Cerdas Menghadapi Interview bagi Fresh Graduate

Bagi kamu fresh graduate, mendapatkan panggilan wawancara pertama kali memang menyenangkan sekaligus menegangkan. Sebagian besar di antara kamu mungkin bingung atau tidak percaya diri ketika harus memutuskan berpakaian seperti apa ketika datang wawancara, bagaimana bersikap, atau menjawab apa ketika wawancara. Jangan panik dulu… itu wajar kok, terutama untuk kamu yang baru lulus. Yang lebih melegakan lagi, semua orang pernah mengalaminya.

Wawancara kerja bukan hanya untuk menilai kemampuan saja, tetapi juga untuk mengetahui kepribadianmu. Karena itu, sebelum datang wawancara, pastikan kamu sudah mempersiapkan diri dengan baik dan memiliki trik khusus supaya bisa lolos.

Nah, untuk membantu kamu yang baru lulus, berikut tips cerdas menghadapi interview yang bisa kamu praktekkan:

  1. Research perusahaan
    Lakukan research atau cari tau tentang perusahaan yang akan mewawancaraimu. Hal ini penting buatmu saat menjawab pertanyaan-pertanyaan dari HRD atau calon atasan, selain itu akan menjadi nilai plus saat mereka tau bahwa kamu sudah memulai langkahmu bahkan sejak sebelum mulai bekerja di perusahaan tersebut.
  2. Datang tepat waktu
    Hal yang paling perlu kamu perhatikan sebelum wawancara kerja adalah datang tepat waktu. Kenapa? Datang tepat waktu adalah cermin kedisiplinan. Jadi, jika kamu datang terlambat, calon employer bisa saja menilaimu sebagai pribadi yang kurang disiplin.
  3. Pilih pakaian yang tepat
    Selain datang tepat waktu, yang perlu kamu perhatikan sebelum datang wawancara adalah memilih pakaian yang tepat. Pilihlah pakaian yang formal dengan warna yang serasi, tidak terlalu ketat atau longgar, dan nyaman dikenakan. Cara berpakaian merupakan cermin profesionalisme.
  4. Tenang, percaya diri, jangan grogi
    Grogi merupakan hal yang wajar ketika pertama kali wawancara kerja. Untuk menghindari hal itu, yang paling pertama harus kamu lakukan adalah tenang. Caranya, coba tarik napas dan berpikir positif bahwa semua akan berjalan lancar dan baik-baik saja. Panik atau grogi hanya akan membuatmu bingung atau berputar-putar saat menjawab pertanyaan atau salah tingkah. Perkenalkan diri dan berbicaralah dengan jelas dan lugas. Jangan lupa berjabat tangan sebelum dan sesudah wawancara.
  5. Tunjukan kemampuanmu yang lain
    Ceritakan kemampuanmu yang lain selain kemampuan yang utama. Misalnya kamu melamar sebagai Content Writer tetapi kamu juga punya kemampuan lain, misalnya di bidang media sosial atau fotografi, gak ada salahnya menjelaskannya pada HRD atau calon atasan. Ini akan menjadi nilai plus buatmu.
  6. Bertanya
    Saat wawancara, kebanyakan para pewawancara memberikan kesempatan untuk bertanya di akhir sesi wawancara. Jangan sia-siakan kesempatan ini untuk menunjukkan sifat kritismu. Tanyakan hal-hal terkait perusahaan atau job description-mu. Dengan mengajukan pertanyaan tersebut menunjukan bahwa kamu memiliki jiwa yang kritis dan minat pada perusahaan.

Nah, selamat menghadapi interview pertamamu. Sukses ya…!

Editor: Cindy Nara
Posted by:Fauziah Sabtuanisa

Content Writer

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s