggung. 

  1. Kuasai Materi dengan Baik

Untuk mempresentasikan materi, kita mesti menguasai materi yang dibawakan. Pelajari materi secara maksimal biar nggak cuma baca slide di Presentasi saja. Coba pikirkan pandangan unik tentang topik yang mungkin baru diketahui pendengar. 

Pemahaman yang komprehensif membangun keaktifan komunikasi dengan audiens. Hal ini juga membuat kita lebih bisa menyampaikan maksud materi. Sebab bagaimana bisa orang lain memahami materi kalau kita aja nggak paham kan. 

  1. Pahami Audiens

Cara penyampaian dan gaya bicara perlu disesuaikan dengan kebutuhan audiens. Audiens meluangkan waktu mendengarkan agar mendapat sesuatu dari pembicara. 

Pilih diksi yang bisa membuat orang tertarik terus mendengarkan. Sebab orang cenderung tertarik dengan materi yang relevan dengan dirinya. 

  1. Ajak Audiens Berinteraksi

Bangun komunikasi dua arah dengan seluruh audiens. Orang mudah bosan mendengar materi yang monoton. Interaksi akan membangun emosi audiens. Kita bisa menyelipkan humor yang relevan atau ice breaker biar tidak membosankan. 

  1. Perhatikan Ekspresi dan Gestur

Berbicara itu bukan cuma menonjolkan suara. Audiens akan juga mengamati ekspresi dan bahasa tubuh kita saat berbicara. Ketika berbicara, semua panca indra juga berbicara kepada audiens. Oleh karena itu, selalu jaga kontak mata dengan para audiens. 

  1. Latih Artikulasi, Intonasi, dan Tempo Bicara
Read :  Kurang Setuju Dengan Pemikiran Bos? Coba Lakukan 5 Hal Ini!

Volume dan nada bicara punya dampak besar dalam public speaking. Pelafalan kalimat yang jelas membuat orang mendengar dengan jelas. Simak bagaimana artikulasi kita dalam berbicara.

Latih diri berbicara di depan cermin. 

Jika diperlukan rekam, latihan tersebut. Perhatikan apakah tempo berbicara kita terlalu cepat, pelan, atau sudah pas. 

  1. Terus Berlatih! 

Jam terbang nggak pernah bohong. Jangan ragu menerapkan ilmu public speaking yang dimiliki. Makin sering mengolah skill komunikasi, membuat komunikasi kita makin luwes. Practice makes perfect

Latihan public speaking terbaik dilakukan di depan teman dekat atau keluarga. Mereka akan mengoreksi secara jujur mengenai kekurangan, dan apa saja yang masih harus ditingkatkan. 

Orang-orang yang baik public speaking-nya tentulah orang-orang yang berani dan konsisten latihan di tempat yang nyaman. Ingat, orang terdekat adalah guru yang jujur. 

Author

Hai! Saya Masriah Hasan, seorang yang bersemangat menerbitkan konten berdasarkan riset tentang karir, bisnis, pendidikan, dan lain-lain.